Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Gubri Sebut Sedang Proses Pengisian Komut BRK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau H Syamsuar menyebut bahwa proses untuk mengisi kekosongan posisi jabatan Komisaris Utama (Komut) di Bank Riau Kepri (BRK) terus digesa. Hal itu sejalan  dengan telah terbentuknya tim panitia seleksi (Pansel).

"Untuk pengisian posisi Komut BRK terus digesa. Pansel juga sudah dibentuk. Biarkan Pansel bekerja sesuai dengan prosedurnya, dan kita tunggulah nanti,” kata Gubri kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemprov Riau sebagai pemegang saham mayoritas di BRK,  juga sependapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, yang menyarankan penyempurnaan direksi di BRK sebelum dikonversikan menjadi bank syariah.

"Hal itu juga sudah menjadi perhatian pemegang saham sebelumnya, hanya saja memang perlu proses untuk dan waktu," ujarnya.

Baca Juga:  Sungai Hijau Ditutup, Kadispar: Jika Tidak Menerapkan Protokol Kesehatan, Objek Wisata Jangan Dibuka

Di sisi lain, Gubri menegaskan bahwa proses konversi BRK juga terus dilakukan. Namun para pemegang saham memang harus sabar menunggu sampai semua proses selesai.

"Proses konversi saat ini juga masih terus digesa, segala kelengkapan dokumen dan juga payung hukum sudah disiapkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat konversi bisa segera direalisasikan," harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari menyebut, sejak awal, persoalan kekosongan jabatan Komisaris Utama itu sudah dibicarakan di internal pemegang saham.

"Para pemegang saham mempercayakan kepada Pemprov Riau dalam hal ini Pak Gubernur sebagai pemegang saham mayoritas untuk mengatur semuanya. Yang jelas Pansel sudah dibentuk dan sama-sama kita tunggulah," katanya.(sol)

Baca Juga:  Lokasi Pembangunan Jalan Tol di Riau Masih Ada Masuk Kawasan Hutan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau H Syamsuar menyebut bahwa proses untuk mengisi kekosongan posisi jabatan Komisaris Utama (Komut) di Bank Riau Kepri (BRK) terus digesa. Hal itu sejalan  dengan telah terbentuknya tim panitia seleksi (Pansel).

"Untuk pengisian posisi Komut BRK terus digesa. Pansel juga sudah dibentuk. Biarkan Pansel bekerja sesuai dengan prosedurnya, dan kita tunggulah nanti,” kata Gubri kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemprov Riau sebagai pemegang saham mayoritas di BRK,  juga sependapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, yang menyarankan penyempurnaan direksi di BRK sebelum dikonversikan menjadi bank syariah.

"Hal itu juga sudah menjadi perhatian pemegang saham sebelumnya, hanya saja memang perlu proses untuk dan waktu," ujarnya.

Baca Juga:  Kasus Positif Covid-19 di Riau Tembus 20.075 Orang

Di sisi lain, Gubri menegaskan bahwa proses konversi BRK juga terus dilakukan. Namun para pemegang saham memang harus sabar menunggu sampai semua proses selesai.

"Proses konversi saat ini juga masih terus digesa, segala kelengkapan dokumen dan juga payung hukum sudah disiapkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat konversi bisa segera direalisasikan," harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari menyebut, sejak awal, persoalan kekosongan jabatan Komisaris Utama itu sudah dibicarakan di internal pemegang saham.

"Para pemegang saham mempercayakan kepada Pemprov Riau dalam hal ini Pak Gubernur sebagai pemegang saham mayoritas untuk mengatur semuanya. Yang jelas Pansel sudah dibentuk dan sama-sama kita tunggulah," katanya.(sol)

Baca Juga:  Jalan Provinsi di Rohul Banyak Rusak,Terparah ada di Ruas Kabun-Tandun
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Gubri Sebut Sedang Proses Pengisian Komut BRK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau H Syamsuar menyebut bahwa proses untuk mengisi kekosongan posisi jabatan Komisaris Utama (Komut) di Bank Riau Kepri (BRK) terus digesa. Hal itu sejalan  dengan telah terbentuknya tim panitia seleksi (Pansel).

"Untuk pengisian posisi Komut BRK terus digesa. Pansel juga sudah dibentuk. Biarkan Pansel bekerja sesuai dengan prosedurnya, dan kita tunggulah nanti,” kata Gubri kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemprov Riau sebagai pemegang saham mayoritas di BRK,  juga sependapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, yang menyarankan penyempurnaan direksi di BRK sebelum dikonversikan menjadi bank syariah.

"Hal itu juga sudah menjadi perhatian pemegang saham sebelumnya, hanya saja memang perlu proses untuk dan waktu," ujarnya.

Baca Juga:  Danrem: Batalyon 132/BS Kebanggan Saya

Di sisi lain, Gubri menegaskan bahwa proses konversi BRK juga terus dilakukan. Namun para pemegang saham memang harus sabar menunggu sampai semua proses selesai.

"Proses konversi saat ini juga masih terus digesa, segala kelengkapan dokumen dan juga payung hukum sudah disiapkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat konversi bisa segera direalisasikan," harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari menyebut, sejak awal, persoalan kekosongan jabatan Komisaris Utama itu sudah dibicarakan di internal pemegang saham.

"Para pemegang saham mempercayakan kepada Pemprov Riau dalam hal ini Pak Gubernur sebagai pemegang saham mayoritas untuk mengatur semuanya. Yang jelas Pansel sudah dibentuk dan sama-sama kita tunggulah," katanya.(sol)

Baca Juga:  Tanpa Papan Proyek, Pembangunan Jalan di Desa Tanjung Timbulkan Kepulan Debu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau H Syamsuar menyebut bahwa proses untuk mengisi kekosongan posisi jabatan Komisaris Utama (Komut) di Bank Riau Kepri (BRK) terus digesa. Hal itu sejalan  dengan telah terbentuknya tim panitia seleksi (Pansel).

"Untuk pengisian posisi Komut BRK terus digesa. Pansel juga sudah dibentuk. Biarkan Pansel bekerja sesuai dengan prosedurnya, dan kita tunggulah nanti,” kata Gubri kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemprov Riau sebagai pemegang saham mayoritas di BRK,  juga sependapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, yang menyarankan penyempurnaan direksi di BRK sebelum dikonversikan menjadi bank syariah.

"Hal itu juga sudah menjadi perhatian pemegang saham sebelumnya, hanya saja memang perlu proses untuk dan waktu," ujarnya.

Baca Juga:  Lokasi Pembangunan Jalan Tol di Riau Masih Ada Masuk Kawasan Hutan

Di sisi lain, Gubri menegaskan bahwa proses konversi BRK juga terus dilakukan. Namun para pemegang saham memang harus sabar menunggu sampai semua proses selesai.

"Proses konversi saat ini juga masih terus digesa, segala kelengkapan dokumen dan juga payung hukum sudah disiapkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat konversi bisa segera direalisasikan," harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari menyebut, sejak awal, persoalan kekosongan jabatan Komisaris Utama itu sudah dibicarakan di internal pemegang saham.

"Para pemegang saham mempercayakan kepada Pemprov Riau dalam hal ini Pak Gubernur sebagai pemegang saham mayoritas untuk mengatur semuanya. Yang jelas Pansel sudah dibentuk dan sama-sama kita tunggulah," katanya.(sol)

Baca Juga:  Tanpa Papan Proyek, Pembangunan Jalan di Desa Tanjung Timbulkan Kepulan Debu
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari