Selasa, 10 Maret 2026
- Advertisement -

Di Inhu Karhutla Masih Terjadi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Karhutla di areal eks PT Surya Buana Bersama (SBB) di Kecamatan Kuala Cenaku, Indragiri Hulu (Inhu) masih saja terjadi. Sementara luas areal yang terbakar sudah mencapai ratusan hektare. Parahnya lagi, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut.

"Pemadaman sejak akhir pekan lalu hingga saat ini masih berlangsung," ujar Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Aipda Misran, Selasa (13/8).

Upaya pemadaman karhutla di Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku itu dilakukan bersama dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD, Satpol PP dan lainnya. Hanya saja hingga saat ini masih muncul api dan asap. Pola pemadaman yang dilakukan saat ini, membuat blok di sekitar areal yang terbakar.

Baca Juga:  Pengemudi Ditemukan Tewas dalam Mobil

"Kalau pemadaman dengan sistem mengejar titik api, tidak mungkin dilakukan. Karena luasan areal yang terbakar sudah cukup luas," ungkapnya.

Sementara di Rokan Hilir (Rohil) karhutla masih terjadi di sejumlah kecamatan. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil Irawan SE terdapat sejumlah kecamatan yang selalu terjadi karhutla setiap tahun. Di antaranya Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu, Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan, Pekaitan, Rimba Melintang, dan Bangko.

"Kendati masih terjadi karhutla namun dibandingkan tahun lalu luas lahan yang terbakar mengalami penurunan drastis," kata Irawan.

Ia menerangkan terhitung dari Januari sampai Agustus luas lahan terbakar ditaksir 890-900 ha lebih, sementara untuk periode waktu yang sama pada 2018 lalu luas lahan yang terbakar mencapai 2.000 ha.

Baca Juga:  Menteri LH Apresiasi Langkah PTPN IV Regional III Dukung Satgas Karhutla di Rohil

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Karhutla di areal eks PT Surya Buana Bersama (SBB) di Kecamatan Kuala Cenaku, Indragiri Hulu (Inhu) masih saja terjadi. Sementara luas areal yang terbakar sudah mencapai ratusan hektare. Parahnya lagi, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut.

"Pemadaman sejak akhir pekan lalu hingga saat ini masih berlangsung," ujar Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Aipda Misran, Selasa (13/8).

Upaya pemadaman karhutla di Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku itu dilakukan bersama dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD, Satpol PP dan lainnya. Hanya saja hingga saat ini masih muncul api dan asap. Pola pemadaman yang dilakukan saat ini, membuat blok di sekitar areal yang terbakar.

Baca Juga:  Tuntut Ketegasan Kampus, Massa Mahasiswa Unri Bermalam di Rektorat

"Kalau pemadaman dengan sistem mengejar titik api, tidak mungkin dilakukan. Karena luasan areal yang terbakar sudah cukup luas," ungkapnya.

Sementara di Rokan Hilir (Rohil) karhutla masih terjadi di sejumlah kecamatan. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil Irawan SE terdapat sejumlah kecamatan yang selalu terjadi karhutla setiap tahun. Di antaranya Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu, Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan, Pekaitan, Rimba Melintang, dan Bangko.

- Advertisement -

"Kendati masih terjadi karhutla namun dibandingkan tahun lalu luas lahan yang terbakar mengalami penurunan drastis," kata Irawan.

Ia menerangkan terhitung dari Januari sampai Agustus luas lahan terbakar ditaksir 890-900 ha lebih, sementara untuk periode waktu yang sama pada 2018 lalu luas lahan yang terbakar mencapai 2.000 ha.

- Advertisement -
Baca Juga:  BKSDA Riau dan DPKP Pekanbaru Cegah Perdagangan Hewan

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Karhutla di areal eks PT Surya Buana Bersama (SBB) di Kecamatan Kuala Cenaku, Indragiri Hulu (Inhu) masih saja terjadi. Sementara luas areal yang terbakar sudah mencapai ratusan hektare. Parahnya lagi, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut.

"Pemadaman sejak akhir pekan lalu hingga saat ini masih berlangsung," ujar Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Aipda Misran, Selasa (13/8).

Upaya pemadaman karhutla di Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku itu dilakukan bersama dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD, Satpol PP dan lainnya. Hanya saja hingga saat ini masih muncul api dan asap. Pola pemadaman yang dilakukan saat ini, membuat blok di sekitar areal yang terbakar.

Baca Juga:  Rusli Zainal Sempat Grogi Sampaikan Sambutan di Depan Keluarga

"Kalau pemadaman dengan sistem mengejar titik api, tidak mungkin dilakukan. Karena luasan areal yang terbakar sudah cukup luas," ungkapnya.

Sementara di Rokan Hilir (Rohil) karhutla masih terjadi di sejumlah kecamatan. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil Irawan SE terdapat sejumlah kecamatan yang selalu terjadi karhutla setiap tahun. Di antaranya Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu, Tanah Putih, Tanah Putih Tanjung Melawan, Pekaitan, Rimba Melintang, dan Bangko.

"Kendati masih terjadi karhutla namun dibandingkan tahun lalu luas lahan yang terbakar mengalami penurunan drastis," kata Irawan.

Ia menerangkan terhitung dari Januari sampai Agustus luas lahan terbakar ditaksir 890-900 ha lebih, sementara untuk periode waktu yang sama pada 2018 lalu luas lahan yang terbakar mencapai 2.000 ha.

Baca Juga:  Dua Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Masih Dibuka, Warga Sepanjang Sungai Kampar Diminta Waspada

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari