Jumat, 13 Maret 2026
- Advertisement -

Rekapitulasi Perhitungan Suara PPK Mandau Tetap Diapresiasi

DURI (RIAUPOS.CO) — Pleno rekapitulasi penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019 di tingkat PPK Mandau memang sempat berlarut-larut karena banyaknya interupsi dan protes. Kendati demikian, menurut Boy Anas, seorang saksi parpol, dinamika politik seputaran pleno PPK Mandau tersebut pun patut mendapat sejumlah apresiasi.

“Hampir sebulan Kantor Kecamatan Mandau dipenuhi oleh para penyelenggara, peserta, pengamanan serta masyarakat yang melihat langsung proses rekapitulasi tersebut,” kata Boy yang juga Ketua Keluarga Alumni Pelajar dan Mahasiswa Riau Yogyakarta (Kapemary) Duri ini, Selasa (22/5).

Menurutnya, banyak interupsi dan keberatan dari saksi parpol. Kendati demikian langsung dicari kebenarannya dengan penghitungan ulang surat suara. Sampai-sampai pengurus KPPS di TPS bersangkutan pun didatangkan. Sebuah kerja keras selama hampir satu bulan yang patut diapresiasi.

Baca Juga:  Keluarga Minta Kasus Penembakan H Permata Tak Dibesar-besarkan

Apresiasi, menurut Boy, juga patut disampaikan kepada Komisioner KPU kabupaten beserta Panwaslu yang dengan setia mendampingi PPK dalam proses rekap tersebut.

“Proses yang tak akan dilupakan. Malah komisioner dan Ketua KPU Provinsi serta Bawaslu Riau pun turut hadir ke Mandau dan memimpin rapat dengan pimpinan parpol di Duri. Itu dilakukan hanya untuk mempercepat rekapitulasi. Itu semua sangat kita hargai,” ujar Boy lagi.

Atas nama Kapemary Duri, Boy melihat sejumlah sisi positif dalam pelaksanaan pesta demokrasi kali ini. Antara lain karena begitu antusias dan pedulinya masyarakat dengan pemilu.

“Warga yang dulu tidak peduli dengan pemilu, kali ini lebih peduli dengan indek keikutsertaan warga mencapai 75 persen. Untuk ke depan kita harapkan KPU lebih maksimum dalam sosialisasi, baik kepada penyelenggara maupun kalangan pemilih, terutama pemilih pemula,” pungkasnya.(sda)

Baca Juga:  23 Orang Saksi Telah Diperiksa Penyidik

DURI (RIAUPOS.CO) — Pleno rekapitulasi penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019 di tingkat PPK Mandau memang sempat berlarut-larut karena banyaknya interupsi dan protes. Kendati demikian, menurut Boy Anas, seorang saksi parpol, dinamika politik seputaran pleno PPK Mandau tersebut pun patut mendapat sejumlah apresiasi.

“Hampir sebulan Kantor Kecamatan Mandau dipenuhi oleh para penyelenggara, peserta, pengamanan serta masyarakat yang melihat langsung proses rekapitulasi tersebut,” kata Boy yang juga Ketua Keluarga Alumni Pelajar dan Mahasiswa Riau Yogyakarta (Kapemary) Duri ini, Selasa (22/5).

Menurutnya, banyak interupsi dan keberatan dari saksi parpol. Kendati demikian langsung dicari kebenarannya dengan penghitungan ulang surat suara. Sampai-sampai pengurus KPPS di TPS bersangkutan pun didatangkan. Sebuah kerja keras selama hampir satu bulan yang patut diapresiasi.

Baca Juga:  Teliti Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender, Lena Farida Raih Gelar Doktor

Apresiasi, menurut Boy, juga patut disampaikan kepada Komisioner KPU kabupaten beserta Panwaslu yang dengan setia mendampingi PPK dalam proses rekap tersebut.

“Proses yang tak akan dilupakan. Malah komisioner dan Ketua KPU Provinsi serta Bawaslu Riau pun turut hadir ke Mandau dan memimpin rapat dengan pimpinan parpol di Duri. Itu dilakukan hanya untuk mempercepat rekapitulasi. Itu semua sangat kita hargai,” ujar Boy lagi.

- Advertisement -

Atas nama Kapemary Duri, Boy melihat sejumlah sisi positif dalam pelaksanaan pesta demokrasi kali ini. Antara lain karena begitu antusias dan pedulinya masyarakat dengan pemilu.

“Warga yang dulu tidak peduli dengan pemilu, kali ini lebih peduli dengan indek keikutsertaan warga mencapai 75 persen. Untuk ke depan kita harapkan KPU lebih maksimum dalam sosialisasi, baik kepada penyelenggara maupun kalangan pemilih, terutama pemilih pemula,” pungkasnya.(sda)

Baca Juga:  Keluarga Minta Kasus Penembakan H Permata Tak Dibesar-besarkan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DURI (RIAUPOS.CO) — Pleno rekapitulasi penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019 di tingkat PPK Mandau memang sempat berlarut-larut karena banyaknya interupsi dan protes. Kendati demikian, menurut Boy Anas, seorang saksi parpol, dinamika politik seputaran pleno PPK Mandau tersebut pun patut mendapat sejumlah apresiasi.

“Hampir sebulan Kantor Kecamatan Mandau dipenuhi oleh para penyelenggara, peserta, pengamanan serta masyarakat yang melihat langsung proses rekapitulasi tersebut,” kata Boy yang juga Ketua Keluarga Alumni Pelajar dan Mahasiswa Riau Yogyakarta (Kapemary) Duri ini, Selasa (22/5).

Menurutnya, banyak interupsi dan keberatan dari saksi parpol. Kendati demikian langsung dicari kebenarannya dengan penghitungan ulang surat suara. Sampai-sampai pengurus KPPS di TPS bersangkutan pun didatangkan. Sebuah kerja keras selama hampir satu bulan yang patut diapresiasi.

Baca Juga:  APBD-P Capai Rp4,06 T

Apresiasi, menurut Boy, juga patut disampaikan kepada Komisioner KPU kabupaten beserta Panwaslu yang dengan setia mendampingi PPK dalam proses rekap tersebut.

“Proses yang tak akan dilupakan. Malah komisioner dan Ketua KPU Provinsi serta Bawaslu Riau pun turut hadir ke Mandau dan memimpin rapat dengan pimpinan parpol di Duri. Itu dilakukan hanya untuk mempercepat rekapitulasi. Itu semua sangat kita hargai,” ujar Boy lagi.

Atas nama Kapemary Duri, Boy melihat sejumlah sisi positif dalam pelaksanaan pesta demokrasi kali ini. Antara lain karena begitu antusias dan pedulinya masyarakat dengan pemilu.

“Warga yang dulu tidak peduli dengan pemilu, kali ini lebih peduli dengan indek keikutsertaan warga mencapai 75 persen. Untuk ke depan kita harapkan KPU lebih maksimum dalam sosialisasi, baik kepada penyelenggara maupun kalangan pemilih, terutama pemilih pemula,” pungkasnya.(sda)

Baca Juga:  Siapkan Hotel Berbintang untuk OTG

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari