Rabu, 11 Maret 2026
- Advertisement -

Jalan Rusak, Bupati Sikapi Keluhan Warga 

MANDAU (RIAUPOS.CO) — Adanya keluhan warga terkait ruas jalan rusak di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, tepatnya di Jalan Swadaya, RW 16 dan Jalan Melati Ujung RW 14, langsung disikapi Bupati Bengkalis Kasmarni SSos, Selasa (3/8).

Tanpa diagendakan, Kasmarni langsung mendengarkan aspirasi masyarakat tersebut. Ia menuju ke lokasi di mana kerusakan jalan terjadi dan meminta agar perangkat daerah terkait menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan memperbaikinya.

"Tapi semuanya berproses, kami berharap masyarakat bisa bersabar, kami akan segera mencari solusinya dan akan menyelesaikan persoalan tersebut," ujar Kasmarni saat meninjau lokasi.

Dikatakannya lagi, menurut masyarakat setempat, ruas jalan ini sudah 3 tahun diusulkan dalam setiap Musrenbang, tapi belum terealisasikan hingga sekarang.

Baca Juga:  Nasdem Targetkan Kemenangan Kasmarni-Bagus Santoso di Bengkalis

"Menurut saya, ini wajib direalisasikan selama beberapa waktu ke depan, mengingat ini adalah urat nadi masyarakat, kasihan kami lihat warga di sini asal mau sekolah, mau bekerja harus lewat jalan seperti ini,” kata Bupati wanita itu.

Kerusakan ruas jalan di Pematang Pudu, jadi keluhan masyarakat setempat. Akses jalan yang rusak terparah terjadi di Jalan Swadaya RW 16, dan Jalan Melati Ujung RW 14 Kelurahan Pematang Pudu.

Untuk Jalan Swadaya, jalan yang rusak sepanjang 3 kilometer, sedangkan Jalan Melati sepanjang 1 kilometer. Kedua jalan tersebut merupakan urat nadi dari masyarakat setempat dalam meningkatkan perekonomian keluarga.(ksm)

 

MANDAU (RIAUPOS.CO) — Adanya keluhan warga terkait ruas jalan rusak di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, tepatnya di Jalan Swadaya, RW 16 dan Jalan Melati Ujung RW 14, langsung disikapi Bupati Bengkalis Kasmarni SSos, Selasa (3/8).

Tanpa diagendakan, Kasmarni langsung mendengarkan aspirasi masyarakat tersebut. Ia menuju ke lokasi di mana kerusakan jalan terjadi dan meminta agar perangkat daerah terkait menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan memperbaikinya.

"Tapi semuanya berproses, kami berharap masyarakat bisa bersabar, kami akan segera mencari solusinya dan akan menyelesaikan persoalan tersebut," ujar Kasmarni saat meninjau lokasi.

Dikatakannya lagi, menurut masyarakat setempat, ruas jalan ini sudah 3 tahun diusulkan dalam setiap Musrenbang, tapi belum terealisasikan hingga sekarang.

Baca Juga:  Pengurus DMDI Bengkalis Tinjau Rumah’ Mualaf Jangkang

"Menurut saya, ini wajib direalisasikan selama beberapa waktu ke depan, mengingat ini adalah urat nadi masyarakat, kasihan kami lihat warga di sini asal mau sekolah, mau bekerja harus lewat jalan seperti ini,” kata Bupati wanita itu.

- Advertisement -

Kerusakan ruas jalan di Pematang Pudu, jadi keluhan masyarakat setempat. Akses jalan yang rusak terparah terjadi di Jalan Swadaya RW 16, dan Jalan Melati Ujung RW 14 Kelurahan Pematang Pudu.

Untuk Jalan Swadaya, jalan yang rusak sepanjang 3 kilometer, sedangkan Jalan Melati sepanjang 1 kilometer. Kedua jalan tersebut merupakan urat nadi dari masyarakat setempat dalam meningkatkan perekonomian keluarga.(ksm)

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MANDAU (RIAUPOS.CO) — Adanya keluhan warga terkait ruas jalan rusak di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, tepatnya di Jalan Swadaya, RW 16 dan Jalan Melati Ujung RW 14, langsung disikapi Bupati Bengkalis Kasmarni SSos, Selasa (3/8).

Tanpa diagendakan, Kasmarni langsung mendengarkan aspirasi masyarakat tersebut. Ia menuju ke lokasi di mana kerusakan jalan terjadi dan meminta agar perangkat daerah terkait menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan memperbaikinya.

"Tapi semuanya berproses, kami berharap masyarakat bisa bersabar, kami akan segera mencari solusinya dan akan menyelesaikan persoalan tersebut," ujar Kasmarni saat meninjau lokasi.

Dikatakannya lagi, menurut masyarakat setempat, ruas jalan ini sudah 3 tahun diusulkan dalam setiap Musrenbang, tapi belum terealisasikan hingga sekarang.

Baca Juga:  Tiga Truk Pengangkut Kayu Ilegal dari GSK Diamankan Polisi

"Menurut saya, ini wajib direalisasikan selama beberapa waktu ke depan, mengingat ini adalah urat nadi masyarakat, kasihan kami lihat warga di sini asal mau sekolah, mau bekerja harus lewat jalan seperti ini,” kata Bupati wanita itu.

Kerusakan ruas jalan di Pematang Pudu, jadi keluhan masyarakat setempat. Akses jalan yang rusak terparah terjadi di Jalan Swadaya RW 16, dan Jalan Melati Ujung RW 14 Kelurahan Pematang Pudu.

Untuk Jalan Swadaya, jalan yang rusak sepanjang 3 kilometer, sedangkan Jalan Melati sepanjang 1 kilometer. Kedua jalan tersebut merupakan urat nadi dari masyarakat setempat dalam meningkatkan perekonomian keluarga.(ksm)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari