Jumat, 4 April 2025
spot_img

Jadi Lokomotif Wisata Daerah

(RIAUPOS.CO) — WAKIL Bupati Kuansing, H Halim berharap budaya pacu jalur yang merupakan salah satu obyek wisata unggulan menjadi lokomotif bagi wisata lain yang ada di negeri jalur ini. Ada banyak obyek wisata di Kuansing selain pacu jalur. Seperti air terjun ada 32 tempat. Salahsatunya adalah Air Terjun Guruh Gemurai, Desa Adat Koto Sentajo, Silat Pangean dan obyek wisata lainnya.

  “Pacu diharap jadi lokomotif bagi wisata lain. Itu yang kita harapkan,” kata Wabup Halim pada acara pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional di lapangan Limuno Telukkuantan, baru-baru ini.

  Pacu jalur, lanjut Halim, setiap tahun dilaksanakan di Tepian Narosa Telukkuantan. Lokasinya berada di tengah ibukota Kuansing. Oleh sebab itu, Wabup berharap ada perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan arena ini. Terlebih lagi, kawasan ini tengah dirancang menjadi water front city.

Baca Juga:  Bupati Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat 

  “Untuk itu, kami berharap bantuan Pemprov Riau dan pusat agar dapat membangun lokasi bertaraf internasional,” usul Wabup Halim melanjutkan.

Pacu jalur, katanya, untuk mempererat persatuan dan kesatuan di masyarakat. Karena itu, pacu ini diharap menjadi ajang pemersatu untuk mempererat silaturrahmi. “Dengan pacu jalur, kita kembangkan wisata lain,” katanya.(adv)
 

(RIAUPOS.CO) — WAKIL Bupati Kuansing, H Halim berharap budaya pacu jalur yang merupakan salah satu obyek wisata unggulan menjadi lokomotif bagi wisata lain yang ada di negeri jalur ini. Ada banyak obyek wisata di Kuansing selain pacu jalur. Seperti air terjun ada 32 tempat. Salahsatunya adalah Air Terjun Guruh Gemurai, Desa Adat Koto Sentajo, Silat Pangean dan obyek wisata lainnya.

  “Pacu diharap jadi lokomotif bagi wisata lain. Itu yang kita harapkan,” kata Wabup Halim pada acara pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional di lapangan Limuno Telukkuantan, baru-baru ini.

  Pacu jalur, lanjut Halim, setiap tahun dilaksanakan di Tepian Narosa Telukkuantan. Lokasinya berada di tengah ibukota Kuansing. Oleh sebab itu, Wabup berharap ada perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan arena ini. Terlebih lagi, kawasan ini tengah dirancang menjadi water front city.

Baca Juga:  Puncak Peringatan Milad ke-54, LAMR Tegakkan Payung Panji dan Potong Kerbau 

  “Untuk itu, kami berharap bantuan Pemprov Riau dan pusat agar dapat membangun lokasi bertaraf internasional,” usul Wabup Halim melanjutkan.

Pacu jalur, katanya, untuk mempererat persatuan dan kesatuan di masyarakat. Karena itu, pacu ini diharap menjadi ajang pemersatu untuk mempererat silaturrahmi. “Dengan pacu jalur, kita kembangkan wisata lain,” katanya.(adv)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jadi Lokomotif Wisata Daerah

(RIAUPOS.CO) — WAKIL Bupati Kuansing, H Halim berharap budaya pacu jalur yang merupakan salah satu obyek wisata unggulan menjadi lokomotif bagi wisata lain yang ada di negeri jalur ini. Ada banyak obyek wisata di Kuansing selain pacu jalur. Seperti air terjun ada 32 tempat. Salahsatunya adalah Air Terjun Guruh Gemurai, Desa Adat Koto Sentajo, Silat Pangean dan obyek wisata lainnya.

  “Pacu diharap jadi lokomotif bagi wisata lain. Itu yang kita harapkan,” kata Wabup Halim pada acara pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional di lapangan Limuno Telukkuantan, baru-baru ini.

  Pacu jalur, lanjut Halim, setiap tahun dilaksanakan di Tepian Narosa Telukkuantan. Lokasinya berada di tengah ibukota Kuansing. Oleh sebab itu, Wabup berharap ada perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan arena ini. Terlebih lagi, kawasan ini tengah dirancang menjadi water front city.

Baca Juga:  Pastikan Pilkada Lancar dan Patuhi Prokes, Kapolda Tinjau Dua Kabupaten Ini

  “Untuk itu, kami berharap bantuan Pemprov Riau dan pusat agar dapat membangun lokasi bertaraf internasional,” usul Wabup Halim melanjutkan.

Pacu jalur, katanya, untuk mempererat persatuan dan kesatuan di masyarakat. Karena itu, pacu ini diharap menjadi ajang pemersatu untuk mempererat silaturrahmi. “Dengan pacu jalur, kita kembangkan wisata lain,” katanya.(adv)
 

(RIAUPOS.CO) — WAKIL Bupati Kuansing, H Halim berharap budaya pacu jalur yang merupakan salah satu obyek wisata unggulan menjadi lokomotif bagi wisata lain yang ada di negeri jalur ini. Ada banyak obyek wisata di Kuansing selain pacu jalur. Seperti air terjun ada 32 tempat. Salahsatunya adalah Air Terjun Guruh Gemurai, Desa Adat Koto Sentajo, Silat Pangean dan obyek wisata lainnya.

  “Pacu diharap jadi lokomotif bagi wisata lain. Itu yang kita harapkan,” kata Wabup Halim pada acara pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional di lapangan Limuno Telukkuantan, baru-baru ini.

  Pacu jalur, lanjut Halim, setiap tahun dilaksanakan di Tepian Narosa Telukkuantan. Lokasinya berada di tengah ibukota Kuansing. Oleh sebab itu, Wabup berharap ada perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan arena ini. Terlebih lagi, kawasan ini tengah dirancang menjadi water front city.

Baca Juga:  Kabar Baik, Gaji ke-13 ASN dan TNI-Polri Cair Agustus

  “Untuk itu, kami berharap bantuan Pemprov Riau dan pusat agar dapat membangun lokasi bertaraf internasional,” usul Wabup Halim melanjutkan.

Pacu jalur, katanya, untuk mempererat persatuan dan kesatuan di masyarakat. Karena itu, pacu ini diharap menjadi ajang pemersatu untuk mempererat silaturrahmi. “Dengan pacu jalur, kita kembangkan wisata lain,” katanya.(adv)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari