Minggu, 22 Maret 2026
- Advertisement -

Setiap JCH Kantongi Living Cost 1.500 Riyal

(RIAUPOS.CO) — Setelah menginap satu malam di salah satu hotel di Pekanbaru, rombongan Jamaah Calon Haji (JCH) Rokan Hilir dipindahkan ke Embarkasi Haji Antara, Kamis (11/7) pagi. Sebanyak 231 JCH Rohil tersebut dibagi dalam beberapa rombongan.

Seusai sarapan, di bawah pengarahan pihak panitia para jamaah dipersilahkan memasuki bus untuk menuju ke asrama Embarkasi Haji Antara Riau di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru.

“Kami mohon agar ketua regu, ketua rombongan dapat mengawasi untuk pemindahan ini dengan baik. Hitung seluruh anggota rombongan, kalau ada yang belum lengkap cari lagi,” pesan Kamenag Rohil H Agustiar SAg.

 Tujuh bus berangkat dan tiba di Embarkasi Haji Antara sekitar pukul 09.00 WIB. Di ruangan kedatangan asrama, para JCH dikumpulkan untuk menerima penjelasan dari panitia mengenai keberadaan asrama dan penempatan. Bergabung dengan JCH dari Kabupaten Kampar, dilaksanakan di ruangan penyambutan ini untuk pemeriksaan kesehatan, penyerahan gelang, living cost serta pembagian nomor kamar.

Baca Juga:  Tagihan RS Rujukan Covid-19 di Riau Segera Dibayarkan

Besaran uang living cost, sebanyak 1.500 Riyal setara Rp6 juta. Panitia penyelenggara memberikan pengarahan kepada seluruh JCH untuk dapat disikapi dan dipatuhi selama berada di lingkungan asrama Embarkasi Haji Antara Riau. Beberapa hal yang ditekankan kepada JCH selama di asrama tidak diperkenankan lagi keluar lingkungan karena akan menyulitkan untuk pendataan.

“Jika ada yang ingin bertemu, silakan temui di luar saja tapi tamu tak diperkenankan masuk. Begitu juga tidak boleh ada titipan makanan atau oleh-oleh yang masuk ke asrama. Para JCH diminta memanfaatkan waktu untuk istirahat,” katanya.

Sementara sorenya (kemarin, red) yang telah ditunjuk sebagai Ketua Rombongan (Karom) maupun Ketua Regu (Karu) akan berkumpul di musala asrama guna mempersamakan persepsi untuk mendukung pelayanan bagi jamaah.

Baca Juga:  2.757 Murid SD Sederajat Perawang Lulus

Menurut Agustiar, jika tak ada perubahan setelah di asrama, dan mendapatkan perlengkapan yang diperlukan para JCH akan menunggu untuk proses pelepasan dari asrama menuju bandara. Untuk prosesi acara pelepasan akan dipimpin Bupati H Suyatno AMp yang diagendakan mulai pukul 00.00 WIB dini hari, Kamis (12/7).(adv)

(RIAUPOS.CO) — Setelah menginap satu malam di salah satu hotel di Pekanbaru, rombongan Jamaah Calon Haji (JCH) Rokan Hilir dipindahkan ke Embarkasi Haji Antara, Kamis (11/7) pagi. Sebanyak 231 JCH Rohil tersebut dibagi dalam beberapa rombongan.

Seusai sarapan, di bawah pengarahan pihak panitia para jamaah dipersilahkan memasuki bus untuk menuju ke asrama Embarkasi Haji Antara Riau di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru.

“Kami mohon agar ketua regu, ketua rombongan dapat mengawasi untuk pemindahan ini dengan baik. Hitung seluruh anggota rombongan, kalau ada yang belum lengkap cari lagi,” pesan Kamenag Rohil H Agustiar SAg.

 Tujuh bus berangkat dan tiba di Embarkasi Haji Antara sekitar pukul 09.00 WIB. Di ruangan kedatangan asrama, para JCH dikumpulkan untuk menerima penjelasan dari panitia mengenai keberadaan asrama dan penempatan. Bergabung dengan JCH dari Kabupaten Kampar, dilaksanakan di ruangan penyambutan ini untuk pemeriksaan kesehatan, penyerahan gelang, living cost serta pembagian nomor kamar.

Baca Juga:  Penegakan Hukum Karhutla Jadi Perhatian Ombudsman

Besaran uang living cost, sebanyak 1.500 Riyal setara Rp6 juta. Panitia penyelenggara memberikan pengarahan kepada seluruh JCH untuk dapat disikapi dan dipatuhi selama berada di lingkungan asrama Embarkasi Haji Antara Riau. Beberapa hal yang ditekankan kepada JCH selama di asrama tidak diperkenankan lagi keluar lingkungan karena akan menyulitkan untuk pendataan.

- Advertisement -

“Jika ada yang ingin bertemu, silakan temui di luar saja tapi tamu tak diperkenankan masuk. Begitu juga tidak boleh ada titipan makanan atau oleh-oleh yang masuk ke asrama. Para JCH diminta memanfaatkan waktu untuk istirahat,” katanya.

Sementara sorenya (kemarin, red) yang telah ditunjuk sebagai Ketua Rombongan (Karom) maupun Ketua Regu (Karu) akan berkumpul di musala asrama guna mempersamakan persepsi untuk mendukung pelayanan bagi jamaah.

- Advertisement -
Baca Juga:  Organisasi Perempuan Se-Inhu Gelar Bazar Ramadan

Menurut Agustiar, jika tak ada perubahan setelah di asrama, dan mendapatkan perlengkapan yang diperlukan para JCH akan menunggu untuk proses pelepasan dari asrama menuju bandara. Untuk prosesi acara pelepasan akan dipimpin Bupati H Suyatno AMp yang diagendakan mulai pukul 00.00 WIB dini hari, Kamis (12/7).(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — Setelah menginap satu malam di salah satu hotel di Pekanbaru, rombongan Jamaah Calon Haji (JCH) Rokan Hilir dipindahkan ke Embarkasi Haji Antara, Kamis (11/7) pagi. Sebanyak 231 JCH Rohil tersebut dibagi dalam beberapa rombongan.

Seusai sarapan, di bawah pengarahan pihak panitia para jamaah dipersilahkan memasuki bus untuk menuju ke asrama Embarkasi Haji Antara Riau di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru.

“Kami mohon agar ketua regu, ketua rombongan dapat mengawasi untuk pemindahan ini dengan baik. Hitung seluruh anggota rombongan, kalau ada yang belum lengkap cari lagi,” pesan Kamenag Rohil H Agustiar SAg.

 Tujuh bus berangkat dan tiba di Embarkasi Haji Antara sekitar pukul 09.00 WIB. Di ruangan kedatangan asrama, para JCH dikumpulkan untuk menerima penjelasan dari panitia mengenai keberadaan asrama dan penempatan. Bergabung dengan JCH dari Kabupaten Kampar, dilaksanakan di ruangan penyambutan ini untuk pemeriksaan kesehatan, penyerahan gelang, living cost serta pembagian nomor kamar.

Baca Juga:  Hari Ini Kasus Baru di Riau Bertambah 169 orang, Pasien Meninggal Nihil

Besaran uang living cost, sebanyak 1.500 Riyal setara Rp6 juta. Panitia penyelenggara memberikan pengarahan kepada seluruh JCH untuk dapat disikapi dan dipatuhi selama berada di lingkungan asrama Embarkasi Haji Antara Riau. Beberapa hal yang ditekankan kepada JCH selama di asrama tidak diperkenankan lagi keluar lingkungan karena akan menyulitkan untuk pendataan.

“Jika ada yang ingin bertemu, silakan temui di luar saja tapi tamu tak diperkenankan masuk. Begitu juga tidak boleh ada titipan makanan atau oleh-oleh yang masuk ke asrama. Para JCH diminta memanfaatkan waktu untuk istirahat,” katanya.

Sementara sorenya (kemarin, red) yang telah ditunjuk sebagai Ketua Rombongan (Karom) maupun Ketua Regu (Karu) akan berkumpul di musala asrama guna mempersamakan persepsi untuk mendukung pelayanan bagi jamaah.

Baca Juga:  Sekolah Tatap Muka Harus Sesuai Prokes

Menurut Agustiar, jika tak ada perubahan setelah di asrama, dan mendapatkan perlengkapan yang diperlukan para JCH akan menunggu untuk proses pelepasan dari asrama menuju bandara. Untuk prosesi acara pelepasan akan dipimpin Bupati H Suyatno AMp yang diagendakan mulai pukul 00.00 WIB dini hari, Kamis (12/7).(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari