Senin, 26 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Lima Agenda Wisata Riau Resmi Masuk KEN 2026 Kementerian Pariwisata

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak lima agenda wisata unggulan Provinsi Riau resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program nasional yang digagas Kementerian Pariwisata RI sebagai etalase perayaan budaya dan kearifan lokal terbaik Indonesia.

Ajang bergengsi ini menjadi panggung nasional bagi event-event daerah yang telah melalui proses kurasi ketat, sekaligus menjadi simbol kemajuan pariwisata berbasis budaya di Tanah Air.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menjelaskan bahwa penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026.

Lima agenda wisata Riau yang terpilih dalam KEN 2026 tersebut adalah Festival Perang Air, Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Kenduri Riau, dan Festival Subayang.

Menurut Roni, pada tahun ini sebanyak 125 peristiwa budaya dari 38 provinsi di Indonesia lolos seleksi dengan mengedepankan kualitas serta prinsip keberlanjutan.

Baca Juga:  Tradisi Maelo Jalur yang Mulai Hilang

Melalui KEN 2026, setiap event diharapkan mampu mengukuhkan identitas lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi. Dalam konteks ini, Riau dinilai berhasil menghadirkan harmoni antara tradisi leluhur dan kreativitas masa kini.

Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan pariwisata Riau kini semakin diperhitungkan di tingkat nasional.

Keberhasilan ini, lanjut Roni, merupakan bukti bahwa kolaborasi yang memanfaatkan potensi lokal mampu menciptakan daya tarik yang kuat bagi wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Roni berharap berbagai agenda wisata tersebut tidak hanya menjadi tontonan sesaat, melainkan menjadi narasi panjang tentang ketangguhan pariwisata Riau serta keterbukaan daerah dalam menyambut dunia.

Pengakuan dari Kementerian Pariwisata ini juga diyakini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Riau.

Baca Juga:  HUT Riau Ke-68, Gubri Abdul Wahid Resmikan Pekan Budaya Melayu Serumpun

Untuk rangkaian pelaksanaan KEN 2026 di Riau, agenda akan dibuka dengan Festival Perang Air di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 22 Februari 2026.

Selanjutnya, Festival Bakar Tongkang akan digelar di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026.

Pekanbaru juga akan menjadi tuan rumah Kenduri Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 9 Agustus 2026, sebagai pesta rakyat yang menampilkan kekayaan seni, budaya, fesyen etnik, serta kuliner tradisional khas Melayu.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak lima agenda wisata unggulan Provinsi Riau resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program nasional yang digagas Kementerian Pariwisata RI sebagai etalase perayaan budaya dan kearifan lokal terbaik Indonesia.

Ajang bergengsi ini menjadi panggung nasional bagi event-event daerah yang telah melalui proses kurasi ketat, sekaligus menjadi simbol kemajuan pariwisata berbasis budaya di Tanah Air.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menjelaskan bahwa penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026.

Lima agenda wisata Riau yang terpilih dalam KEN 2026 tersebut adalah Festival Perang Air, Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Kenduri Riau, dan Festival Subayang.

Menurut Roni, pada tahun ini sebanyak 125 peristiwa budaya dari 38 provinsi di Indonesia lolos seleksi dengan mengedepankan kualitas serta prinsip keberlanjutan.

- Advertisement -
Baca Juga:  Panitia Pacu Jalur Nasional 2025 Siapkan Anggaran Rp4 Miliar, Harapkan Dukungan Perusahaan dan Pemprov

Melalui KEN 2026, setiap event diharapkan mampu mengukuhkan identitas lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi. Dalam konteks ini, Riau dinilai berhasil menghadirkan harmoni antara tradisi leluhur dan kreativitas masa kini.

Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan pariwisata Riau kini semakin diperhitungkan di tingkat nasional.

- Advertisement -

Keberhasilan ini, lanjut Roni, merupakan bukti bahwa kolaborasi yang memanfaatkan potensi lokal mampu menciptakan daya tarik yang kuat bagi wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Roni berharap berbagai agenda wisata tersebut tidak hanya menjadi tontonan sesaat, melainkan menjadi narasi panjang tentang ketangguhan pariwisata Riau serta keterbukaan daerah dalam menyambut dunia.

Pengakuan dari Kementerian Pariwisata ini juga diyakini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Riau.

Baca Juga:  Masa Kedaluwarsa Vaksin Covid-19 Enam Bulan

Untuk rangkaian pelaksanaan KEN 2026 di Riau, agenda akan dibuka dengan Festival Perang Air di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 22 Februari 2026.

Selanjutnya, Festival Bakar Tongkang akan digelar di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026.

Pekanbaru juga akan menjadi tuan rumah Kenduri Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 9 Agustus 2026, sebagai pesta rakyat yang menampilkan kekayaan seni, budaya, fesyen etnik, serta kuliner tradisional khas Melayu.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak lima agenda wisata unggulan Provinsi Riau resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program nasional yang digagas Kementerian Pariwisata RI sebagai etalase perayaan budaya dan kearifan lokal terbaik Indonesia.

Ajang bergengsi ini menjadi panggung nasional bagi event-event daerah yang telah melalui proses kurasi ketat, sekaligus menjadi simbol kemajuan pariwisata berbasis budaya di Tanah Air.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menjelaskan bahwa penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026.

Lima agenda wisata Riau yang terpilih dalam KEN 2026 tersebut adalah Festival Perang Air, Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Kenduri Riau, dan Festival Subayang.

Menurut Roni, pada tahun ini sebanyak 125 peristiwa budaya dari 38 provinsi di Indonesia lolos seleksi dengan mengedepankan kualitas serta prinsip keberlanjutan.

Baca Juga:  Meningkat, Total Pasien Sembuh 17.885 Orang di Riau

Melalui KEN 2026, setiap event diharapkan mampu mengukuhkan identitas lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi. Dalam konteks ini, Riau dinilai berhasil menghadirkan harmoni antara tradisi leluhur dan kreativitas masa kini.

Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan pariwisata Riau kini semakin diperhitungkan di tingkat nasional.

Keberhasilan ini, lanjut Roni, merupakan bukti bahwa kolaborasi yang memanfaatkan potensi lokal mampu menciptakan daya tarik yang kuat bagi wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Roni berharap berbagai agenda wisata tersebut tidak hanya menjadi tontonan sesaat, melainkan menjadi narasi panjang tentang ketangguhan pariwisata Riau serta keterbukaan daerah dalam menyambut dunia.

Pengakuan dari Kementerian Pariwisata ini juga diyakini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Riau.

Baca Juga:  Dipastikan Sengit, 12 Jalur Masuk Final

Untuk rangkaian pelaksanaan KEN 2026 di Riau, agenda akan dibuka dengan Festival Perang Air di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 22 Februari 2026.

Selanjutnya, Festival Bakar Tongkang akan digelar di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026.

Pekanbaru juga akan menjadi tuan rumah Kenduri Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 9 Agustus 2026, sebagai pesta rakyat yang menampilkan kekayaan seni, budaya, fesyen etnik, serta kuliner tradisional khas Melayu.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari