Jumat, 4 April 2025
spot_img

Sambut Idul Fitri, PLN Riau dan Kepri Jamin Tak Ada Pemadaman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Guna memastikan keandalan pasokan listrik selama Idul Fitri 1442 Hijriah, PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) menyiagakan 1.402 personel terdiri pegawai dan pelayanan teknik terhitung mulai 6 hingga  23 Mei mendatang. 

General Manager PLN UIWRKR Hartono menyampaikan, selama masa siaga para personel difasilitasi dengan peralatan lengkap menyiapkan 118 Posko,136 Unit mobil, 84 Unit sepeda motor, 9 Unit crane, 4 Unit truk, 12 Unit Genset Mobile dan 20 Unit Gardu Bergerak (UGB) keseluruh daerah layanan, terutama di 89 lokasi prioritas. 

Hartono menuturkan, di masa siaga petugas dilarang melakukan pemeliharaan jaringan listrik kecuali darurat. Hal ini sebagai langkah memastikan pasokan listrik aman dan tidak ada pemadaman. 

"Pada kondisi ini, kami minta petugas tidak melakukan pemeliharaan yang bisa menyebabkan pemadaman. Pemeliharaan yang butuh pemadaman bisa dilakukan dalam kondisi emergency. Harapan kami dengan tidak adanya pemadaman maka seluruh pelanggan bisa menjalankan ibadah dengan nyaman,” ujarnya, Rabu (12/5). 

Baca Juga:  Riau Daerah Rawan Banjir

Ia memaparkan, kondisi saat ini jumlah pelanggan PLN di Riau dan Kepulauan Riau mencapai 2.192.484 pelanggan  dengan beban puncak sebesar 929 MW yang distribusikan melalui jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 17.282 kms, gardu distribusi sebanyak 15.537 unit, dan jaringantegangan rendah (JTR) sepanjang 28.611 kMS. 

Hartono berpesan kepada semua petugas dalam menjalankan tugas tidak boleh lengah tetap menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Kami meminta para petugas jangan lengah karena pandemi belum berakhir. Dalam bertugas mereka harus tetap mematuhi protokol Covid-19,” harapnya. 

Pada kesempatan itu, Hartono juga mengajak seluruh pelanggan PLN Pasca Bayar agar selalu  disiplin dan taat dalam membayar tagihan Rekening Listrik sebelum batas akhir pembayaran Tanggal 20 setiap Bulan. 

Baca Juga:  Serahkan Bantuan Dana dan Sembako

"Hal ini agar terhindar dari pemutusan Aliran Listrik, apalagi pembayaran saat ini sangat mudah dilakukan bisa dimana saja melalui Aplikasi PLN Mobile, ATM, EComerce, Mobile Banking serta PPOB tersebar" imbau Hartono. 

Bagi pelanggan PLN yang mengalami gangguan listrik bisa melapor melalui telepon dengan menghubungi Contact Center 123 bagi pengguna HP dengan menambahkan (Kode Area)+123 dan bisa juga melalui Aplikasi PLN Mobile yang sudah tersedia di Google Play dan App Store. "Silahkan diunduh dan registrasi, banyak layanan yang bisa didapatkan dari PLN Mobile untuk kemudahan bagi pelanggan," ajaknya. 
 

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Guna memastikan keandalan pasokan listrik selama Idul Fitri 1442 Hijriah, PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) menyiagakan 1.402 personel terdiri pegawai dan pelayanan teknik terhitung mulai 6 hingga  23 Mei mendatang. 

General Manager PLN UIWRKR Hartono menyampaikan, selama masa siaga para personel difasilitasi dengan peralatan lengkap menyiapkan 118 Posko,136 Unit mobil, 84 Unit sepeda motor, 9 Unit crane, 4 Unit truk, 12 Unit Genset Mobile dan 20 Unit Gardu Bergerak (UGB) keseluruh daerah layanan, terutama di 89 lokasi prioritas. 

Hartono menuturkan, di masa siaga petugas dilarang melakukan pemeliharaan jaringan listrik kecuali darurat. Hal ini sebagai langkah memastikan pasokan listrik aman dan tidak ada pemadaman. 

"Pada kondisi ini, kami minta petugas tidak melakukan pemeliharaan yang bisa menyebabkan pemadaman. Pemeliharaan yang butuh pemadaman bisa dilakukan dalam kondisi emergency. Harapan kami dengan tidak adanya pemadaman maka seluruh pelanggan bisa menjalankan ibadah dengan nyaman,” ujarnya, Rabu (12/5). 

Baca Juga:  Muncul Klaster Rutan Dumai, Satu Meninggal

Ia memaparkan, kondisi saat ini jumlah pelanggan PLN di Riau dan Kepulauan Riau mencapai 2.192.484 pelanggan  dengan beban puncak sebesar 929 MW yang distribusikan melalui jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 17.282 kms, gardu distribusi sebanyak 15.537 unit, dan jaringantegangan rendah (JTR) sepanjang 28.611 kMS. 

Hartono berpesan kepada semua petugas dalam menjalankan tugas tidak boleh lengah tetap menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Kami meminta para petugas jangan lengah karena pandemi belum berakhir. Dalam bertugas mereka harus tetap mematuhi protokol Covid-19,” harapnya. 

Pada kesempatan itu, Hartono juga mengajak seluruh pelanggan PLN Pasca Bayar agar selalu  disiplin dan taat dalam membayar tagihan Rekening Listrik sebelum batas akhir pembayaran Tanggal 20 setiap Bulan. 

Baca Juga:  Istri Tak Mau Rujuk, Duda di Pulau Meranti Ini Pilih Mati Gantung DirI

"Hal ini agar terhindar dari pemutusan Aliran Listrik, apalagi pembayaran saat ini sangat mudah dilakukan bisa dimana saja melalui Aplikasi PLN Mobile, ATM, EComerce, Mobile Banking serta PPOB tersebar" imbau Hartono. 

Bagi pelanggan PLN yang mengalami gangguan listrik bisa melapor melalui telepon dengan menghubungi Contact Center 123 bagi pengguna HP dengan menambahkan (Kode Area)+123 dan bisa juga melalui Aplikasi PLN Mobile yang sudah tersedia di Google Play dan App Store. "Silahkan diunduh dan registrasi, banyak layanan yang bisa didapatkan dari PLN Mobile untuk kemudahan bagi pelanggan," ajaknya. 
 

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Sambut Idul Fitri, PLN Riau dan Kepri Jamin Tak Ada Pemadaman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Guna memastikan keandalan pasokan listrik selama Idul Fitri 1442 Hijriah, PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) menyiagakan 1.402 personel terdiri pegawai dan pelayanan teknik terhitung mulai 6 hingga  23 Mei mendatang. 

General Manager PLN UIWRKR Hartono menyampaikan, selama masa siaga para personel difasilitasi dengan peralatan lengkap menyiapkan 118 Posko,136 Unit mobil, 84 Unit sepeda motor, 9 Unit crane, 4 Unit truk, 12 Unit Genset Mobile dan 20 Unit Gardu Bergerak (UGB) keseluruh daerah layanan, terutama di 89 lokasi prioritas. 

Hartono menuturkan, di masa siaga petugas dilarang melakukan pemeliharaan jaringan listrik kecuali darurat. Hal ini sebagai langkah memastikan pasokan listrik aman dan tidak ada pemadaman. 

"Pada kondisi ini, kami minta petugas tidak melakukan pemeliharaan yang bisa menyebabkan pemadaman. Pemeliharaan yang butuh pemadaman bisa dilakukan dalam kondisi emergency. Harapan kami dengan tidak adanya pemadaman maka seluruh pelanggan bisa menjalankan ibadah dengan nyaman,” ujarnya, Rabu (12/5). 

Baca Juga:  Riau Daerah Rawan Banjir

Ia memaparkan, kondisi saat ini jumlah pelanggan PLN di Riau dan Kepulauan Riau mencapai 2.192.484 pelanggan  dengan beban puncak sebesar 929 MW yang distribusikan melalui jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 17.282 kms, gardu distribusi sebanyak 15.537 unit, dan jaringantegangan rendah (JTR) sepanjang 28.611 kMS. 

Hartono berpesan kepada semua petugas dalam menjalankan tugas tidak boleh lengah tetap menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Kami meminta para petugas jangan lengah karena pandemi belum berakhir. Dalam bertugas mereka harus tetap mematuhi protokol Covid-19,” harapnya. 

Pada kesempatan itu, Hartono juga mengajak seluruh pelanggan PLN Pasca Bayar agar selalu  disiplin dan taat dalam membayar tagihan Rekening Listrik sebelum batas akhir pembayaran Tanggal 20 setiap Bulan. 

Baca Juga:  Ciptakan Kondisi Kondusif, Upika Kandis Gelar Rakor

"Hal ini agar terhindar dari pemutusan Aliran Listrik, apalagi pembayaran saat ini sangat mudah dilakukan bisa dimana saja melalui Aplikasi PLN Mobile, ATM, EComerce, Mobile Banking serta PPOB tersebar" imbau Hartono. 

Bagi pelanggan PLN yang mengalami gangguan listrik bisa melapor melalui telepon dengan menghubungi Contact Center 123 bagi pengguna HP dengan menambahkan (Kode Area)+123 dan bisa juga melalui Aplikasi PLN Mobile yang sudah tersedia di Google Play dan App Store. "Silahkan diunduh dan registrasi, banyak layanan yang bisa didapatkan dari PLN Mobile untuk kemudahan bagi pelanggan," ajaknya. 
 

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Guna memastikan keandalan pasokan listrik selama Idul Fitri 1442 Hijriah, PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) menyiagakan 1.402 personel terdiri pegawai dan pelayanan teknik terhitung mulai 6 hingga  23 Mei mendatang. 

General Manager PLN UIWRKR Hartono menyampaikan, selama masa siaga para personel difasilitasi dengan peralatan lengkap menyiapkan 118 Posko,136 Unit mobil, 84 Unit sepeda motor, 9 Unit crane, 4 Unit truk, 12 Unit Genset Mobile dan 20 Unit Gardu Bergerak (UGB) keseluruh daerah layanan, terutama di 89 lokasi prioritas. 

Hartono menuturkan, di masa siaga petugas dilarang melakukan pemeliharaan jaringan listrik kecuali darurat. Hal ini sebagai langkah memastikan pasokan listrik aman dan tidak ada pemadaman. 

"Pada kondisi ini, kami minta petugas tidak melakukan pemeliharaan yang bisa menyebabkan pemadaman. Pemeliharaan yang butuh pemadaman bisa dilakukan dalam kondisi emergency. Harapan kami dengan tidak adanya pemadaman maka seluruh pelanggan bisa menjalankan ibadah dengan nyaman,” ujarnya, Rabu (12/5). 

Baca Juga:  Audiensi, SPI Riau Apresiasi Kapolda Tangani Karhutla dan Narkotika

Ia memaparkan, kondisi saat ini jumlah pelanggan PLN di Riau dan Kepulauan Riau mencapai 2.192.484 pelanggan  dengan beban puncak sebesar 929 MW yang distribusikan melalui jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 17.282 kms, gardu distribusi sebanyak 15.537 unit, dan jaringantegangan rendah (JTR) sepanjang 28.611 kMS. 

Hartono berpesan kepada semua petugas dalam menjalankan tugas tidak boleh lengah tetap menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Kami meminta para petugas jangan lengah karena pandemi belum berakhir. Dalam bertugas mereka harus tetap mematuhi protokol Covid-19,” harapnya. 

Pada kesempatan itu, Hartono juga mengajak seluruh pelanggan PLN Pasca Bayar agar selalu  disiplin dan taat dalam membayar tagihan Rekening Listrik sebelum batas akhir pembayaran Tanggal 20 setiap Bulan. 

Baca Juga:  Serahkan Bantuan Dana dan Sembako

"Hal ini agar terhindar dari pemutusan Aliran Listrik, apalagi pembayaran saat ini sangat mudah dilakukan bisa dimana saja melalui Aplikasi PLN Mobile, ATM, EComerce, Mobile Banking serta PPOB tersebar" imbau Hartono. 

Bagi pelanggan PLN yang mengalami gangguan listrik bisa melapor melalui telepon dengan menghubungi Contact Center 123 bagi pengguna HP dengan menambahkan (Kode Area)+123 dan bisa juga melalui Aplikasi PLN Mobile yang sudah tersedia di Google Play dan App Store. "Silahkan diunduh dan registrasi, banyak layanan yang bisa didapatkan dari PLN Mobile untuk kemudahan bagi pelanggan," ajaknya. 
 

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari