Selasa, 27 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Baru Selesai, Jalan Rambutan Sudah Retak

DUMAI (RIAUPOS.CO) —  Perbaikan Jalan Rambutan telah selesai dikerjakan. Namun sayangnya jalan tersebut sudah mulai rusak di beberapa bagian. Bahkan jalan itu sudah retak. Keretakan jalan terlihat di dekat persimpangan Jalan Rambutan-Jalan Delima.

Retaknya jalan aspal yang baru saja selesai dikerjakan itu tentunya menjadi tanda tanya bagi masyarakat sekitar. Diduga pengerjaan Jalan itu dilaksanakan asal-asalan.

Diketahui, untuk peningkatan jalan tersebut, Dinas PUPR Kota Dumai menggelontorkan anggaran sebesar Rp700 juta. Peningkatan jalan itu di kerjakan oleh CV Kyla dengan konsultan pengawas CV Zahira Konsultan.  

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Rambutan Indra mengaku sudah mengetahui kondisi jalan tersebut. “Memang ada patah, berdasarkan hasil pemeriksaan kami, bagian yang patah diduga akibat jalan yang baru diselesaikan itu dilewati mobil air,” ujarnya 

Baca Juga:  Puluhan Korban Serangan Brutal di Desa Terantang Dilarikan ke RS Bhayangkara

Ia mengatakan pihaknya sudah mengetahui mobil air milik siapa yang membuat jalan yang baru selesai dikerjakan itu rusak. “Kita sudah pasang plang dilarang melintas, namun tetap saja dilewati, karena memang ada batas waktu jalan tersebut baru boleh dilewati,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya akan memerintahkan rekanan untuk perbaikan pada dasarnya semua merupakan tanggung jawab pihak rekanan. “Belum serah terima, jadi masih tanggung jawab mereka,” ujarnya.

Masyarakat setempat juga menyayangkan kondisi jalan yang rusak  padahal baru selesai dikerjakan tersebut.  “Ini sangat disayangkan, kenapa baru selesai sudah rusak seperti ini,” ujar Darmo (45) kepada Riau Pos.

Ia mengatakan pihaknya terkait tampaknya kurang melakukan pengawasan terhadap pembangunan jalan tersebut. “Memang saat baru selesai, sudah banyak kendaraan yang melintas makanya cepat rusak, harusnya dijaga lebih ketat,” tutupnya.(hsb)

Baca Juga:  Pemprov Panggil Kontraktor Gedung Makorem

DUMAI (RIAUPOS.CO) —  Perbaikan Jalan Rambutan telah selesai dikerjakan. Namun sayangnya jalan tersebut sudah mulai rusak di beberapa bagian. Bahkan jalan itu sudah retak. Keretakan jalan terlihat di dekat persimpangan Jalan Rambutan-Jalan Delima.

Retaknya jalan aspal yang baru saja selesai dikerjakan itu tentunya menjadi tanda tanya bagi masyarakat sekitar. Diduga pengerjaan Jalan itu dilaksanakan asal-asalan.

Diketahui, untuk peningkatan jalan tersebut, Dinas PUPR Kota Dumai menggelontorkan anggaran sebesar Rp700 juta. Peningkatan jalan itu di kerjakan oleh CV Kyla dengan konsultan pengawas CV Zahira Konsultan.  

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Rambutan Indra mengaku sudah mengetahui kondisi jalan tersebut. “Memang ada patah, berdasarkan hasil pemeriksaan kami, bagian yang patah diduga akibat jalan yang baru diselesaikan itu dilewati mobil air,” ujarnya 

Baca Juga:  Pemprov Panggil Kontraktor Gedung Makorem

Ia mengatakan pihaknya sudah mengetahui mobil air milik siapa yang membuat jalan yang baru selesai dikerjakan itu rusak. “Kita sudah pasang plang dilarang melintas, namun tetap saja dilewati, karena memang ada batas waktu jalan tersebut baru boleh dilewati,” ujarnya.

- Advertisement -

Ia mengatakan pihaknya akan memerintahkan rekanan untuk perbaikan pada dasarnya semua merupakan tanggung jawab pihak rekanan. “Belum serah terima, jadi masih tanggung jawab mereka,” ujarnya.

Masyarakat setempat juga menyayangkan kondisi jalan yang rusak  padahal baru selesai dikerjakan tersebut.  “Ini sangat disayangkan, kenapa baru selesai sudah rusak seperti ini,” ujar Darmo (45) kepada Riau Pos.

- Advertisement -

Ia mengatakan pihaknya terkait tampaknya kurang melakukan pengawasan terhadap pembangunan jalan tersebut. “Memang saat baru selesai, sudah banyak kendaraan yang melintas makanya cepat rusak, harusnya dijaga lebih ketat,” tutupnya.(hsb)

Baca Juga:  Kabut Asap Menipis,Tim Gabungan Tetap Siaga Lakukan Pendinginan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) —  Perbaikan Jalan Rambutan telah selesai dikerjakan. Namun sayangnya jalan tersebut sudah mulai rusak di beberapa bagian. Bahkan jalan itu sudah retak. Keretakan jalan terlihat di dekat persimpangan Jalan Rambutan-Jalan Delima.

Retaknya jalan aspal yang baru saja selesai dikerjakan itu tentunya menjadi tanda tanya bagi masyarakat sekitar. Diduga pengerjaan Jalan itu dilaksanakan asal-asalan.

Diketahui, untuk peningkatan jalan tersebut, Dinas PUPR Kota Dumai menggelontorkan anggaran sebesar Rp700 juta. Peningkatan jalan itu di kerjakan oleh CV Kyla dengan konsultan pengawas CV Zahira Konsultan.  

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Rambutan Indra mengaku sudah mengetahui kondisi jalan tersebut. “Memang ada patah, berdasarkan hasil pemeriksaan kami, bagian yang patah diduga akibat jalan yang baru diselesaikan itu dilewati mobil air,” ujarnya 

Baca Juga:  Puluhan Korban Serangan Brutal di Desa Terantang Dilarikan ke RS Bhayangkara

Ia mengatakan pihaknya sudah mengetahui mobil air milik siapa yang membuat jalan yang baru selesai dikerjakan itu rusak. “Kita sudah pasang plang dilarang melintas, namun tetap saja dilewati, karena memang ada batas waktu jalan tersebut baru boleh dilewati,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya akan memerintahkan rekanan untuk perbaikan pada dasarnya semua merupakan tanggung jawab pihak rekanan. “Belum serah terima, jadi masih tanggung jawab mereka,” ujarnya.

Masyarakat setempat juga menyayangkan kondisi jalan yang rusak  padahal baru selesai dikerjakan tersebut.  “Ini sangat disayangkan, kenapa baru selesai sudah rusak seperti ini,” ujar Darmo (45) kepada Riau Pos.

Ia mengatakan pihaknya terkait tampaknya kurang melakukan pengawasan terhadap pembangunan jalan tersebut. “Memang saat baru selesai, sudah banyak kendaraan yang melintas makanya cepat rusak, harusnya dijaga lebih ketat,” tutupnya.(hsb)

Baca Juga:  Gubri Ingatkan Kabupaten/Kota Siapkan Ruang Isoter Covid-19

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari