Kamis, 8 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Mari Tingkatkan Semangat Gotong Royong

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)  — Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI tingkat Provinsi Riau 2019 resmi dicanangkan Bupati Amril Mukminin, Rabu (27/11).

Lokasi pencanangan BBGRM XVI Provinsi Riau itu dipusatkan di lapangan sepakbola Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil.

Pencanangan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Amril yang di antaranya didampingi Kadis Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Riau H Syarifuddin AR.

Kemudian, Kadis PMD Kabupaten Bengkalis Yuhelmi, dan Camat Siak Kecil M Fadlul Wajdi, dan sejumlah tamu VVIP lainnya.

Bupati Amril mengatakan, bulan bakti gotong royong momentum bersama yang dapat mengingatkan semua anak bangsa tentang arti penting dari gotong royong. Terutama sekali, imbuhnya, kepada generasi muda, sebagai penerus yang akan memikul tugas sejarah bangsa ini ke depan. "Gotong royong bukan hanya jiwa bangsa. Namun juga sekaligus modal sosial dalam menghadapi masa depan," terangnya.

Baca Juga:  Lampu Tenaga Surya Terangi Jalan Pinggir-Duri

Apalagi, katanya, kecenderungan kehidupan yang semakin individualistik dan kompetitif seperti saat ini, berpotensi mengikis semangat gotong royong sebagai jiwa bangsa. Masih menurut mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini, gotong royong harus dimaknai bukan hanya sebagai slogan, sebatas kata-kata, atau bahkan jargon.(esi)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)  — Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI tingkat Provinsi Riau 2019 resmi dicanangkan Bupati Amril Mukminin, Rabu (27/11).

Lokasi pencanangan BBGRM XVI Provinsi Riau itu dipusatkan di lapangan sepakbola Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil.

Pencanangan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Amril yang di antaranya didampingi Kadis Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Riau H Syarifuddin AR.

Kemudian, Kadis PMD Kabupaten Bengkalis Yuhelmi, dan Camat Siak Kecil M Fadlul Wajdi, dan sejumlah tamu VVIP lainnya.

Bupati Amril mengatakan, bulan bakti gotong royong momentum bersama yang dapat mengingatkan semua anak bangsa tentang arti penting dari gotong royong. Terutama sekali, imbuhnya, kepada generasi muda, sebagai penerus yang akan memikul tugas sejarah bangsa ini ke depan. "Gotong royong bukan hanya jiwa bangsa. Namun juga sekaligus modal sosial dalam menghadapi masa depan," terangnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Laka Maut, Pasturi Tewas di Tempat

Apalagi, katanya, kecenderungan kehidupan yang semakin individualistik dan kompetitif seperti saat ini, berpotensi mengikis semangat gotong royong sebagai jiwa bangsa. Masih menurut mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini, gotong royong harus dimaknai bukan hanya sebagai slogan, sebatas kata-kata, atau bahkan jargon.(esi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)  — Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI tingkat Provinsi Riau 2019 resmi dicanangkan Bupati Amril Mukminin, Rabu (27/11).

Lokasi pencanangan BBGRM XVI Provinsi Riau itu dipusatkan di lapangan sepakbola Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil.

Pencanangan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Amril yang di antaranya didampingi Kadis Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Riau H Syarifuddin AR.

Kemudian, Kadis PMD Kabupaten Bengkalis Yuhelmi, dan Camat Siak Kecil M Fadlul Wajdi, dan sejumlah tamu VVIP lainnya.

Bupati Amril mengatakan, bulan bakti gotong royong momentum bersama yang dapat mengingatkan semua anak bangsa tentang arti penting dari gotong royong. Terutama sekali, imbuhnya, kepada generasi muda, sebagai penerus yang akan memikul tugas sejarah bangsa ini ke depan. "Gotong royong bukan hanya jiwa bangsa. Namun juga sekaligus modal sosial dalam menghadapi masa depan," terangnya.

Baca Juga:  Pemkab Bengkalis Ikuti Exit Meeting BPK-RI

Apalagi, katanya, kecenderungan kehidupan yang semakin individualistik dan kompetitif seperti saat ini, berpotensi mengikis semangat gotong royong sebagai jiwa bangsa. Masih menurut mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini, gotong royong harus dimaknai bukan hanya sebagai slogan, sebatas kata-kata, atau bahkan jargon.(esi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari