Minggu, 18 Oktober 2026
- Advertisement -

Ciptakan Rasa Aman, Polisi Bakal Berjaga di Masjid

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Umat muslim di seluruh Indonesia bakal menjalani ibadah Ramadan selama 1 bulan penuh. Maka dari itu, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal telah memerintahkan jajaran untuk menjaga masjid selama satu bulan penuh. Penjagaan tersebut merupakan bagian dari operasi tertib Ramadan Lancang Kuning 2022.

Hal itu diungkapkan Kapolda Iqbal dalam sebuah ekspose kepada wartawan, Jumat (1/4). Kata Kapolda, seluruh jajaran mulai dari Kota Pekanbaru dan 11 kabupaten/kota lainnya akan menempatkan petugas di setiap masjid dan tempat keramaian lainnya.

Operasi tertib Ramadan akan dimulai, Jumat (1/4) hingga digelarnya Operasi Ketupat nanti.

"Akan dimulai hari ini untuk seluruh Riau," kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.

Baca Juga:  FKDM Riau Gelar Sosialisasi Antisipasi Pencegahan Dini ATHG

Polisi akan hadir di halaman masjid, saat umat  muslim menyelenggarakan ibadah Salat Tarawih. Tujuannya, untuk meminimalisir dan mencegah potensi gangguan keamanan.

"Kita hadir mencegah gangguan keamanan, saat umat melaksanakan Tarawih agar bisa lebih khusyuk," tuturnya.

Dia menambahkan, ada kecenderungan, pelaku kejahatan kerap memanfaatkan momentum. Termasuk saat bulan suci Ramadan. Banyak kasus kejahatan dengan sasaran sepeda motor jamaah, atau pencurian lainnya. Dengan adanya polisi, pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan warga merasa lebih tenang.

Selain itu, lanjut Kapolda Riau, Operasi Tertib Ramadan Lancang Kuning 2022 juga menargetkan keamanan saat aktivitas sahur hingga usai pelaksanaan Salat Subuh. Kepolisian juga akan ditempatkan di ruas jalan, di mana biasanya warga berkeliling dengan kendaraan usai subuhan.

Baca Juga:  TRC BPBD Upacara di Lokasi Karhutla

"Kita minimalisir kejahatan, atau perkelahian misalnya. Dengan konsep operasi ini, tidak ada ruang bagi pelaku kriminal," pungkas Irjen Iqbal.(nda)

 

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Umat muslim di seluruh Indonesia bakal menjalani ibadah Ramadan selama 1 bulan penuh. Maka dari itu, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal telah memerintahkan jajaran untuk menjaga masjid selama satu bulan penuh. Penjagaan tersebut merupakan bagian dari operasi tertib Ramadan Lancang Kuning 2022.

Hal itu diungkapkan Kapolda Iqbal dalam sebuah ekspose kepada wartawan, Jumat (1/4). Kata Kapolda, seluruh jajaran mulai dari Kota Pekanbaru dan 11 kabupaten/kota lainnya akan menempatkan petugas di setiap masjid dan tempat keramaian lainnya.

Operasi tertib Ramadan akan dimulai, Jumat (1/4) hingga digelarnya Operasi Ketupat nanti.

"Akan dimulai hari ini untuk seluruh Riau," kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.

Baca Juga:  Gawat, Bertambah 583 Orang, 16 Pasien Meninggal Positif Covid-19

Polisi akan hadir di halaman masjid, saat umat  muslim menyelenggarakan ibadah Salat Tarawih. Tujuannya, untuk meminimalisir dan mencegah potensi gangguan keamanan.

- Advertisement -

"Kita hadir mencegah gangguan keamanan, saat umat melaksanakan Tarawih agar bisa lebih khusyuk," tuturnya.

Dia menambahkan, ada kecenderungan, pelaku kejahatan kerap memanfaatkan momentum. Termasuk saat bulan suci Ramadan. Banyak kasus kejahatan dengan sasaran sepeda motor jamaah, atau pencurian lainnya. Dengan adanya polisi, pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan warga merasa lebih tenang.

- Advertisement -

Selain itu, lanjut Kapolda Riau, Operasi Tertib Ramadan Lancang Kuning 2022 juga menargetkan keamanan saat aktivitas sahur hingga usai pelaksanaan Salat Subuh. Kepolisian juga akan ditempatkan di ruas jalan, di mana biasanya warga berkeliling dengan kendaraan usai subuhan.

Baca Juga:  BBPOM Ungkap Gudang Obat Tradisional Ilegal

"Kita minimalisir kejahatan, atau perkelahian misalnya. Dengan konsep operasi ini, tidak ada ruang bagi pelaku kriminal," pungkas Irjen Iqbal.(nda)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Umat muslim di seluruh Indonesia bakal menjalani ibadah Ramadan selama 1 bulan penuh. Maka dari itu, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal telah memerintahkan jajaran untuk menjaga masjid selama satu bulan penuh. Penjagaan tersebut merupakan bagian dari operasi tertib Ramadan Lancang Kuning 2022.

Hal itu diungkapkan Kapolda Iqbal dalam sebuah ekspose kepada wartawan, Jumat (1/4). Kata Kapolda, seluruh jajaran mulai dari Kota Pekanbaru dan 11 kabupaten/kota lainnya akan menempatkan petugas di setiap masjid dan tempat keramaian lainnya.

Operasi tertib Ramadan akan dimulai, Jumat (1/4) hingga digelarnya Operasi Ketupat nanti.

"Akan dimulai hari ini untuk seluruh Riau," kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.

Baca Juga:  TRC BPBD Upacara di Lokasi Karhutla

Polisi akan hadir di halaman masjid, saat umat  muslim menyelenggarakan ibadah Salat Tarawih. Tujuannya, untuk meminimalisir dan mencegah potensi gangguan keamanan.

"Kita hadir mencegah gangguan keamanan, saat umat melaksanakan Tarawih agar bisa lebih khusyuk," tuturnya.

Dia menambahkan, ada kecenderungan, pelaku kejahatan kerap memanfaatkan momentum. Termasuk saat bulan suci Ramadan. Banyak kasus kejahatan dengan sasaran sepeda motor jamaah, atau pencurian lainnya. Dengan adanya polisi, pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan warga merasa lebih tenang.

Selain itu, lanjut Kapolda Riau, Operasi Tertib Ramadan Lancang Kuning 2022 juga menargetkan keamanan saat aktivitas sahur hingga usai pelaksanaan Salat Subuh. Kepolisian juga akan ditempatkan di ruas jalan, di mana biasanya warga berkeliling dengan kendaraan usai subuhan.

Baca Juga:  BBPOM Ungkap Gudang Obat Tradisional Ilegal

"Kita minimalisir kejahatan, atau perkelahian misalnya. Dengan konsep operasi ini, tidak ada ruang bagi pelaku kriminal," pungkas Irjen Iqbal.(nda)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari