Minggu, 6 April 2025
spot_img

Ruang ICU di Riau Penuh, dr Yovi: Itu Hoaks

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi tentang Covid 19 yang belum jelas sumbernya. 

Seperti dalam beberapa hari terakhir terjadi banyak sekali informasi hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Banyak berita yang tidak jelas sumbernya dan tidak dikonfirmasi kebenarannya," kata dr Yovi.

Ia mencontohkan, di antara berita bohong yang beredar yaitu jumlah pasien harian di Riau 29 orang, padahal sampai saat ini paling tinggi penambahan kasus positif di Riau hanya 27 orang.

"Itu tidak pernah pasien sampai 29 orang," ucapnya.

Berita hoaks selanjutnya, tidak pernah ada ICU yang kondisinya penuh di Riau atau di RSUD Arifin Achmad. 

Baca Juga:  Ujian SKD CPNS Pemprov Riau Ditunda

Tegasnya, sampai saat ini masih ada tempat dan masih ada ruangan untuk merawat pasien seandainya memang diperlukan.

"Yang katanya ruang ICU di Riau penuh, itu hoax. Ada juga yang mengatakan kalau ada kata-kata perhimpunan seluruh dokter paru di Riau menyampaikan rekomendasi, padahal sampai saat ini belum ada. Perhimpunan dokter paru di Riau ada 32 orang, belum pernah mengeluarkan statement  resmi tentang herd immunity, PSBB dan lainnya," sebut Yovi.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi tentang Covid 19 yang belum jelas sumbernya. 

Seperti dalam beberapa hari terakhir terjadi banyak sekali informasi hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Banyak berita yang tidak jelas sumbernya dan tidak dikonfirmasi kebenarannya," kata dr Yovi.

Ia mencontohkan, di antara berita bohong yang beredar yaitu jumlah pasien harian di Riau 29 orang, padahal sampai saat ini paling tinggi penambahan kasus positif di Riau hanya 27 orang.

"Itu tidak pernah pasien sampai 29 orang," ucapnya.

Berita hoaks selanjutnya, tidak pernah ada ICU yang kondisinya penuh di Riau atau di RSUD Arifin Achmad. 

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Meningkat di Riau, Kepala BNPB Rakor di Pekanbaru

Tegasnya, sampai saat ini masih ada tempat dan masih ada ruangan untuk merawat pasien seandainya memang diperlukan.

"Yang katanya ruang ICU di Riau penuh, itu hoax. Ada juga yang mengatakan kalau ada kata-kata perhimpunan seluruh dokter paru di Riau menyampaikan rekomendasi, padahal sampai saat ini belum ada. Perhimpunan dokter paru di Riau ada 32 orang, belum pernah mengeluarkan statement  resmi tentang herd immunity, PSBB dan lainnya," sebut Yovi.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Ruang ICU di Riau Penuh, dr Yovi: Itu Hoaks

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi tentang Covid 19 yang belum jelas sumbernya. 

Seperti dalam beberapa hari terakhir terjadi banyak sekali informasi hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Banyak berita yang tidak jelas sumbernya dan tidak dikonfirmasi kebenarannya," kata dr Yovi.

Ia mencontohkan, di antara berita bohong yang beredar yaitu jumlah pasien harian di Riau 29 orang, padahal sampai saat ini paling tinggi penambahan kasus positif di Riau hanya 27 orang.

"Itu tidak pernah pasien sampai 29 orang," ucapnya.

Berita hoaks selanjutnya, tidak pernah ada ICU yang kondisinya penuh di Riau atau di RSUD Arifin Achmad. 

Baca Juga:  Hari Keenam, Pencairan Warga Cerenti Jatuh di Sungai Kuantan Sampai Perbatasan Inhu

Tegasnya, sampai saat ini masih ada tempat dan masih ada ruangan untuk merawat pasien seandainya memang diperlukan.

"Yang katanya ruang ICU di Riau penuh, itu hoax. Ada juga yang mengatakan kalau ada kata-kata perhimpunan seluruh dokter paru di Riau menyampaikan rekomendasi, padahal sampai saat ini belum ada. Perhimpunan dokter paru di Riau ada 32 orang, belum pernah mengeluarkan statement  resmi tentang herd immunity, PSBB dan lainnya," sebut Yovi.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi tentang Covid 19 yang belum jelas sumbernya. 

Seperti dalam beberapa hari terakhir terjadi banyak sekali informasi hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Banyak berita yang tidak jelas sumbernya dan tidak dikonfirmasi kebenarannya," kata dr Yovi.

Ia mencontohkan, di antara berita bohong yang beredar yaitu jumlah pasien harian di Riau 29 orang, padahal sampai saat ini paling tinggi penambahan kasus positif di Riau hanya 27 orang.

"Itu tidak pernah pasien sampai 29 orang," ucapnya.

Berita hoaks selanjutnya, tidak pernah ada ICU yang kondisinya penuh di Riau atau di RSUD Arifin Achmad. 

Baca Juga:  Polda Riau Dirikan Dapur Umum Peduli Kemanusiaan

Tegasnya, sampai saat ini masih ada tempat dan masih ada ruangan untuk merawat pasien seandainya memang diperlukan.

"Yang katanya ruang ICU di Riau penuh, itu hoax. Ada juga yang mengatakan kalau ada kata-kata perhimpunan seluruh dokter paru di Riau menyampaikan rekomendasi, padahal sampai saat ini belum ada. Perhimpunan dokter paru di Riau ada 32 orang, belum pernah mengeluarkan statement  resmi tentang herd immunity, PSBB dan lainnya," sebut Yovi.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari