Jumat, 9 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

PMRJ dan Unri Serahkan Dua Unit Stasiun Pencuci Tangan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) bekerja sama dengan Satuan Tugas Siaga Bencana Universitas Riau hari ini menyerahkan dua unit stasiun pencuci tangan (handwhaser station) yang akan ditempatkan di Pasar Dupa dan Pasar Bawah Pekanbaru.

Pembuatan alat yang diharapkan bisa mencegah mencegah penyebaran virus Covid-19 ini, merupakan kerja lanjutan antara paguyuban keluarga perantau asal Riau di Jakarta dengan universitas tertua di Bumi Lancang Kuning ini.

Ketua Harian Persatuan Masyarakat Riau Jakarta Setri Yasra mengatakan, kerja sama dengan Satgas Siaga Bencana UNRI ini merupakan salah satu bentuk peduli kampung halaman. Dengan pembuatan alat ini diharapkan pandemi Covid-19 yang sudah menjadi bencana nasional bisa ditahan penyebaran di Pekanbaru. 

“Kerja sama dengan Satgas Siaga Bencana UNRI ini diharapkan menjadi momentum membangun kesadaran bersama bahaya Covid-19,” kata Setri dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa, (18/5/2020) malam.

Sebelum pembuatan unit pencuci tangan ini, PMRJ juga telah menyokong kegiatan Satgas Siaga Bencana UNRI dengan memberikan bantuan alkohol sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer di sejumlah laboratorium kampus yang kemudian didistribusikan ke banyak tempat secara gratis, serta ikut memberi bantuan kepada mahasiswa UNRI yang terdampak Covid-19

Baca Juga:  Kemarigama Taja GAMAFTR 2022

Ketua Satgas Siaga Bencana UNRI Iwantono mengatakan, dua unit stasiun pencuci tangan merupakan produksi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik UNRI. Sebelum ini, Satgas Siaga Bencana juga sudah menyerahkan dua unit statisun pencuci tangan yang ditempatkan di Pasar Pagi Arengka dan Pasar Selasa Panam, Pekanbaru.

“Alat ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung dan pedagang pasar-pasar tersebut,” kata Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNRI yang juga Wakil Rektor ini.

Iwantono mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat khususnya yang masih terpaksa harus ke pasar di tengah wabah Covid-19 dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sedang diberlakukan di Kota Pekanbaru. Alat ini juga diharapkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk membiasakan cuci tangan sesering mungkin. 

Baca Juga:  DKP Kampanyekan Pentingnya Konsumsi Pangan Beragam

“Upaya ini sebagai salah satu cara mencegah penularan virus Covid-19,” ujarnya. 

Dia juga menambahkan bahwa selain kegiatan produksi dan distribusi handwasher station, hand sanitizer dan pembuatan masker kain, Satgas Unri juga melakukan kegiatan kampanye social distancing, serta penyemprotan disinfektan permukaan di seputaran kampus, fasilitas umum, dan pemukiman masyarakat. “Berbagai langkah ini sebagai wujud dari motto kampus: “Unri sebagai jantung hati masyarakat Riau,” kata Iwantono. 

Selain kerja sama dengan UNRI,  Persatuan Masyarakat Riau Jakarta melalui Satgas Covid-19 PMRJ juga sudah melaksanakan pembagian bantuan sembako tahap pertama sebanyak 380 paket kepada mahasiswa/pelajar, warga Riau di Jakarta dan sekitarnya serta sejumlah kota di besar di Pulau Jawa. Dalam pekan ini, juga mulai didistribusikan bantuan tahap ke dua. 

“Kami berharap bisa meneruskan distribusi untuk meringankan perantau Riau terdampak Covid-19,” ujar Setri, yang juga alumni Universitas Riau ini. 

 

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) bekerja sama dengan Satuan Tugas Siaga Bencana Universitas Riau hari ini menyerahkan dua unit stasiun pencuci tangan (handwhaser station) yang akan ditempatkan di Pasar Dupa dan Pasar Bawah Pekanbaru.

Pembuatan alat yang diharapkan bisa mencegah mencegah penyebaran virus Covid-19 ini, merupakan kerja lanjutan antara paguyuban keluarga perantau asal Riau di Jakarta dengan universitas tertua di Bumi Lancang Kuning ini.

Ketua Harian Persatuan Masyarakat Riau Jakarta Setri Yasra mengatakan, kerja sama dengan Satgas Siaga Bencana UNRI ini merupakan salah satu bentuk peduli kampung halaman. Dengan pembuatan alat ini diharapkan pandemi Covid-19 yang sudah menjadi bencana nasional bisa ditahan penyebaran di Pekanbaru. 

“Kerja sama dengan Satgas Siaga Bencana UNRI ini diharapkan menjadi momentum membangun kesadaran bersama bahaya Covid-19,” kata Setri dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa, (18/5/2020) malam.

Sebelum pembuatan unit pencuci tangan ini, PMRJ juga telah menyokong kegiatan Satgas Siaga Bencana UNRI dengan memberikan bantuan alkohol sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer di sejumlah laboratorium kampus yang kemudian didistribusikan ke banyak tempat secara gratis, serta ikut memberi bantuan kepada mahasiswa UNRI yang terdampak Covid-19

- Advertisement -
Baca Juga:  Kemarigama Taja GAMAFTR 2022

Ketua Satgas Siaga Bencana UNRI Iwantono mengatakan, dua unit stasiun pencuci tangan merupakan produksi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik UNRI. Sebelum ini, Satgas Siaga Bencana juga sudah menyerahkan dua unit statisun pencuci tangan yang ditempatkan di Pasar Pagi Arengka dan Pasar Selasa Panam, Pekanbaru.

“Alat ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung dan pedagang pasar-pasar tersebut,” kata Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNRI yang juga Wakil Rektor ini.

- Advertisement -

Iwantono mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat khususnya yang masih terpaksa harus ke pasar di tengah wabah Covid-19 dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sedang diberlakukan di Kota Pekanbaru. Alat ini juga diharapkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk membiasakan cuci tangan sesering mungkin. 

Baca Juga:  1.054 Penumpang saat Puncak Arus Balik di Pelabuhan

“Upaya ini sebagai salah satu cara mencegah penularan virus Covid-19,” ujarnya. 

Dia juga menambahkan bahwa selain kegiatan produksi dan distribusi handwasher station, hand sanitizer dan pembuatan masker kain, Satgas Unri juga melakukan kegiatan kampanye social distancing, serta penyemprotan disinfektan permukaan di seputaran kampus, fasilitas umum, dan pemukiman masyarakat. “Berbagai langkah ini sebagai wujud dari motto kampus: “Unri sebagai jantung hati masyarakat Riau,” kata Iwantono. 

Selain kerja sama dengan UNRI,  Persatuan Masyarakat Riau Jakarta melalui Satgas Covid-19 PMRJ juga sudah melaksanakan pembagian bantuan sembako tahap pertama sebanyak 380 paket kepada mahasiswa/pelajar, warga Riau di Jakarta dan sekitarnya serta sejumlah kota di besar di Pulau Jawa. Dalam pekan ini, juga mulai didistribusikan bantuan tahap ke dua. 

“Kami berharap bisa meneruskan distribusi untuk meringankan perantau Riau terdampak Covid-19,” ujar Setri, yang juga alumni Universitas Riau ini. 

 

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) bekerja sama dengan Satuan Tugas Siaga Bencana Universitas Riau hari ini menyerahkan dua unit stasiun pencuci tangan (handwhaser station) yang akan ditempatkan di Pasar Dupa dan Pasar Bawah Pekanbaru.

Pembuatan alat yang diharapkan bisa mencegah mencegah penyebaran virus Covid-19 ini, merupakan kerja lanjutan antara paguyuban keluarga perantau asal Riau di Jakarta dengan universitas tertua di Bumi Lancang Kuning ini.

Ketua Harian Persatuan Masyarakat Riau Jakarta Setri Yasra mengatakan, kerja sama dengan Satgas Siaga Bencana UNRI ini merupakan salah satu bentuk peduli kampung halaman. Dengan pembuatan alat ini diharapkan pandemi Covid-19 yang sudah menjadi bencana nasional bisa ditahan penyebaran di Pekanbaru. 

“Kerja sama dengan Satgas Siaga Bencana UNRI ini diharapkan menjadi momentum membangun kesadaran bersama bahaya Covid-19,” kata Setri dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa, (18/5/2020) malam.

Sebelum pembuatan unit pencuci tangan ini, PMRJ juga telah menyokong kegiatan Satgas Siaga Bencana UNRI dengan memberikan bantuan alkohol sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer di sejumlah laboratorium kampus yang kemudian didistribusikan ke banyak tempat secara gratis, serta ikut memberi bantuan kepada mahasiswa UNRI yang terdampak Covid-19

Baca Juga:  Pemprov Riau Terima Bantuan 8500 APD dan 4800 Rapid Test

Ketua Satgas Siaga Bencana UNRI Iwantono mengatakan, dua unit stasiun pencuci tangan merupakan produksi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik UNRI. Sebelum ini, Satgas Siaga Bencana juga sudah menyerahkan dua unit statisun pencuci tangan yang ditempatkan di Pasar Pagi Arengka dan Pasar Selasa Panam, Pekanbaru.

“Alat ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung dan pedagang pasar-pasar tersebut,” kata Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNRI yang juga Wakil Rektor ini.

Iwantono mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat khususnya yang masih terpaksa harus ke pasar di tengah wabah Covid-19 dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sedang diberlakukan di Kota Pekanbaru. Alat ini juga diharapkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk membiasakan cuci tangan sesering mungkin. 

Baca Juga:  Kendaraan dari Malaysia Hanya Boleh Melintas di Riau

“Upaya ini sebagai salah satu cara mencegah penularan virus Covid-19,” ujarnya. 

Dia juga menambahkan bahwa selain kegiatan produksi dan distribusi handwasher station, hand sanitizer dan pembuatan masker kain, Satgas Unri juga melakukan kegiatan kampanye social distancing, serta penyemprotan disinfektan permukaan di seputaran kampus, fasilitas umum, dan pemukiman masyarakat. “Berbagai langkah ini sebagai wujud dari motto kampus: “Unri sebagai jantung hati masyarakat Riau,” kata Iwantono. 

Selain kerja sama dengan UNRI,  Persatuan Masyarakat Riau Jakarta melalui Satgas Covid-19 PMRJ juga sudah melaksanakan pembagian bantuan sembako tahap pertama sebanyak 380 paket kepada mahasiswa/pelajar, warga Riau di Jakarta dan sekitarnya serta sejumlah kota di besar di Pulau Jawa. Dalam pekan ini, juga mulai didistribusikan bantuan tahap ke dua. 

“Kami berharap bisa meneruskan distribusi untuk meringankan perantau Riau terdampak Covid-19,” ujar Setri, yang juga alumni Universitas Riau ini. 

 

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari