Jumat, 9 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Kok Bisa, Riau Belum Ambil Jatah 2.000 APD dari Pusat 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mendistribusikan sebanyak 151 ribu alat pelindung diri (APD) dari total 170 ribu stok yang ada. 

"Dari 170 ribu stok pelingung diri yang ada sampai dengan pagi ini sudah terdistribusi 151 ribu. Sehingga cadanagn nasional yg ada adalah 19 ribu," kata Paban IV/Operasi Dalam Negeri Kol Inf Aditya Nindra Pasha dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Meski sudah dialokasikan, namun masih banyak daerah yang belum mengambil dan mendistribusikan APD tersebut ke rumah sakit rujukan pemerintah yang menangani kasus Covid-19, termasuk Riau

"Beberapa yang sudah dialokasikan tetapi belum sempat didistribusikan atau belum diambil, tapi kita sudah alokasikan. Ada beberapa provinsi yaitu Riau, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Gorontalo dan Suleweai Tengah," kata Aditya.

Baca Juga:  Bergegas Menuju Ruang Tahanan Kenakan Rompi Oren, Andi Putra: Nggak Ada

Aditya menjelaskan, terkait pelaksanaan distribusi dilakukan dengan dua skema, yang pertama di mana pendistribusian APD tersebut didorong  khususnya daerah-daerah yang memiliki kesulitan  transportasi. 

"TNI membantu mendukung pelaksanaan distribusi ke wilayah yang sulit dijangkau seperti di Papua dan perbatasan lainnya," katanya.

Aditya menuturkan daerah yang belum terdistribusi APD, hari ini daerah tersebut akan mengambil sesuai dengan yang dibutuhkan wilayah masing-masing.

Lebih lanjut, dia menegaskan, prioritas distribusi APD setiap daerah itu menjadi wewenang gugus tugas daerah tersebut. Untuk, tim Gugus Tugas daerah harus memiliki kepastian data pendistribusian APD tersebut.

"Gugus Tugas daerah memiliki data tentang spot-spot atau wilayah mana yang sangat membutuhkan, sehingga setiap rumah sakit bisa berkomunikasi dengan ke gugus tugas daerah sehingga mereka mendapat alokasi APD yang udah di didistribusikan," jelasnya.

Baca Juga:  Camat Kandis Terima Kunjungan Pendeta Se-Kecamatan Kandis

 

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: E Sulaiman

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mendistribusikan sebanyak 151 ribu alat pelindung diri (APD) dari total 170 ribu stok yang ada. 

"Dari 170 ribu stok pelingung diri yang ada sampai dengan pagi ini sudah terdistribusi 151 ribu. Sehingga cadanagn nasional yg ada adalah 19 ribu," kata Paban IV/Operasi Dalam Negeri Kol Inf Aditya Nindra Pasha dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Meski sudah dialokasikan, namun masih banyak daerah yang belum mengambil dan mendistribusikan APD tersebut ke rumah sakit rujukan pemerintah yang menangani kasus Covid-19, termasuk Riau

"Beberapa yang sudah dialokasikan tetapi belum sempat didistribusikan atau belum diambil, tapi kita sudah alokasikan. Ada beberapa provinsi yaitu Riau, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Gorontalo dan Suleweai Tengah," kata Aditya.

Baca Juga:  Gubri Kunjungi Nenek Sakit Tinggal di Rumah Kecil

Aditya menjelaskan, terkait pelaksanaan distribusi dilakukan dengan dua skema, yang pertama di mana pendistribusian APD tersebut didorong  khususnya daerah-daerah yang memiliki kesulitan  transportasi. 

- Advertisement -

"TNI membantu mendukung pelaksanaan distribusi ke wilayah yang sulit dijangkau seperti di Papua dan perbatasan lainnya," katanya.

Aditya menuturkan daerah yang belum terdistribusi APD, hari ini daerah tersebut akan mengambil sesuai dengan yang dibutuhkan wilayah masing-masing.

- Advertisement -

Lebih lanjut, dia menegaskan, prioritas distribusi APD setiap daerah itu menjadi wewenang gugus tugas daerah tersebut. Untuk, tim Gugus Tugas daerah harus memiliki kepastian data pendistribusian APD tersebut.

"Gugus Tugas daerah memiliki data tentang spot-spot atau wilayah mana yang sangat membutuhkan, sehingga setiap rumah sakit bisa berkomunikasi dengan ke gugus tugas daerah sehingga mereka mendapat alokasi APD yang udah di didistribusikan," jelasnya.

Baca Juga:  Bergegas Menuju Ruang Tahanan Kenakan Rompi Oren, Andi Putra: Nggak Ada

 

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: E Sulaiman

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mendistribusikan sebanyak 151 ribu alat pelindung diri (APD) dari total 170 ribu stok yang ada. 

"Dari 170 ribu stok pelingung diri yang ada sampai dengan pagi ini sudah terdistribusi 151 ribu. Sehingga cadanagn nasional yg ada adalah 19 ribu," kata Paban IV/Operasi Dalam Negeri Kol Inf Aditya Nindra Pasha dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Meski sudah dialokasikan, namun masih banyak daerah yang belum mengambil dan mendistribusikan APD tersebut ke rumah sakit rujukan pemerintah yang menangani kasus Covid-19, termasuk Riau

"Beberapa yang sudah dialokasikan tetapi belum sempat didistribusikan atau belum diambil, tapi kita sudah alokasikan. Ada beberapa provinsi yaitu Riau, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Gorontalo dan Suleweai Tengah," kata Aditya.

Baca Juga:  Gubri: Jangan Ikut-Ikutan Karantina Wilayah kalau Logistik Tak Siap

Aditya menjelaskan, terkait pelaksanaan distribusi dilakukan dengan dua skema, yang pertama di mana pendistribusian APD tersebut didorong  khususnya daerah-daerah yang memiliki kesulitan  transportasi. 

"TNI membantu mendukung pelaksanaan distribusi ke wilayah yang sulit dijangkau seperti di Papua dan perbatasan lainnya," katanya.

Aditya menuturkan daerah yang belum terdistribusi APD, hari ini daerah tersebut akan mengambil sesuai dengan yang dibutuhkan wilayah masing-masing.

Lebih lanjut, dia menegaskan, prioritas distribusi APD setiap daerah itu menjadi wewenang gugus tugas daerah tersebut. Untuk, tim Gugus Tugas daerah harus memiliki kepastian data pendistribusian APD tersebut.

"Gugus Tugas daerah memiliki data tentang spot-spot atau wilayah mana yang sangat membutuhkan, sehingga setiap rumah sakit bisa berkomunikasi dengan ke gugus tugas daerah sehingga mereka mendapat alokasi APD yang udah di didistribusikan," jelasnya.

Baca Juga:  60 Paket Ganja Puluhan Kg Gagal Beredar

 

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: E Sulaiman

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari