Senin, 7 April 2025
spot_img

Pengelolaan Blok Rokan, Tokoh Adat Melayu di Rohil Sampaikan Tuntutan

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh yang tergabung dalam majelis tinggi kerapatan Adat Melayu tiga kenegerian di Rokan Hilir (Rohil) bersama Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB), Rumpun Melayu Bersatu (RMB), dan sejumlah unsur menegaskan warkah berupa sembilan tuntutan menyongsong peralihan pengelolaan blok Rokan dari CPI ke Pertamina.

Matlumat itu dibacakan secara terbuka oleh ketua majelis tinggi Nasrudin Hasan didampingi sekretaris Zuhaifi ST dan segenap pengurus dari sejumlah unsur. Selanjutnya diserahkan kepada Bupati Rohil terpilih Afrizal Sintong dan Wabup H Sulaiman.

Adapun tuntutan itu diantaranya, menuntut hak kepada pemerintah untuk memberikan royalti untuk setiap barel migas dari hasil produksi yang dieksploitasi di Rohil.

Baca Juga:  Alat Rapid Test Bantuan Dijual Rp96 Juta

Meminta hak Kepada pemerintah untuk memberikan PI 2,5 kepada majelis tinggi dalam pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang terdapat di Kabupaten Rohil yang merupakan Wilayah Kenegerian Tanah Putih, Bangko, dan Kubu.

Berikutnya menuntut penempatan anak daerah terbaik menduduki komisaris dan struktur manajerial di PT Pertamina Hulu Rokan. Pelibatan dalam manajemen pengelolaan operasional.

"Memberikan kesempatan kerja seluasnyq dari anak daerah, memberikan PI 12 persen untuk daerah Rohil," baca Nasrudin Hasan.

Berikutnya meminta Pertamina memberikan sebagian pengelolaan sebagian ladang minyak, menuntut Pertamina agar dari 1300 ladang minyak, sebanyak 400 ladang minyak yang sudah mati diberikan pengelolaannya kepada BUMD Rohil untuk dikelola.

"Meminta kepada Pertamina dan rekanan kontraktor kerja agar berkantor di Rohil," katanya.

Baca Juga:  PWI Riau Gelar Berbagai Kegiatan Sempena HPN 2021

Bupati Rohil terpilih Afrizal Sintong menyampaikan terimakasih atas pandangan, tunjuk ajar dan Warkah yang telah disampaikan para tokoh melayu kepada dirinya. Apa yang disampaikan itu terangnya akan diteruskan dan siap diperjuangkan baik di tingkat propinsi hingg pusat.

"Kami siap memperjuangkan ini, sudah saatnya daerah mendapatkan hak yang sesuai dengan potensinya, jangan lagi dipandang sebelah mata," kata Afrizal.

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: Eka G Putra

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh yang tergabung dalam majelis tinggi kerapatan Adat Melayu tiga kenegerian di Rokan Hilir (Rohil) bersama Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB), Rumpun Melayu Bersatu (RMB), dan sejumlah unsur menegaskan warkah berupa sembilan tuntutan menyongsong peralihan pengelolaan blok Rokan dari CPI ke Pertamina.

Matlumat itu dibacakan secara terbuka oleh ketua majelis tinggi Nasrudin Hasan didampingi sekretaris Zuhaifi ST dan segenap pengurus dari sejumlah unsur. Selanjutnya diserahkan kepada Bupati Rohil terpilih Afrizal Sintong dan Wabup H Sulaiman.

Adapun tuntutan itu diantaranya, menuntut hak kepada pemerintah untuk memberikan royalti untuk setiap barel migas dari hasil produksi yang dieksploitasi di Rohil.

Baca Juga:  Pertemuan Warga Binaan dan Keluarga Melalui Video Call

Meminta hak Kepada pemerintah untuk memberikan PI 2,5 kepada majelis tinggi dalam pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang terdapat di Kabupaten Rohil yang merupakan Wilayah Kenegerian Tanah Putih, Bangko, dan Kubu.

Berikutnya menuntut penempatan anak daerah terbaik menduduki komisaris dan struktur manajerial di PT Pertamina Hulu Rokan. Pelibatan dalam manajemen pengelolaan operasional.

"Memberikan kesempatan kerja seluasnyq dari anak daerah, memberikan PI 12 persen untuk daerah Rohil," baca Nasrudin Hasan.

Berikutnya meminta Pertamina memberikan sebagian pengelolaan sebagian ladang minyak, menuntut Pertamina agar dari 1300 ladang minyak, sebanyak 400 ladang minyak yang sudah mati diberikan pengelolaannya kepada BUMD Rohil untuk dikelola.

"Meminta kepada Pertamina dan rekanan kontraktor kerja agar berkantor di Rohil," katanya.

Baca Juga:  Perusahaan Bakal Diwajibkan

Bupati Rohil terpilih Afrizal Sintong menyampaikan terimakasih atas pandangan, tunjuk ajar dan Warkah yang telah disampaikan para tokoh melayu kepada dirinya. Apa yang disampaikan itu terangnya akan diteruskan dan siap diperjuangkan baik di tingkat propinsi hingg pusat.

"Kami siap memperjuangkan ini, sudah saatnya daerah mendapatkan hak yang sesuai dengan potensinya, jangan lagi dipandang sebelah mata," kata Afrizal.

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pengelolaan Blok Rokan, Tokoh Adat Melayu di Rohil Sampaikan Tuntutan

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh yang tergabung dalam majelis tinggi kerapatan Adat Melayu tiga kenegerian di Rokan Hilir (Rohil) bersama Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB), Rumpun Melayu Bersatu (RMB), dan sejumlah unsur menegaskan warkah berupa sembilan tuntutan menyongsong peralihan pengelolaan blok Rokan dari CPI ke Pertamina.

Matlumat itu dibacakan secara terbuka oleh ketua majelis tinggi Nasrudin Hasan didampingi sekretaris Zuhaifi ST dan segenap pengurus dari sejumlah unsur. Selanjutnya diserahkan kepada Bupati Rohil terpilih Afrizal Sintong dan Wabup H Sulaiman.

Adapun tuntutan itu diantaranya, menuntut hak kepada pemerintah untuk memberikan royalti untuk setiap barel migas dari hasil produksi yang dieksploitasi di Rohil.

Baca Juga:  Pemprov Tutupi Hasil Tes Urine

Meminta hak Kepada pemerintah untuk memberikan PI 2,5 kepada majelis tinggi dalam pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang terdapat di Kabupaten Rohil yang merupakan Wilayah Kenegerian Tanah Putih, Bangko, dan Kubu.

Berikutnya menuntut penempatan anak daerah terbaik menduduki komisaris dan struktur manajerial di PT Pertamina Hulu Rokan. Pelibatan dalam manajemen pengelolaan operasional.

"Memberikan kesempatan kerja seluasnyq dari anak daerah, memberikan PI 12 persen untuk daerah Rohil," baca Nasrudin Hasan.

Berikutnya meminta Pertamina memberikan sebagian pengelolaan sebagian ladang minyak, menuntut Pertamina agar dari 1300 ladang minyak, sebanyak 400 ladang minyak yang sudah mati diberikan pengelolaannya kepada BUMD Rohil untuk dikelola.

"Meminta kepada Pertamina dan rekanan kontraktor kerja agar berkantor di Rohil," katanya.

Baca Juga:  KNPI Sebut DPRD Lemah, Dewan Tuding OPD Tidak Terbuka

Bupati Rohil terpilih Afrizal Sintong menyampaikan terimakasih atas pandangan, tunjuk ajar dan Warkah yang telah disampaikan para tokoh melayu kepada dirinya. Apa yang disampaikan itu terangnya akan diteruskan dan siap diperjuangkan baik di tingkat propinsi hingg pusat.

"Kami siap memperjuangkan ini, sudah saatnya daerah mendapatkan hak yang sesuai dengan potensinya, jangan lagi dipandang sebelah mata," kata Afrizal.

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: Eka G Putra

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh yang tergabung dalam majelis tinggi kerapatan Adat Melayu tiga kenegerian di Rokan Hilir (Rohil) bersama Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB), Rumpun Melayu Bersatu (RMB), dan sejumlah unsur menegaskan warkah berupa sembilan tuntutan menyongsong peralihan pengelolaan blok Rokan dari CPI ke Pertamina.

Matlumat itu dibacakan secara terbuka oleh ketua majelis tinggi Nasrudin Hasan didampingi sekretaris Zuhaifi ST dan segenap pengurus dari sejumlah unsur. Selanjutnya diserahkan kepada Bupati Rohil terpilih Afrizal Sintong dan Wabup H Sulaiman.

Adapun tuntutan itu diantaranya, menuntut hak kepada pemerintah untuk memberikan royalti untuk setiap barel migas dari hasil produksi yang dieksploitasi di Rohil.

Baca Juga:  PWI Riau Gelar Berbagai Kegiatan Sempena HPN 2021

Meminta hak Kepada pemerintah untuk memberikan PI 2,5 kepada majelis tinggi dalam pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang terdapat di Kabupaten Rohil yang merupakan Wilayah Kenegerian Tanah Putih, Bangko, dan Kubu.

Berikutnya menuntut penempatan anak daerah terbaik menduduki komisaris dan struktur manajerial di PT Pertamina Hulu Rokan. Pelibatan dalam manajemen pengelolaan operasional.

"Memberikan kesempatan kerja seluasnyq dari anak daerah, memberikan PI 12 persen untuk daerah Rohil," baca Nasrudin Hasan.

Berikutnya meminta Pertamina memberikan sebagian pengelolaan sebagian ladang minyak, menuntut Pertamina agar dari 1300 ladang minyak, sebanyak 400 ladang minyak yang sudah mati diberikan pengelolaannya kepada BUMD Rohil untuk dikelola.

"Meminta kepada Pertamina dan rekanan kontraktor kerja agar berkantor di Rohil," katanya.

Baca Juga:  Penghapusan Denda Pajak hingga 9 November

Bupati Rohil terpilih Afrizal Sintong menyampaikan terimakasih atas pandangan, tunjuk ajar dan Warkah yang telah disampaikan para tokoh melayu kepada dirinya. Apa yang disampaikan itu terangnya akan diteruskan dan siap diperjuangkan baik di tingkat propinsi hingg pusat.

"Kami siap memperjuangkan ini, sudah saatnya daerah mendapatkan hak yang sesuai dengan potensinya, jangan lagi dipandang sebelah mata," kata Afrizal.

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari