Selasa, 20 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Angin Kencang, Karhutla Mengganas

MERANRI (RIAUPOS.CO) — Titik api kembali menyala dan bertambah menjadi enam titik dengan level confidence di atas 50 persen di Kampung Balak, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (10/9) siang. 
Kasi Karhutla dan Kecelakaan BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ekaliptus kepada Riaupos.co mengatakan. dua hari sebelumnyadi lokasi tersebut hanya terdapat satu titik api yang memasuki proses pendinginan. Namun dampak tingginya intensitas angin sejak Jumat (9/8/19) sore, membuat mereka keteteran, sehingga titik panas kembali mengganas dan bertambah menjadi enam titik. Oleh karena itu instansi terkait dan masyarakat melalui tim gabungan menambah kekuatan berlapis. 
Seperti dibeberkan Eka yang semula pasukan pemadam hanya berjumlah belasan orang, kini menjadi puluhan orang yang turun memadamkan api. “Pagi tadi semua turun dan menambah kekuatan. Seperti dari BPBD Meranti, jajaran TNI, Polri, MPA, pemdes, dan pemcam ikut turun dan menambah personel,” ungkapnya. 
Kendala yang sama, masih menjadi penghambat proses pemadaman. Satu di antara kendala yang sulit dalam menemukan sumber air yang dekat dengan lokasi kebakaran. “Selang kurang panjang, karena jauhnya sumber air. Kami harus menyusuri anak sungai dan membuat sekat. Tapi tetap harus nunggu air laut pasang juga,” ungkapnya. 
Pantauan Riaupos.co, saat ini kondisii cuaca di Kepulauan Meranti masih normal. Tidak terjadi kabut asap seperti di daratan Provinsi Riau yang lain.(wir)

Laporan : Wira (Selatpanjang)
Editor     : Firman Agus
Baca Juga:  Pilkada 2020, KPU Usulkan Rp50 Miliar
MERANRI (RIAUPOS.CO) — Titik api kembali menyala dan bertambah menjadi enam titik dengan level confidence di atas 50 persen di Kampung Balak, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (10/9) siang. 
Kasi Karhutla dan Kecelakaan BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ekaliptus kepada Riaupos.co mengatakan. dua hari sebelumnyadi lokasi tersebut hanya terdapat satu titik api yang memasuki proses pendinginan. Namun dampak tingginya intensitas angin sejak Jumat (9/8/19) sore, membuat mereka keteteran, sehingga titik panas kembali mengganas dan bertambah menjadi enam titik. Oleh karena itu instansi terkait dan masyarakat melalui tim gabungan menambah kekuatan berlapis. 
Seperti dibeberkan Eka yang semula pasukan pemadam hanya berjumlah belasan orang, kini menjadi puluhan orang yang turun memadamkan api. “Pagi tadi semua turun dan menambah kekuatan. Seperti dari BPBD Meranti, jajaran TNI, Polri, MPA, pemdes, dan pemcam ikut turun dan menambah personel,” ungkapnya. 
Kendala yang sama, masih menjadi penghambat proses pemadaman. Satu di antara kendala yang sulit dalam menemukan sumber air yang dekat dengan lokasi kebakaran. “Selang kurang panjang, karena jauhnya sumber air. Kami harus menyusuri anak sungai dan membuat sekat. Tapi tetap harus nunggu air laut pasang juga,” ungkapnya. 
Pantauan Riaupos.co, saat ini kondisii cuaca di Kepulauan Meranti masih normal. Tidak terjadi kabut asap seperti di daratan Provinsi Riau yang lain.(wir)

Laporan : Wira (Selatpanjang)
Editor     : Firman Agus
Baca Juga:  Pemulihan Ekonomi Jadi Fokus APBD 2021
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MERANRI (RIAUPOS.CO) — Titik api kembali menyala dan bertambah menjadi enam titik dengan level confidence di atas 50 persen di Kampung Balak, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (10/9) siang. 
Kasi Karhutla dan Kecelakaan BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ekaliptus kepada Riaupos.co mengatakan. dua hari sebelumnyadi lokasi tersebut hanya terdapat satu titik api yang memasuki proses pendinginan. Namun dampak tingginya intensitas angin sejak Jumat (9/8/19) sore, membuat mereka keteteran, sehingga titik panas kembali mengganas dan bertambah menjadi enam titik. Oleh karena itu instansi terkait dan masyarakat melalui tim gabungan menambah kekuatan berlapis. 
Seperti dibeberkan Eka yang semula pasukan pemadam hanya berjumlah belasan orang, kini menjadi puluhan orang yang turun memadamkan api. “Pagi tadi semua turun dan menambah kekuatan. Seperti dari BPBD Meranti, jajaran TNI, Polri, MPA, pemdes, dan pemcam ikut turun dan menambah personel,” ungkapnya. 
Kendala yang sama, masih menjadi penghambat proses pemadaman. Satu di antara kendala yang sulit dalam menemukan sumber air yang dekat dengan lokasi kebakaran. “Selang kurang panjang, karena jauhnya sumber air. Kami harus menyusuri anak sungai dan membuat sekat. Tapi tetap harus nunggu air laut pasang juga,” ungkapnya. 
Pantauan Riaupos.co, saat ini kondisii cuaca di Kepulauan Meranti masih normal. Tidak terjadi kabut asap seperti di daratan Provinsi Riau yang lain.(wir)

Laporan : Wira (Selatpanjang)
Editor     : Firman Agus
Baca Juga:  Tol Permai Disekat di Gerbang Dumai

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari