Minggu, 18 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Sampan Bocor, Dua Pemancing Tewas Tenggelam di Rantau Kasih

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Dua orang menjadi korban sampan bocor di sebuah danau di Desa Rantau Kasih. Di desa yang terkenal dengan sport fishing-nya tersebut, dua warga asal Kota Pekanbaru, Muhammad Iqbal dan Irwan Iswandi, dilaporkan pertama kali tenggelam oleh Muhammad Hasyim. Keduanya sedang berada di tengah danau menggunakan sampan yang disewa dari warga setempat.
   
Kedua korban pertama kali diketahui menghilang ke dalam danau sekitar pukul 13.40 WIB pada Ahad (14/3) siang. Tenggelamnya dua pengunjung ini sempat membuat heboh masyarakat Rantau Kasih. Karena sangat jarang terjadi ada korban dari wisatawan tenggelam saat memancing atau melakukan aktivitas lainnya di desa tersebut. Hal ini membuat masyarakat setempat beramai-ramai datang ke lokasi untuk mencari kedua korban.
     

Baca Juga:  Kamar Pengedar Narkoba di Kampar Digeledah, Ditemukan 9 Paket Sabu

Kapolsek AKP Handono menyebutkan kedua korban tersebut, Muhammad Iqbal adalah warga Jalan Al-Ikhlas, Bukit Raya dan Irwan Siwandi Hadi warga Jalan Pandawa juga dari Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas setempat tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, ikut bergabung bersama warga menyisir kawasan danau yang sering menjadi sasaran pemburu ikan toman tersebut.
   

''Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar pukul 15.30 WIB pada sorenya, pada hari yang sama,'' sebut Kapolsek saat dikonfirmasi pada Senin (15/3). Atas kejadian tersebut, Kapolsek mengimbau agar masyarakat sekitar dan juga wisatawan lebih berhati-hati. Terutama bila memancing menggunakan sampan. Baik pemilik sampan maupun penyewa harus lebih telitik lagi terkait kondisi sampan yang akan digunakan.
   

Baca Juga:  16 Kecamatan Terdampak Banjir, Kampar Terima Rp250 Juta dari BNBP

Terkait keadaan sampan bocor yang menyebabkan keduanya tenggelam ke dalam danau, Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Handono menyebutkan, piahknya belum menemui adanya indikasi kelalaian dari pemilik sampan yang bocor. Dugaan sementara sampan bocor ketika sudah berada di tengah danau.

 

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

Editor: E Sulaiman

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Dua orang menjadi korban sampan bocor di sebuah danau di Desa Rantau Kasih. Di desa yang terkenal dengan sport fishing-nya tersebut, dua warga asal Kota Pekanbaru, Muhammad Iqbal dan Irwan Iswandi, dilaporkan pertama kali tenggelam oleh Muhammad Hasyim. Keduanya sedang berada di tengah danau menggunakan sampan yang disewa dari warga setempat.
   
Kedua korban pertama kali diketahui menghilang ke dalam danau sekitar pukul 13.40 WIB pada Ahad (14/3) siang. Tenggelamnya dua pengunjung ini sempat membuat heboh masyarakat Rantau Kasih. Karena sangat jarang terjadi ada korban dari wisatawan tenggelam saat memancing atau melakukan aktivitas lainnya di desa tersebut. Hal ini membuat masyarakat setempat beramai-ramai datang ke lokasi untuk mencari kedua korban.
     

Baca Juga:  Ajak Peran Kader PKK Desa Sukseskan Program Bangga Kencana

Kapolsek AKP Handono menyebutkan kedua korban tersebut, Muhammad Iqbal adalah warga Jalan Al-Ikhlas, Bukit Raya dan Irwan Siwandi Hadi warga Jalan Pandawa juga dari Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas setempat tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, ikut bergabung bersama warga menyisir kawasan danau yang sering menjadi sasaran pemburu ikan toman tersebut.
   

''Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar pukul 15.30 WIB pada sorenya, pada hari yang sama,'' sebut Kapolsek saat dikonfirmasi pada Senin (15/3). Atas kejadian tersebut, Kapolsek mengimbau agar masyarakat sekitar dan juga wisatawan lebih berhati-hati. Terutama bila memancing menggunakan sampan. Baik pemilik sampan maupun penyewa harus lebih telitik lagi terkait kondisi sampan yang akan digunakan.
   

Baca Juga:  Pelaku Pencurian Onderdil Alat Berat Ditangkap

Terkait keadaan sampan bocor yang menyebabkan keduanya tenggelam ke dalam danau, Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Handono menyebutkan, piahknya belum menemui adanya indikasi kelalaian dari pemilik sampan yang bocor. Dugaan sementara sampan bocor ketika sudah berada di tengah danau.

 

- Advertisement -

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Dua orang menjadi korban sampan bocor di sebuah danau di Desa Rantau Kasih. Di desa yang terkenal dengan sport fishing-nya tersebut, dua warga asal Kota Pekanbaru, Muhammad Iqbal dan Irwan Iswandi, dilaporkan pertama kali tenggelam oleh Muhammad Hasyim. Keduanya sedang berada di tengah danau menggunakan sampan yang disewa dari warga setempat.
   
Kedua korban pertama kali diketahui menghilang ke dalam danau sekitar pukul 13.40 WIB pada Ahad (14/3) siang. Tenggelamnya dua pengunjung ini sempat membuat heboh masyarakat Rantau Kasih. Karena sangat jarang terjadi ada korban dari wisatawan tenggelam saat memancing atau melakukan aktivitas lainnya di desa tersebut. Hal ini membuat masyarakat setempat beramai-ramai datang ke lokasi untuk mencari kedua korban.
     

Baca Juga:  Mahmud Marzuki Kembali Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

Kapolsek AKP Handono menyebutkan kedua korban tersebut, Muhammad Iqbal adalah warga Jalan Al-Ikhlas, Bukit Raya dan Irwan Siwandi Hadi warga Jalan Pandawa juga dari Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas setempat tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, ikut bergabung bersama warga menyisir kawasan danau yang sering menjadi sasaran pemburu ikan toman tersebut.
   

''Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar pukul 15.30 WIB pada sorenya, pada hari yang sama,'' sebut Kapolsek saat dikonfirmasi pada Senin (15/3). Atas kejadian tersebut, Kapolsek mengimbau agar masyarakat sekitar dan juga wisatawan lebih berhati-hati. Terutama bila memancing menggunakan sampan. Baik pemilik sampan maupun penyewa harus lebih telitik lagi terkait kondisi sampan yang akan digunakan.
   

Baca Juga:  Dishub Riau Tilang 86 Kendaraan di Kampar

Terkait keadaan sampan bocor yang menyebabkan keduanya tenggelam ke dalam danau, Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Handono menyebutkan, piahknya belum menemui adanya indikasi kelalaian dari pemilik sampan yang bocor. Dugaan sementara sampan bocor ketika sudah berada di tengah danau.

 

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari