Selasa, 20 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Menuju Tepian Narosa: Inhu Fokuskan Pembinaan Jalur Sejak Dini

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Menyambut ajang nasional pacu jalur yang akan digelar di Tepian Narosa, Telukkuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada tahun 2025, Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si. telah mengambil langkah lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada Senin (12/5/2025), ia mengadakan pertemuan bersama pengurus jalur dan para kepala desa (kades) di Gedung Sejuta Rengat.

Rapat ini tak hanya membahas target prestasi di ajang bergengsi tersebut, tapi juga menyiapkan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah rencana pelaksanaan pacu jalur tingkat rayon sebagai ajang seleksi, yang dijadwalkan berlangsung sebelum pelaksanaan lomba nasional pada Agustus mendatang.

“Melalui Disporapar, kami akan menyelenggarakan seleksi pacu jalur di dua wilayah rayon,” ujar Bupati Ade Agus.

Baca Juga:  LAMR Inhu Bentuk Tameng Adat

Bupati menjelaskan, seleksi di tingkat rayon ini menjadi dasar untuk penyaluran bantuan serta bentuk motivasi dari pemerintah daerah kepada tim jalur yang akan bertanding di level nasional.

Rayon pertama direncanakan digelar di Kecamatan Rengat atau Rengat Barat, sedangkan rayon kedua akan berlangsung di Kecamatan Kelayang atau Batang Peranap. Dari seleksi tersebut, diperkirakan sekitar 43 jalur akan diberangkatkan untuk mewakili Kabupaten Inhu di Tepian Narosa.

“Ini adalah bentuk kecintaan kita terhadap budaya daerah dan apresiasi kepada seluruh pengurus jalur di Inhu. Pemerintah harus ambil bagian agar warisan budaya ini tetap lestari,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas antar peserta dan pendukung agar tidak terjadi gesekan emosional selama kompetisi berlangsung.

Baca Juga:  Ade Kembalikan Formulir, Tim Kasmarni Datangi PKS

“Kita ingin pacu jalur bukan hanya jadi event tahunan, tapi juga ruang lahirnya ide-ide baru yang memperkuat eksistensi tradisi ini hingga diakui oleh daerah lain,” tutupnya.(Kas)

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Menyambut ajang nasional pacu jalur yang akan digelar di Tepian Narosa, Telukkuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada tahun 2025, Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si. telah mengambil langkah lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada Senin (12/5/2025), ia mengadakan pertemuan bersama pengurus jalur dan para kepala desa (kades) di Gedung Sejuta Rengat.

Rapat ini tak hanya membahas target prestasi di ajang bergengsi tersebut, tapi juga menyiapkan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah rencana pelaksanaan pacu jalur tingkat rayon sebagai ajang seleksi, yang dijadwalkan berlangsung sebelum pelaksanaan lomba nasional pada Agustus mendatang.

“Melalui Disporapar, kami akan menyelenggarakan seleksi pacu jalur di dua wilayah rayon,” ujar Bupati Ade Agus.

Baca Juga:  Edarkan Sabu, Abang Adik Ditangkap Polisi 

Bupati menjelaskan, seleksi di tingkat rayon ini menjadi dasar untuk penyaluran bantuan serta bentuk motivasi dari pemerintah daerah kepada tim jalur yang akan bertanding di level nasional.

Rayon pertama direncanakan digelar di Kecamatan Rengat atau Rengat Barat, sedangkan rayon kedua akan berlangsung di Kecamatan Kelayang atau Batang Peranap. Dari seleksi tersebut, diperkirakan sekitar 43 jalur akan diberangkatkan untuk mewakili Kabupaten Inhu di Tepian Narosa.

- Advertisement -

“Ini adalah bentuk kecintaan kita terhadap budaya daerah dan apresiasi kepada seluruh pengurus jalur di Inhu. Pemerintah harus ambil bagian agar warisan budaya ini tetap lestari,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas antar peserta dan pendukung agar tidak terjadi gesekan emosional selama kompetisi berlangsung.

- Advertisement -
Baca Juga:  Selama Pacu Jalur, Jembatan Gantung Kuansing Ditutup Usai Pukul 11.00 WIB

“Kita ingin pacu jalur bukan hanya jadi event tahunan, tapi juga ruang lahirnya ide-ide baru yang memperkuat eksistensi tradisi ini hingga diakui oleh daerah lain,” tutupnya.(Kas)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Menyambut ajang nasional pacu jalur yang akan digelar di Tepian Narosa, Telukkuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada tahun 2025, Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si. telah mengambil langkah lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada Senin (12/5/2025), ia mengadakan pertemuan bersama pengurus jalur dan para kepala desa (kades) di Gedung Sejuta Rengat.

Rapat ini tak hanya membahas target prestasi di ajang bergengsi tersebut, tapi juga menyiapkan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah rencana pelaksanaan pacu jalur tingkat rayon sebagai ajang seleksi, yang dijadwalkan berlangsung sebelum pelaksanaan lomba nasional pada Agustus mendatang.

“Melalui Disporapar, kami akan menyelenggarakan seleksi pacu jalur di dua wilayah rayon,” ujar Bupati Ade Agus.

Baca Juga:  Telukkuantan Akan Dipercantik, Bupati Ajak Perantau IKKS Berinvestasi

Bupati menjelaskan, seleksi di tingkat rayon ini menjadi dasar untuk penyaluran bantuan serta bentuk motivasi dari pemerintah daerah kepada tim jalur yang akan bertanding di level nasional.

Rayon pertama direncanakan digelar di Kecamatan Rengat atau Rengat Barat, sedangkan rayon kedua akan berlangsung di Kecamatan Kelayang atau Batang Peranap. Dari seleksi tersebut, diperkirakan sekitar 43 jalur akan diberangkatkan untuk mewakili Kabupaten Inhu di Tepian Narosa.

“Ini adalah bentuk kecintaan kita terhadap budaya daerah dan apresiasi kepada seluruh pengurus jalur di Inhu. Pemerintah harus ambil bagian agar warisan budaya ini tetap lestari,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas antar peserta dan pendukung agar tidak terjadi gesekan emosional selama kompetisi berlangsung.

Baca Juga:  Ditargetkan 100 Jalur di Tepian Pincuran Sati

“Kita ingin pacu jalur bukan hanya jadi event tahunan, tapi juga ruang lahirnya ide-ide baru yang memperkuat eksistensi tradisi ini hingga diakui oleh daerah lain,” tutupnya.(Kas)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari