Minggu, 6 April 2025
spot_img

Karena PDP, Dua Warga Duri Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dua orang warga Duri, Kabupaten Bengkalis yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan meninggal dunia, keduanya dimakamkan sesuai dengan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19, Rabu (15/4/2020).

Direktur RSUD Mandau, Kabupaten Bengkalis, dr Sri Sadono mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Sebab pasien tersebut belum tentu positif virus corona. Hasil rapid test menunjukan kedua pasien tersebut negatif corona.

"Kita tidak tahu pasien positif atau tidak, sampai keluar hasil pemeriksaan swab. Kami imbau masyarakat untuk tidak panik," ujarnya.

Ibeng, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa jenazah berjenis kelamin perempuan usia 60 tahun yang meninggal pukul 11.00 WIB itu, kini sudah dimakamkan. Sementara jenazah laki-laki berusia 36 tahun yang meninggal pukul 13.50 WIB, akan dimakamkan malam ini Rabu (15/4).

Baca Juga:  135 Nakes Puskesmas Damon Selesai Divaksin

"Karena kedua pasien berstatus PDP, maka penanganan jenazah sesuai prosedur tetap pasien Corona," kata Ibeng.

Kepada warga, dia mengajak warga untuk selalu mengutamakan safety dan pola hidup bersih. Jikalau bepergian dan saat diluar ruangan harus pakai masker, jaga jarak, serta menghindari berkunjung dan bertemu dengan orang lain kecuali sangat mendesak.

"Dan juga mesti rajin mencuci tangan dengan sabun. Jangan memegang wajah dengan tangan yang tidak bersih," imbuhnya.

Sementara itu, prosesi pemakaman pasien PDP yang meninggal dunia tersebut dikawal pihak kepolisian. Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi menjelaskan bahwa personelnya ikut turun pada saat pemakaman.

"Pada saat pemakaman dengan kita (dikawal, red). Untuk pasien tersebut status PDP, hasil rapid test negatif. Utk tes swab belum keluar," jelasnya. (*1)

Baca Juga:  Dua PDP Dirawat di RSUD Mandau

Editor: Erizal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dua orang warga Duri, Kabupaten Bengkalis yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan meninggal dunia, keduanya dimakamkan sesuai dengan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19, Rabu (15/4/2020).

Direktur RSUD Mandau, Kabupaten Bengkalis, dr Sri Sadono mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Sebab pasien tersebut belum tentu positif virus corona. Hasil rapid test menunjukan kedua pasien tersebut negatif corona.

"Kita tidak tahu pasien positif atau tidak, sampai keluar hasil pemeriksaan swab. Kami imbau masyarakat untuk tidak panik," ujarnya.

Ibeng, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa jenazah berjenis kelamin perempuan usia 60 tahun yang meninggal pukul 11.00 WIB itu, kini sudah dimakamkan. Sementara jenazah laki-laki berusia 36 tahun yang meninggal pukul 13.50 WIB, akan dimakamkan malam ini Rabu (15/4).

Baca Juga:  Dua PDP Dirawat di RSUD Mandau

"Karena kedua pasien berstatus PDP, maka penanganan jenazah sesuai prosedur tetap pasien Corona," kata Ibeng.

Kepada warga, dia mengajak warga untuk selalu mengutamakan safety dan pola hidup bersih. Jikalau bepergian dan saat diluar ruangan harus pakai masker, jaga jarak, serta menghindari berkunjung dan bertemu dengan orang lain kecuali sangat mendesak.

"Dan juga mesti rajin mencuci tangan dengan sabun. Jangan memegang wajah dengan tangan yang tidak bersih," imbuhnya.

Sementara itu, prosesi pemakaman pasien PDP yang meninggal dunia tersebut dikawal pihak kepolisian. Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi menjelaskan bahwa personelnya ikut turun pada saat pemakaman.

"Pada saat pemakaman dengan kita (dikawal, red). Untuk pasien tersebut status PDP, hasil rapid test negatif. Utk tes swab belum keluar," jelasnya. (*1)

Baca Juga:  Dokumen Tak Lengkap Lelang Ditunda

Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Karena PDP, Dua Warga Duri Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dua orang warga Duri, Kabupaten Bengkalis yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan meninggal dunia, keduanya dimakamkan sesuai dengan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19, Rabu (15/4/2020).

Direktur RSUD Mandau, Kabupaten Bengkalis, dr Sri Sadono mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Sebab pasien tersebut belum tentu positif virus corona. Hasil rapid test menunjukan kedua pasien tersebut negatif corona.

"Kita tidak tahu pasien positif atau tidak, sampai keluar hasil pemeriksaan swab. Kami imbau masyarakat untuk tidak panik," ujarnya.

Ibeng, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa jenazah berjenis kelamin perempuan usia 60 tahun yang meninggal pukul 11.00 WIB itu, kini sudah dimakamkan. Sementara jenazah laki-laki berusia 36 tahun yang meninggal pukul 13.50 WIB, akan dimakamkan malam ini Rabu (15/4).

Baca Juga:  Edarkan Narkoba, Tiga tersangka Dibekuk Polisi

"Karena kedua pasien berstatus PDP, maka penanganan jenazah sesuai prosedur tetap pasien Corona," kata Ibeng.

Kepada warga, dia mengajak warga untuk selalu mengutamakan safety dan pola hidup bersih. Jikalau bepergian dan saat diluar ruangan harus pakai masker, jaga jarak, serta menghindari berkunjung dan bertemu dengan orang lain kecuali sangat mendesak.

"Dan juga mesti rajin mencuci tangan dengan sabun. Jangan memegang wajah dengan tangan yang tidak bersih," imbuhnya.

Sementara itu, prosesi pemakaman pasien PDP yang meninggal dunia tersebut dikawal pihak kepolisian. Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi menjelaskan bahwa personelnya ikut turun pada saat pemakaman.

"Pada saat pemakaman dengan kita (dikawal, red). Untuk pasien tersebut status PDP, hasil rapid test negatif. Utk tes swab belum keluar," jelasnya. (*1)

Baca Juga:  Pemberhentian 20 Tenaga PDE Disayangkan Anggota Dewan

Editor: Erizal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dua orang warga Duri, Kabupaten Bengkalis yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan meninggal dunia, keduanya dimakamkan sesuai dengan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19, Rabu (15/4/2020).

Direktur RSUD Mandau, Kabupaten Bengkalis, dr Sri Sadono mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Sebab pasien tersebut belum tentu positif virus corona. Hasil rapid test menunjukan kedua pasien tersebut negatif corona.

"Kita tidak tahu pasien positif atau tidak, sampai keluar hasil pemeriksaan swab. Kami imbau masyarakat untuk tidak panik," ujarnya.

Ibeng, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa jenazah berjenis kelamin perempuan usia 60 tahun yang meninggal pukul 11.00 WIB itu, kini sudah dimakamkan. Sementara jenazah laki-laki berusia 36 tahun yang meninggal pukul 13.50 WIB, akan dimakamkan malam ini Rabu (15/4).

Baca Juga:  135 Nakes Puskesmas Damon Selesai Divaksin

"Karena kedua pasien berstatus PDP, maka penanganan jenazah sesuai prosedur tetap pasien Corona," kata Ibeng.

Kepada warga, dia mengajak warga untuk selalu mengutamakan safety dan pola hidup bersih. Jikalau bepergian dan saat diluar ruangan harus pakai masker, jaga jarak, serta menghindari berkunjung dan bertemu dengan orang lain kecuali sangat mendesak.

"Dan juga mesti rajin mencuci tangan dengan sabun. Jangan memegang wajah dengan tangan yang tidak bersih," imbuhnya.

Sementara itu, prosesi pemakaman pasien PDP yang meninggal dunia tersebut dikawal pihak kepolisian. Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi menjelaskan bahwa personelnya ikut turun pada saat pemakaman.

"Pada saat pemakaman dengan kita (dikawal, red). Untuk pasien tersebut status PDP, hasil rapid test negatif. Utk tes swab belum keluar," jelasnya. (*1)

Baca Juga:  Empat Bakal Calon di Angka 4 Persen

Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari