Minggu, 6 April 2025
spot_img

Jalur Hulu Kuantan “Kuasai” Tepian Teluk Bayur

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Pacu jalur ajang ujicoba memperebutkan piala bergilir Drs H Mursini MSi sudah selesai, Sabtu (13/7) sore. Masyarakat sudah mengetahui para pemenang. Tujuh jalur yang masih tersisa dihari final, empatnya adalah berasal dari Kecamatan Hulu Kuantan, yaitu Pendekar Hulu Bukik Tabandang Raja Ponsel Desa Lubuk Ambacang, Palimo Olang Putie Raja Ponsel, Desa Sungai Alah, Singa Kuantan Track Kuansing, Desa Sungai Pinang dan jalur Bintang Emas Cahaya Intan dari Desa Tanjung

Sedangkan tiga jalur sisanya, masing-masing, jalur Siluman Buaya Danau dari Desa Sitorajo dan jalur Panglimo Rajo desa Simpangtiga, berasal dari Kecamatan Kuantan Tengah. Satu lagi jalur Toduang Biso Rimbo Piako, Desa Pebaun Hilir berasal dari Kecamatan Kuantan Mudik.

Baca Juga:  Desak Kejati Usut Dugaan Korupsi di Pemko Pekanbaru

Setelah tujuh jalur tersebut saling berhadapan, empat jalur, masing-masing jalur Palimo Olang Putie Raja Ponsel, Singa Kuantan Track Kuansing, Bintang Emas Cahaya Intan dan Panglimo Rajo masuk ke semifinal setelah menumbangkan lawan-lawanya.

Dari empat jalur tersebut, Palimo Olang Putie berhadapan dengan Bintang Emas, sedangkan Singa Kuantan bertemu dengan Panglimo Rajo. Dari petemuan tersebut, Jalur Palimo Olang Putie masuk final dengan rivalnya Singa Kuantan.

Dari pertemuan itu, maka jalur Palimo Olang Putie berhak membawa piala bergilir Mursini. Dan Singa Kuantan harus puas diposisi kedua. Sedangkan Bintang Emas diposisi tiga, Panglimo Rajo diperingkat empat. Menyusul jalur Siluman Buayo Danau, Pendekar Hulu Bukik Tabandang dan Toduang Biso diperingkat 5,6 dan 7.

Baca Juga:  LPMK Harus Mampu Jadi Corong Masyarakat

Dengan demikian, jalur kecamatan Hulu Kuantan menguasai Tepian Teluk Bayur Kecamatan Gunung Toar peringkat 1,2,3 dan peringkat 6. Sedangkan Kecamatan Gunung Toar sebagai tuan rumah tidak satupun menyisakan perwakilannya dihari final.

Salah seorang pengamat pacu jalur, Darwis, sudah mewanti-wanti sebelumnya bahwa tahun 2019, Kecamatan Hulu Kuantan menjadi ancaman besar di Tepian Narosa nanti.
   
"Saya melihat, ada kekuatan baru di Hulu Kuantan. Ada jalur Siligi Biso Pulau Kiambang, ditambah lagi jalur Pendekar Hulu yang sudah mulai bangkit kembali. Itu tidak termasuk jalur Sang Ratu Helmina yang selalu menjadi momok bagi jalur-jalur kecamatan lain," ujar Darwis. (yas)

 

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Pacu jalur ajang ujicoba memperebutkan piala bergilir Drs H Mursini MSi sudah selesai, Sabtu (13/7) sore. Masyarakat sudah mengetahui para pemenang. Tujuh jalur yang masih tersisa dihari final, empatnya adalah berasal dari Kecamatan Hulu Kuantan, yaitu Pendekar Hulu Bukik Tabandang Raja Ponsel Desa Lubuk Ambacang, Palimo Olang Putie Raja Ponsel, Desa Sungai Alah, Singa Kuantan Track Kuansing, Desa Sungai Pinang dan jalur Bintang Emas Cahaya Intan dari Desa Tanjung

Sedangkan tiga jalur sisanya, masing-masing, jalur Siluman Buaya Danau dari Desa Sitorajo dan jalur Panglimo Rajo desa Simpangtiga, berasal dari Kecamatan Kuantan Tengah. Satu lagi jalur Toduang Biso Rimbo Piako, Desa Pebaun Hilir berasal dari Kecamatan Kuantan Mudik.

Baca Juga:  LPMK Harus Mampu Jadi Corong Masyarakat

Setelah tujuh jalur tersebut saling berhadapan, empat jalur, masing-masing jalur Palimo Olang Putie Raja Ponsel, Singa Kuantan Track Kuansing, Bintang Emas Cahaya Intan dan Panglimo Rajo masuk ke semifinal setelah menumbangkan lawan-lawanya.

Dari empat jalur tersebut, Palimo Olang Putie berhadapan dengan Bintang Emas, sedangkan Singa Kuantan bertemu dengan Panglimo Rajo. Dari petemuan tersebut, Jalur Palimo Olang Putie masuk final dengan rivalnya Singa Kuantan.

Dari pertemuan itu, maka jalur Palimo Olang Putie berhak membawa piala bergilir Mursini. Dan Singa Kuantan harus puas diposisi kedua. Sedangkan Bintang Emas diposisi tiga, Panglimo Rajo diperingkat empat. Menyusul jalur Siluman Buayo Danau, Pendekar Hulu Bukik Tabandang dan Toduang Biso diperingkat 5,6 dan 7.

Baca Juga:  Usai Salat Subuh, JCH Menuju Makkah

Dengan demikian, jalur kecamatan Hulu Kuantan menguasai Tepian Teluk Bayur Kecamatan Gunung Toar peringkat 1,2,3 dan peringkat 6. Sedangkan Kecamatan Gunung Toar sebagai tuan rumah tidak satupun menyisakan perwakilannya dihari final.

Salah seorang pengamat pacu jalur, Darwis, sudah mewanti-wanti sebelumnya bahwa tahun 2019, Kecamatan Hulu Kuantan menjadi ancaman besar di Tepian Narosa nanti.
   
"Saya melihat, ada kekuatan baru di Hulu Kuantan. Ada jalur Siligi Biso Pulau Kiambang, ditambah lagi jalur Pendekar Hulu yang sudah mulai bangkit kembali. Itu tidak termasuk jalur Sang Ratu Helmina yang selalu menjadi momok bagi jalur-jalur kecamatan lain," ujar Darwis. (yas)

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jalur Hulu Kuantan “Kuasai” Tepian Teluk Bayur

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Pacu jalur ajang ujicoba memperebutkan piala bergilir Drs H Mursini MSi sudah selesai, Sabtu (13/7) sore. Masyarakat sudah mengetahui para pemenang. Tujuh jalur yang masih tersisa dihari final, empatnya adalah berasal dari Kecamatan Hulu Kuantan, yaitu Pendekar Hulu Bukik Tabandang Raja Ponsel Desa Lubuk Ambacang, Palimo Olang Putie Raja Ponsel, Desa Sungai Alah, Singa Kuantan Track Kuansing, Desa Sungai Pinang dan jalur Bintang Emas Cahaya Intan dari Desa Tanjung

Sedangkan tiga jalur sisanya, masing-masing, jalur Siluman Buaya Danau dari Desa Sitorajo dan jalur Panglimo Rajo desa Simpangtiga, berasal dari Kecamatan Kuantan Tengah. Satu lagi jalur Toduang Biso Rimbo Piako, Desa Pebaun Hilir berasal dari Kecamatan Kuantan Mudik.

Baca Juga:  Desak Kejati Usut Dugaan Korupsi di Pemko Pekanbaru

Setelah tujuh jalur tersebut saling berhadapan, empat jalur, masing-masing jalur Palimo Olang Putie Raja Ponsel, Singa Kuantan Track Kuansing, Bintang Emas Cahaya Intan dan Panglimo Rajo masuk ke semifinal setelah menumbangkan lawan-lawanya.

Dari empat jalur tersebut, Palimo Olang Putie berhadapan dengan Bintang Emas, sedangkan Singa Kuantan bertemu dengan Panglimo Rajo. Dari petemuan tersebut, Jalur Palimo Olang Putie masuk final dengan rivalnya Singa Kuantan.

Dari pertemuan itu, maka jalur Palimo Olang Putie berhak membawa piala bergilir Mursini. Dan Singa Kuantan harus puas diposisi kedua. Sedangkan Bintang Emas diposisi tiga, Panglimo Rajo diperingkat empat. Menyusul jalur Siluman Buayo Danau, Pendekar Hulu Bukik Tabandang dan Toduang Biso diperingkat 5,6 dan 7.

Baca Juga:  Usai Salat Subuh, JCH Menuju Makkah

Dengan demikian, jalur kecamatan Hulu Kuantan menguasai Tepian Teluk Bayur Kecamatan Gunung Toar peringkat 1,2,3 dan peringkat 6. Sedangkan Kecamatan Gunung Toar sebagai tuan rumah tidak satupun menyisakan perwakilannya dihari final.

Salah seorang pengamat pacu jalur, Darwis, sudah mewanti-wanti sebelumnya bahwa tahun 2019, Kecamatan Hulu Kuantan menjadi ancaman besar di Tepian Narosa nanti.
   
"Saya melihat, ada kekuatan baru di Hulu Kuantan. Ada jalur Siligi Biso Pulau Kiambang, ditambah lagi jalur Pendekar Hulu yang sudah mulai bangkit kembali. Itu tidak termasuk jalur Sang Ratu Helmina yang selalu menjadi momok bagi jalur-jalur kecamatan lain," ujar Darwis. (yas)

 

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Pacu jalur ajang ujicoba memperebutkan piala bergilir Drs H Mursini MSi sudah selesai, Sabtu (13/7) sore. Masyarakat sudah mengetahui para pemenang. Tujuh jalur yang masih tersisa dihari final, empatnya adalah berasal dari Kecamatan Hulu Kuantan, yaitu Pendekar Hulu Bukik Tabandang Raja Ponsel Desa Lubuk Ambacang, Palimo Olang Putie Raja Ponsel, Desa Sungai Alah, Singa Kuantan Track Kuansing, Desa Sungai Pinang dan jalur Bintang Emas Cahaya Intan dari Desa Tanjung

Sedangkan tiga jalur sisanya, masing-masing, jalur Siluman Buaya Danau dari Desa Sitorajo dan jalur Panglimo Rajo desa Simpangtiga, berasal dari Kecamatan Kuantan Tengah. Satu lagi jalur Toduang Biso Rimbo Piako, Desa Pebaun Hilir berasal dari Kecamatan Kuantan Mudik.

Baca Juga:  Tiga Calon Rektor Unri Sudah Ditetapkan

Setelah tujuh jalur tersebut saling berhadapan, empat jalur, masing-masing jalur Palimo Olang Putie Raja Ponsel, Singa Kuantan Track Kuansing, Bintang Emas Cahaya Intan dan Panglimo Rajo masuk ke semifinal setelah menumbangkan lawan-lawanya.

Dari empat jalur tersebut, Palimo Olang Putie berhadapan dengan Bintang Emas, sedangkan Singa Kuantan bertemu dengan Panglimo Rajo. Dari petemuan tersebut, Jalur Palimo Olang Putie masuk final dengan rivalnya Singa Kuantan.

Dari pertemuan itu, maka jalur Palimo Olang Putie berhak membawa piala bergilir Mursini. Dan Singa Kuantan harus puas diposisi kedua. Sedangkan Bintang Emas diposisi tiga, Panglimo Rajo diperingkat empat. Menyusul jalur Siluman Buayo Danau, Pendekar Hulu Bukik Tabandang dan Toduang Biso diperingkat 5,6 dan 7.

Baca Juga:  1.277 Personel Polda Riau Dapat Pangkat Baru

Dengan demikian, jalur kecamatan Hulu Kuantan menguasai Tepian Teluk Bayur Kecamatan Gunung Toar peringkat 1,2,3 dan peringkat 6. Sedangkan Kecamatan Gunung Toar sebagai tuan rumah tidak satupun menyisakan perwakilannya dihari final.

Salah seorang pengamat pacu jalur, Darwis, sudah mewanti-wanti sebelumnya bahwa tahun 2019, Kecamatan Hulu Kuantan menjadi ancaman besar di Tepian Narosa nanti.
   
"Saya melihat, ada kekuatan baru di Hulu Kuantan. Ada jalur Siligi Biso Pulau Kiambang, ditambah lagi jalur Pendekar Hulu yang sudah mulai bangkit kembali. Itu tidak termasuk jalur Sang Ratu Helmina yang selalu menjadi momok bagi jalur-jalur kecamatan lain," ujar Darwis. (yas)

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari