BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Tidak hanya peduli dengan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis juga peduli dengan keluarganya. Ini dibuktikan dengan melaksanakan program bantuan sosial (bansos), bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Bengkalis, Senin (24/2).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung kesejahteraan keluarga, para narapidana dan membangun hubungan yang lebih harmonis, antara WBP dengan keluarganya.
Bansos yang disalurkan kepada keluarga WBP, mencakup sembako dan kebutuhan dasar lainnya, serta termasuk hasil dari kebun Lapas Bengkalis yang termasuk dari program ketahanan pangan nasional program Asta Cita Presiden.
Plh Kepala Lapas Bengkalis Eflizar menyampaikan, program ini sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang juga mendukung program ketahanan pangan nasional pada program Asta Citra Presiden.

Ia menyebutkan, pemerintah berkomitmen untuk meringankan beban keluarga para narapidana, yang seringkali terkena dampak sosial-ekonomi akibat keterlibatan anggota keluarganya dalam proses hukum.
“Keluarga adalah bagian yang tak terpisahkan dari proses pemasyarakatan. Oleh karena itu, kami memastikan mereka juga mendapat perhatian yang layak,” jelas Eflizar.
Program bansos ini juga diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dari kementerian dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang lebih humanis dan berpihak kepada keluarga serta masyarakat yang terdampak.
“Kami berkomitmen mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik, tidak hanya untuk warga binaan, tetapi juga untuk keluarga mereka dan masyarakat luas. Bahkan program ini akan terus dilaksanakan dengan penuh dedikasi,” ungkapnya.(ksm)