Kamis, 12 Maret 2026
- Advertisement -

PLN Salurkan Lampu Emergency

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sejumlah kecamatan di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti gelap gulita setelah arus listrik padam total dampak PLTD Lemang terbakar, Selasa (23/7).

PLTD tersebut diketahui melayani sistem kelistrikan di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir. Kini dua wilayah yang berada di pulau terdepan Indonesia itu harus bergelap gulita dan menggunakan penerangan seadanya.

Kondisi terkini turut diakui Kepala Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat Herman kepada Riau Pos, Rabu (24/7) melalui sambungan telpon.

“Sejak kejadian sampai sekarang masih padam. Lampu belum hidup. Tapi dari pantauan saya seluruh tim perbaikan mesin turun ke lokasi. Sepertinya ramai dari Selatpanjang dan PLN Dumai ikut membantu,” ujarnya.

Baca Juga:  DAK dan DAU Meranti Dipangkas Dampak Rasionalisasi APBN 2025

Ia berharap situasi tersebut segera teratasi, dan ia turut mendoakan jajaran PLN yang bekerja  ekstra keras diberikan kesehatan agar tidak menghambat proses perbaikan.

Manager PLN ULP Selatpanjang Richard Tambunan mengungkapkan, pihaknya masih melakukan perbaikan terhadap mesin pembangkit yang dianggap fungsional.

Pihaknya turut melakukan percepatan perbaikan dengan mengoperasikan mesin yang tidak terdampak kebakaran.

“Masih kami upayakan dulu (mesin) yang bisa dioperasikan. Kami targetkan secepatnya menyalakan kembali listrik di Pulau Rangsang,” katanya.

Untuk saat ini menjelang listrik bisa digunakan, pihak PLN akan menyiapkan lampu emergency untuk tempat fasilitas umum yang berada di dua kecamatan.

“Lampu-lampu ini kita prioritaskan untuk masjid dan musala yang terdampak dari kejadian ini,” pungkas Richard.(wir)

Baca Juga:  Perbaikan Transmisi Listrik Perlu 11 Jam, 5 Provinsi Termasuk Riau Terdampak

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sejumlah kecamatan di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti gelap gulita setelah arus listrik padam total dampak PLTD Lemang terbakar, Selasa (23/7).

PLTD tersebut diketahui melayani sistem kelistrikan di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir. Kini dua wilayah yang berada di pulau terdepan Indonesia itu harus bergelap gulita dan menggunakan penerangan seadanya.

Kondisi terkini turut diakui Kepala Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat Herman kepada Riau Pos, Rabu (24/7) melalui sambungan telpon.

“Sejak kejadian sampai sekarang masih padam. Lampu belum hidup. Tapi dari pantauan saya seluruh tim perbaikan mesin turun ke lokasi. Sepertinya ramai dari Selatpanjang dan PLN Dumai ikut membantu,” ujarnya.

Baca Juga:  Kerja Sama Strategis: PLN Suplai Energi KRI, Dukung Pertahanan Laut Indonesia

Ia berharap situasi tersebut segera teratasi, dan ia turut mendoakan jajaran PLN yang bekerja  ekstra keras diberikan kesehatan agar tidak menghambat proses perbaikan.

- Advertisement -

Manager PLN ULP Selatpanjang Richard Tambunan mengungkapkan, pihaknya masih melakukan perbaikan terhadap mesin pembangkit yang dianggap fungsional.

Pihaknya turut melakukan percepatan perbaikan dengan mengoperasikan mesin yang tidak terdampak kebakaran.

- Advertisement -

“Masih kami upayakan dulu (mesin) yang bisa dioperasikan. Kami targetkan secepatnya menyalakan kembali listrik di Pulau Rangsang,” katanya.

Untuk saat ini menjelang listrik bisa digunakan, pihak PLN akan menyiapkan lampu emergency untuk tempat fasilitas umum yang berada di dua kecamatan.

“Lampu-lampu ini kita prioritaskan untuk masjid dan musala yang terdampak dari kejadian ini,” pungkas Richard.(wir)

Baca Juga:  Total Tagihan LPJU Capai Rp4,3 M
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sejumlah kecamatan di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti gelap gulita setelah arus listrik padam total dampak PLTD Lemang terbakar, Selasa (23/7).

PLTD tersebut diketahui melayani sistem kelistrikan di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir. Kini dua wilayah yang berada di pulau terdepan Indonesia itu harus bergelap gulita dan menggunakan penerangan seadanya.

Kondisi terkini turut diakui Kepala Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat Herman kepada Riau Pos, Rabu (24/7) melalui sambungan telpon.

“Sejak kejadian sampai sekarang masih padam. Lampu belum hidup. Tapi dari pantauan saya seluruh tim perbaikan mesin turun ke lokasi. Sepertinya ramai dari Selatpanjang dan PLN Dumai ikut membantu,” ujarnya.

Baca Juga:  PLN Tambah Daya Listrik Industri Nikel di Kalimantan Timur

Ia berharap situasi tersebut segera teratasi, dan ia turut mendoakan jajaran PLN yang bekerja  ekstra keras diberikan kesehatan agar tidak menghambat proses perbaikan.

Manager PLN ULP Selatpanjang Richard Tambunan mengungkapkan, pihaknya masih melakukan perbaikan terhadap mesin pembangkit yang dianggap fungsional.

Pihaknya turut melakukan percepatan perbaikan dengan mengoperasikan mesin yang tidak terdampak kebakaran.

“Masih kami upayakan dulu (mesin) yang bisa dioperasikan. Kami targetkan secepatnya menyalakan kembali listrik di Pulau Rangsang,” katanya.

Untuk saat ini menjelang listrik bisa digunakan, pihak PLN akan menyiapkan lampu emergency untuk tempat fasilitas umum yang berada di dua kecamatan.

“Lampu-lampu ini kita prioritaskan untuk masjid dan musala yang terdampak dari kejadian ini,” pungkas Richard.(wir)

Baca Juga:  OPD Diminta Jeli Tarik Bantuan Pemerintah Pusat

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari