Sabtu, 21 Februari 2026
- Advertisement -

Pasar Sungai Bengkel Dijadikan Pusat Oleh-Oleh Khas Bengkalis

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pandemi Covid-19 membuat semua sektor perekonomian masyarakat melemah. Ini sering dengan daya beli masyarakat berkurang, juga adanya aturan ketat terkait protokol kesehatan. Untuk membantu para pedagang,  Pasar Sungai Bengkel Bengkalis  akan dijadikan pusat oleh-oleh khas Bengkalis.

‘’Makanya kami akan aktifkan kembali Pasar Sungai Bengkel ini. Memang pasar ini sejatinya hanya ramai selama bulan Ramadan, maka nantinya diharapkan bisa dikelola dengan baik oleh para pedagang pusat jajanan khas Bengkalis,’’ ujar pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis Zulpan ST, Kamis (16/12/2021).

Zulpan  juga mengatakan  pada  Rabu (15/12/2021) pihaknya juga sudah menggelar rapat bersama pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bengkalis, yang baru terpilih dan akan dilantik bulan ini.

Baca Juga:  Tambah 11 Kasus, Terkonfirmasi Covid-19 di Bengkalis Jadi 7.074 Orang

“Saya ingin juga nantinya Dekranasda juga turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan promosi kerajinan dan UKM di Pasar Sungai Bengkel. Karena di sana masih banyak kios yang hari ini masih belum dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujar Zulpan.

Ia juga menyampaikan, sesuai dengan programnya ke depan, pasar itu dijadikan pasar pusat jajanan atau oleh-oleh khas Bengkalis. Sehingga bisa menjadi ikon wisata lokal dan daerah.

“Sesuai dengan program dan lokasinya menjadi pusat jajanan atau oleh-oleh khas Bengkalis. Begitu juga kerajinan hasil karya anak bangsa, seperti batik tenun dan lainnya, bisa di promosikan di sana,” terangnya.

Sebelum menuju ke sana, kata Zulpan, Disdagperin akan melakukan inventarisir terhadap aset milik Disdagperin Bengkalis. Karena, setiap bulan Ramadan tiba, lokasi itu ramai dikunjungi para warga yang ingin membeli masakan untuk berbuka dan berbagai jenis buatan masyarakat Bengkalis.

Baca Juga:  Lapas Bengkalis Zoom Meeting Kehumasan Bersama Kanwil Kemenkum HAM Riau

“Harapan saya, tidak hanya selama bulan Ramadan saja ramai. Tapi hari-hari biasa juga bisa ramai dikunjungi masyarakat. Ini rencananya atau program yang akan kita laksanakan,” ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Hary B Koriun

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pandemi Covid-19 membuat semua sektor perekonomian masyarakat melemah. Ini sering dengan daya beli masyarakat berkurang, juga adanya aturan ketat terkait protokol kesehatan. Untuk membantu para pedagang,  Pasar Sungai Bengkel Bengkalis  akan dijadikan pusat oleh-oleh khas Bengkalis.

‘’Makanya kami akan aktifkan kembali Pasar Sungai Bengkel ini. Memang pasar ini sejatinya hanya ramai selama bulan Ramadan, maka nantinya diharapkan bisa dikelola dengan baik oleh para pedagang pusat jajanan khas Bengkalis,’’ ujar pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis Zulpan ST, Kamis (16/12/2021).

Zulpan  juga mengatakan  pada  Rabu (15/12/2021) pihaknya juga sudah menggelar rapat bersama pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bengkalis, yang baru terpilih dan akan dilantik bulan ini.

Baca Juga:  Tambah 11 Kasus, Terkonfirmasi Covid-19 di Bengkalis Jadi 7.074 Orang

“Saya ingin juga nantinya Dekranasda juga turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan promosi kerajinan dan UKM di Pasar Sungai Bengkel. Karena di sana masih banyak kios yang hari ini masih belum dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujar Zulpan.

Ia juga menyampaikan, sesuai dengan programnya ke depan, pasar itu dijadikan pasar pusat jajanan atau oleh-oleh khas Bengkalis. Sehingga bisa menjadi ikon wisata lokal dan daerah.

- Advertisement -

“Sesuai dengan program dan lokasinya menjadi pusat jajanan atau oleh-oleh khas Bengkalis. Begitu juga kerajinan hasil karya anak bangsa, seperti batik tenun dan lainnya, bisa di promosikan di sana,” terangnya.

Sebelum menuju ke sana, kata Zulpan, Disdagperin akan melakukan inventarisir terhadap aset milik Disdagperin Bengkalis. Karena, setiap bulan Ramadan tiba, lokasi itu ramai dikunjungi para warga yang ingin membeli masakan untuk berbuka dan berbagai jenis buatan masyarakat Bengkalis.

- Advertisement -
Baca Juga:  Februari-Maret 2020 Sensus Penduduk Dimulai

“Harapan saya, tidak hanya selama bulan Ramadan saja ramai. Tapi hari-hari biasa juga bisa ramai dikunjungi masyarakat. Ini rencananya atau program yang akan kita laksanakan,” ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pandemi Covid-19 membuat semua sektor perekonomian masyarakat melemah. Ini sering dengan daya beli masyarakat berkurang, juga adanya aturan ketat terkait protokol kesehatan. Untuk membantu para pedagang,  Pasar Sungai Bengkel Bengkalis  akan dijadikan pusat oleh-oleh khas Bengkalis.

‘’Makanya kami akan aktifkan kembali Pasar Sungai Bengkel ini. Memang pasar ini sejatinya hanya ramai selama bulan Ramadan, maka nantinya diharapkan bisa dikelola dengan baik oleh para pedagang pusat jajanan khas Bengkalis,’’ ujar pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis Zulpan ST, Kamis (16/12/2021).

Zulpan  juga mengatakan  pada  Rabu (15/12/2021) pihaknya juga sudah menggelar rapat bersama pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bengkalis, yang baru terpilih dan akan dilantik bulan ini.

Baca Juga:  Terima Kursi Roda dari Bupati, Suhaimi Terharu

“Saya ingin juga nantinya Dekranasda juga turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan promosi kerajinan dan UKM di Pasar Sungai Bengkel. Karena di sana masih banyak kios yang hari ini masih belum dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujar Zulpan.

Ia juga menyampaikan, sesuai dengan programnya ke depan, pasar itu dijadikan pasar pusat jajanan atau oleh-oleh khas Bengkalis. Sehingga bisa menjadi ikon wisata lokal dan daerah.

“Sesuai dengan program dan lokasinya menjadi pusat jajanan atau oleh-oleh khas Bengkalis. Begitu juga kerajinan hasil karya anak bangsa, seperti batik tenun dan lainnya, bisa di promosikan di sana,” terangnya.

Sebelum menuju ke sana, kata Zulpan, Disdagperin akan melakukan inventarisir terhadap aset milik Disdagperin Bengkalis. Karena, setiap bulan Ramadan tiba, lokasi itu ramai dikunjungi para warga yang ingin membeli masakan untuk berbuka dan berbagai jenis buatan masyarakat Bengkalis.

Baca Juga:  Pangkalan Batang Barat dan Masjid Al-Mubarak Juara Satu

“Harapan saya, tidak hanya selama bulan Ramadan saja ramai. Tapi hari-hari biasa juga bisa ramai dikunjungi masyarakat. Ini rencananya atau program yang akan kita laksanakan,” ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari