Senin, 26 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

11 Tiang Jembatan Padamaran Rusak

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Dari hasil tinjauan Tim Kementerian PUPR dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) terhadap kerusakan jembatan Padamaran di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), diketahui bahwa terjadi kemiringan pada jembatan tersebut.

Kepala Balai Jembatan, Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR, Panji Krisna Wardana yang ikut langsung meninjau jembatan tersebut mengatakan, sejak kejadian tertabraknya tiang penyangga Jembatan Pedamaran, maka perlu dilakukan investigasi untuk memastikan kondisi terakhir jembatan pasca kejadian.

"Memang setelah kami lihat kerusakan terparah terjadi pada 11 tiang pancang jembatan yang berdampak struktur jembatan, dan pile cap atau yang menyatukan tiang jembatan yang harus dicek terlebih dahulu. Itu untuk memastikan supaya jembatan stabil kondisi sekarang," katanya.

Baca Juga:  20 Ton Garam Siap Disemai di Langit

Lebih lanjut dikatakannya, karena itu pihaknya akan melakukan investigasi selama sepekan ke depan. Karena itu untuk sementara waktu jembatan Padamaran  ditutup. "Untuk sementara jembatan ditutup selama untuk keamanan jembatan. Kami khawatir saat dilalui malah membahayakan. Karena itu ditutup dulu sesuai rekomendasi Direktur Jembatan, dan hasil investigasi akan kami laporkan," ujarnya.

Setelah investigasi selesai dilakukan, maka pihaknya akan melakukan kajian mendalam. Apakah untuk sementara bisa dibuka untuk kendaraan ringan sambil menunggu desain penanganan permanen agar jembatan bisa dioperasikan normal kembali.

"Nanti setelah investigasi, kemudian tim KKJTJ akan merekomendasikan terkait hasil investigasi jembatan Padamaran ini," sebutnya.  Ditanya soal kontruksi perbaikan jembatan, Panji menyatakan, kemungkinan akan ada penambahan tiang penyangga sesuai desain, sebab 11 tiang jembatan yang mengalami kerusakan tidak bisa dipakai lagi. "Jadi nanti tiang baru akan digabungkan dengan struktur yang lama, dan nanti menopang struktur yang lama secara keseluruhan," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Kembangkan Sistem Administrasi Desa

 

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Dari hasil tinjauan Tim Kementerian PUPR dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) terhadap kerusakan jembatan Padamaran di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), diketahui bahwa terjadi kemiringan pada jembatan tersebut.

Kepala Balai Jembatan, Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR, Panji Krisna Wardana yang ikut langsung meninjau jembatan tersebut mengatakan, sejak kejadian tertabraknya tiang penyangga Jembatan Pedamaran, maka perlu dilakukan investigasi untuk memastikan kondisi terakhir jembatan pasca kejadian.

"Memang setelah kami lihat kerusakan terparah terjadi pada 11 tiang pancang jembatan yang berdampak struktur jembatan, dan pile cap atau yang menyatukan tiang jembatan yang harus dicek terlebih dahulu. Itu untuk memastikan supaya jembatan stabil kondisi sekarang," katanya.

Baca Juga:  20 Ton Garam Siap Disemai di Langit

Lebih lanjut dikatakannya, karena itu pihaknya akan melakukan investigasi selama sepekan ke depan. Karena itu untuk sementara waktu jembatan Padamaran  ditutup. "Untuk sementara jembatan ditutup selama untuk keamanan jembatan. Kami khawatir saat dilalui malah membahayakan. Karena itu ditutup dulu sesuai rekomendasi Direktur Jembatan, dan hasil investigasi akan kami laporkan," ujarnya.

Setelah investigasi selesai dilakukan, maka pihaknya akan melakukan kajian mendalam. Apakah untuk sementara bisa dibuka untuk kendaraan ringan sambil menunggu desain penanganan permanen agar jembatan bisa dioperasikan normal kembali.

- Advertisement -

"Nanti setelah investigasi, kemudian tim KKJTJ akan merekomendasikan terkait hasil investigasi jembatan Padamaran ini," sebutnya.  Ditanya soal kontruksi perbaikan jembatan, Panji menyatakan, kemungkinan akan ada penambahan tiang penyangga sesuai desain, sebab 11 tiang jembatan yang mengalami kerusakan tidak bisa dipakai lagi. "Jadi nanti tiang baru akan digabungkan dengan struktur yang lama, dan nanti menopang struktur yang lama secara keseluruhan," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  DPRD Riau Minta Pemprov Tegas Terhadap Perusahaan yang Lalai Urusan K3

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Dari hasil tinjauan Tim Kementerian PUPR dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) terhadap kerusakan jembatan Padamaran di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), diketahui bahwa terjadi kemiringan pada jembatan tersebut.

Kepala Balai Jembatan, Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR, Panji Krisna Wardana yang ikut langsung meninjau jembatan tersebut mengatakan, sejak kejadian tertabraknya tiang penyangga Jembatan Pedamaran, maka perlu dilakukan investigasi untuk memastikan kondisi terakhir jembatan pasca kejadian.

"Memang setelah kami lihat kerusakan terparah terjadi pada 11 tiang pancang jembatan yang berdampak struktur jembatan, dan pile cap atau yang menyatukan tiang jembatan yang harus dicek terlebih dahulu. Itu untuk memastikan supaya jembatan stabil kondisi sekarang," katanya.

Baca Juga:  Wamendes Janji Bantu Tambah Kuota Vaksin Riau

Lebih lanjut dikatakannya, karena itu pihaknya akan melakukan investigasi selama sepekan ke depan. Karena itu untuk sementara waktu jembatan Padamaran  ditutup. "Untuk sementara jembatan ditutup selama untuk keamanan jembatan. Kami khawatir saat dilalui malah membahayakan. Karena itu ditutup dulu sesuai rekomendasi Direktur Jembatan, dan hasil investigasi akan kami laporkan," ujarnya.

Setelah investigasi selesai dilakukan, maka pihaknya akan melakukan kajian mendalam. Apakah untuk sementara bisa dibuka untuk kendaraan ringan sambil menunggu desain penanganan permanen agar jembatan bisa dioperasikan normal kembali.

"Nanti setelah investigasi, kemudian tim KKJTJ akan merekomendasikan terkait hasil investigasi jembatan Padamaran ini," sebutnya.  Ditanya soal kontruksi perbaikan jembatan, Panji menyatakan, kemungkinan akan ada penambahan tiang penyangga sesuai desain, sebab 11 tiang jembatan yang mengalami kerusakan tidak bisa dipakai lagi. "Jadi nanti tiang baru akan digabungkan dengan struktur yang lama, dan nanti menopang struktur yang lama secara keseluruhan," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Ratusan Anak Yatim dan Duafa Terima Zakat dan Santunan

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari