Senin, 5 Januari 2026
spot_img
spot_img

Di Inhu Karhutla Masih Terjadi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Karhutla di areal eks PT Surya Buana Bersama (SBB) di Kecamatan Kuala Cenaku, Indragiri Hulu (Inhu) masih saja terjadi. Sementara luas areal yang terbakar sudah mencapai ratusan hektare. Parahnya lagi, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut.

"Pemadaman sejak akhir pekan lalu hingga saat ini masih berlangsung," ujar Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Aipda Misran, Selasa (13/8).

Upaya pemadaman karhutla di Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku itu dilakukan bersama dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD, Satpol PP dan lainnya. Hanya saja hingga saat ini masih muncul api dan asap. Pola pemadaman yang dilakukan saat ini, membuat blok di sekitar areal yang terbakar.

Baca Juga:  LLDIKTI Wilayah X Rekomendasikan STIKes Hang Tuah Pekanbaru

"Kalau pemadaman dengan sistem mengejar titik api, tidak mungkin dilakukan. Karena luasan areal yang terbakar sudah cukup luas," ungkapnya.

Sementara di Rokan Hilir (Rohil) karhutla masih terjadi di sejumlah kecamatan. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil Irawan SE terdapat sejumlah kecamatan yang selalu terjadi karhutla setiap tahun. Di antaranya Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu, Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan, Pekaitan, Rimba Melintang, dan Bangko.

"Kendati masih terjadi karhutla namun dibandingkan tahun lalu luas lahan yang terbakar mengalami penurunan drastis," kata Irawan.

Ia menerangkan terhitung dari Januari sampai Agustus luas lahan terbakar ditaksir 890-900 ha lebih, sementara untuk periode waktu yang sama pada 2018 lalu luas lahan yang terbakar mencapai 2.000 ha.

Baca Juga:  Sekolah Tatap Muka Masih Sangat Berisiko

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Karhutla di areal eks PT Surya Buana Bersama (SBB) di Kecamatan Kuala Cenaku, Indragiri Hulu (Inhu) masih saja terjadi. Sementara luas areal yang terbakar sudah mencapai ratusan hektare. Parahnya lagi, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut.

"Pemadaman sejak akhir pekan lalu hingga saat ini masih berlangsung," ujar Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Aipda Misran, Selasa (13/8).

Upaya pemadaman karhutla di Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku itu dilakukan bersama dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD, Satpol PP dan lainnya. Hanya saja hingga saat ini masih muncul api dan asap. Pola pemadaman yang dilakukan saat ini, membuat blok di sekitar areal yang terbakar.

Baca Juga:  Aklamasi, Taufik Hidayat ’’Atan Lasak’’ Ketua Umum DKR

"Kalau pemadaman dengan sistem mengejar titik api, tidak mungkin dilakukan. Karena luasan areal yang terbakar sudah cukup luas," ungkapnya.

Sementara di Rokan Hilir (Rohil) karhutla masih terjadi di sejumlah kecamatan. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil Irawan SE terdapat sejumlah kecamatan yang selalu terjadi karhutla setiap tahun. Di antaranya Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu, Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan, Pekaitan, Rimba Melintang, dan Bangko.

- Advertisement -

"Kendati masih terjadi karhutla namun dibandingkan tahun lalu luas lahan yang terbakar mengalami penurunan drastis," kata Irawan.

Ia menerangkan terhitung dari Januari sampai Agustus luas lahan terbakar ditaksir 890-900 ha lebih, sementara untuk periode waktu yang sama pada 2018 lalu luas lahan yang terbakar mencapai 2.000 ha.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tahun Ini, Jembatan Bukit Kauman-Pebaun Dibangun

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Karhutla di areal eks PT Surya Buana Bersama (SBB) di Kecamatan Kuala Cenaku, Indragiri Hulu (Inhu) masih saja terjadi. Sementara luas areal yang terbakar sudah mencapai ratusan hektare. Parahnya lagi, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut.

"Pemadaman sejak akhir pekan lalu hingga saat ini masih berlangsung," ujar Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Aipda Misran, Selasa (13/8).

Upaya pemadaman karhutla di Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku itu dilakukan bersama dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD, Satpol PP dan lainnya. Hanya saja hingga saat ini masih muncul api dan asap. Pola pemadaman yang dilakukan saat ini, membuat blok di sekitar areal yang terbakar.

Baca Juga:  Bedah Buku dan Temu Kangen Kagama Riau Berlangsung Menarik

"Kalau pemadaman dengan sistem mengejar titik api, tidak mungkin dilakukan. Karena luasan areal yang terbakar sudah cukup luas," ungkapnya.

Sementara di Rokan Hilir (Rohil) karhutla masih terjadi di sejumlah kecamatan. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil Irawan SE terdapat sejumlah kecamatan yang selalu terjadi karhutla setiap tahun. Di antaranya Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu, Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan, Pekaitan, Rimba Melintang, dan Bangko.

"Kendati masih terjadi karhutla namun dibandingkan tahun lalu luas lahan yang terbakar mengalami penurunan drastis," kata Irawan.

Ia menerangkan terhitung dari Januari sampai Agustus luas lahan terbakar ditaksir 890-900 ha lebih, sementara untuk periode waktu yang sama pada 2018 lalu luas lahan yang terbakar mencapai 2.000 ha.

Baca Juga:  Tahun Ini, Jembatan Bukit Kauman-Pebaun Dibangun

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari