Rabu, 31 Desember 2025
spot_img
spot_img

Kadisdik Pastikan Prokes Berjalan Ketat

PEKANBARU (RIAUPOS) – KEPALA Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Dr Kamsol melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa sekolah negeri yang ada di Pekanbaru, Kamis (20/1). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) berjalan ketat selama proses pembelajaran tatap muka (PTM).

Beberapa sekolah yang dilakukan sidak di antaranya yakni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pekanbaru, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Pekanbaru, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Pekanbaru dan SMPN 13 Pekanbaru.

Dari kegiatan sidak tersebut, Kadisdik mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah menerapkan prokes ketat. Dimana seluruh peserta didik sudah disiplin memakai masker, menjaga jarak dan tersedianya tempat mencuci tangan, termasuk tersedianya pengukur suhu tubuh.

Baca Juga:  Bupati: Yang Tak Hadir Harus Disanksi

"Beberapa sekolah yang kita tinjau, penerapan protokol kesehatan sudah sesuai dengan prosedur dan standar yang ditetapkan oleh SKB 4 Menteri," katanya.

Dengan situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, yang terus menurun. Pihaknya berharap dalam beberapa waktu ke depan tidak ada lagi siswa yang belajar di rumah dengan sistem daring. Dengan syarat seluruh siswa belajar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Tentunya anak-anak semua ingin belajar di sekolah. Karena itu, kalau ingin belajar di sekolah patuhi apa yang ditetapkan oleh pemerintah supaya berjalan lancar. Mudah-mudahan makin lama kita semua bisa belajar bersama, dimasa pandemi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 10 Pekanbaru Wijayanti mengatakan, sekolahnya selama pelaksanaan PTM menerapkan aturan sesuai SKB 4 Menteri. Siswa yang masuk sekolah dibagi menjadi dua shif dengan batas belajar selama enam jam.

Baca Juga:  Milad Pertama, Persaudaraan Masyarakat Lampung Pekanbaru Gelar Kegiatan Sosial

"Di SMP 10 hanya belajar selama enam jam pelajaran, masuk pukul 7.15 WIB dan pulang pukul 11.20 WIB. Siswa belajar dengan menerapkan prokes. Dan siswa masuk sudah 100 persen. Untuk vaksin siswa sudah 80 persen dan guru sudah 98 persen," paparnya.(hen)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS) – KEPALA Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Dr Kamsol melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa sekolah negeri yang ada di Pekanbaru, Kamis (20/1). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) berjalan ketat selama proses pembelajaran tatap muka (PTM).

Beberapa sekolah yang dilakukan sidak di antaranya yakni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pekanbaru, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Pekanbaru, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Pekanbaru dan SMPN 13 Pekanbaru.

Dari kegiatan sidak tersebut, Kadisdik mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah menerapkan prokes ketat. Dimana seluruh peserta didik sudah disiplin memakai masker, menjaga jarak dan tersedianya tempat mencuci tangan, termasuk tersedianya pengukur suhu tubuh.

Baca Juga:  Dua Pasang Didi Meimei Riau 2025 Dinobatkan

"Beberapa sekolah yang kita tinjau, penerapan protokol kesehatan sudah sesuai dengan prosedur dan standar yang ditetapkan oleh SKB 4 Menteri," katanya.

Dengan situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, yang terus menurun. Pihaknya berharap dalam beberapa waktu ke depan tidak ada lagi siswa yang belajar di rumah dengan sistem daring. Dengan syarat seluruh siswa belajar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

- Advertisement -

"Tentunya anak-anak semua ingin belajar di sekolah. Karena itu, kalau ingin belajar di sekolah patuhi apa yang ditetapkan oleh pemerintah supaya berjalan lancar. Mudah-mudahan makin lama kita semua bisa belajar bersama, dimasa pandemi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 10 Pekanbaru Wijayanti mengatakan, sekolahnya selama pelaksanaan PTM menerapkan aturan sesuai SKB 4 Menteri. Siswa yang masuk sekolah dibagi menjadi dua shif dengan batas belajar selama enam jam.

- Advertisement -
Baca Juga:  ‘Jual’ Wisata Mempura di TdSi

"Di SMP 10 hanya belajar selama enam jam pelajaran, masuk pukul 7.15 WIB dan pulang pukul 11.20 WIB. Siswa belajar dengan menerapkan prokes. Dan siswa masuk sudah 100 persen. Untuk vaksin siswa sudah 80 persen dan guru sudah 98 persen," paparnya.(hen)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS) – KEPALA Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Dr Kamsol melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa sekolah negeri yang ada di Pekanbaru, Kamis (20/1). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) berjalan ketat selama proses pembelajaran tatap muka (PTM).

Beberapa sekolah yang dilakukan sidak di antaranya yakni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pekanbaru, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Pekanbaru, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Pekanbaru dan SMPN 13 Pekanbaru.

Dari kegiatan sidak tersebut, Kadisdik mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah menerapkan prokes ketat. Dimana seluruh peserta didik sudah disiplin memakai masker, menjaga jarak dan tersedianya tempat mencuci tangan, termasuk tersedianya pengukur suhu tubuh.

Baca Juga:  ‘Jual’ Wisata Mempura di TdSi

"Beberapa sekolah yang kita tinjau, penerapan protokol kesehatan sudah sesuai dengan prosedur dan standar yang ditetapkan oleh SKB 4 Menteri," katanya.

Dengan situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, yang terus menurun. Pihaknya berharap dalam beberapa waktu ke depan tidak ada lagi siswa yang belajar di rumah dengan sistem daring. Dengan syarat seluruh siswa belajar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Tentunya anak-anak semua ingin belajar di sekolah. Karena itu, kalau ingin belajar di sekolah patuhi apa yang ditetapkan oleh pemerintah supaya berjalan lancar. Mudah-mudahan makin lama kita semua bisa belajar bersama, dimasa pandemi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 10 Pekanbaru Wijayanti mengatakan, sekolahnya selama pelaksanaan PTM menerapkan aturan sesuai SKB 4 Menteri. Siswa yang masuk sekolah dibagi menjadi dua shif dengan batas belajar selama enam jam.

Baca Juga:  Milad Pertama, Persaudaraan Masyarakat Lampung Pekanbaru Gelar Kegiatan Sosial

"Di SMP 10 hanya belajar selama enam jam pelajaran, masuk pukul 7.15 WIB dan pulang pukul 11.20 WIB. Siswa belajar dengan menerapkan prokes. Dan siswa masuk sudah 100 persen. Untuk vaksin siswa sudah 80 persen dan guru sudah 98 persen," paparnya.(hen)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari