Jumat, 6 November 2026
- Advertisement -

Capres Harus Melalui Proses, Bukan Tiba-Tiba Muncul

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pencalonan Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha sebagai presiden mendapat respon dari berbagai kalangan. PDI Perjuangan (PDIP) menyebut capres harus melalui proses dan tahapan yang diatur undang-undang, tidak tiba-tiba muncul.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, siapa yang ingin menyalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2024 harus mengikuti tahapan yang telah diatur dalam undang-undang. Bagi mereka yang memenuhi syarat, tentu bisa mengajukan diri sebafai calon sesuai yang diatur dalam konstuti. “Itu adalah hak konstitusi mereka,” terang Hasto.

Menurut dia, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu berpesan bahwa seorang yang ingin maju sebagai calon presiden harus mempunyai pengalaman panjang. Berpengalaman keliling Indonesia, menyatu bersama rakyat, dan mengetahui kondisi rakyat di bawah. Rajin turun ke bawah melihat secara langsung.

Baca Juga:  Teror terhadap Deklarasi KAMI adalah Warisan Penjajah

Jadi, muncul pertanyaan, apakah yang mendeklarasikan diri sebagai capres itu sudah berkeliling Indonesia?. Hasto mengatakan, pertanyaan itu sederhana, tapi penuh dengan falsafah, yaitu bagaimana seorang pemimpin dituntut mengenal Indonesia dari berbagai sisi. Baik dari sisi kebudayaan, sistem politik, dan memahami amanat penderitaan rakyat.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, seorang calon pemimpin harus melalui proses, tidak tiba-tiba muncul menjadi calon presiden. Jadi, seseorang tidak bisa tiba-tiba menjadi pemimpin, semuanya harus berproses. Mereka harus melalui gemblengan dan merasa pengalaman panjang dalam proses kepemimpinan. ”Seorang tidak bisa mendadak jadi pemimpin,” tegasnya.

Giring tidak ambil pusing dengan segala kritik terhadap langkah politiknya. Menurut dia, semua orang bebas mengeluarkan pendapat, baik negatif mau pun positif. “Jujur, saya memang mempunyai mimpi besar,” ujar dia melalui konferensi pers virtual pada Rabu (26/8) malam lalu. Ia ingin anak muda jadi presiden.(jpg)

Baca Juga:  SKB 11 Instansi Pemerintah Terkait ASN, DPR Cium Aroma Orba

 

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pencalonan Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha sebagai presiden mendapat respon dari berbagai kalangan. PDI Perjuangan (PDIP) menyebut capres harus melalui proses dan tahapan yang diatur undang-undang, tidak tiba-tiba muncul.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, siapa yang ingin menyalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2024 harus mengikuti tahapan yang telah diatur dalam undang-undang. Bagi mereka yang memenuhi syarat, tentu bisa mengajukan diri sebafai calon sesuai yang diatur dalam konstuti. “Itu adalah hak konstitusi mereka,” terang Hasto.

Menurut dia, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu berpesan bahwa seorang yang ingin maju sebagai calon presiden harus mempunyai pengalaman panjang. Berpengalaman keliling Indonesia, menyatu bersama rakyat, dan mengetahui kondisi rakyat di bawah. Rajin turun ke bawah melihat secara langsung.

Baca Juga:  Cak Imin Batal Hapus Sekjen PKB

Jadi, muncul pertanyaan, apakah yang mendeklarasikan diri sebagai capres itu sudah berkeliling Indonesia?. Hasto mengatakan, pertanyaan itu sederhana, tapi penuh dengan falsafah, yaitu bagaimana seorang pemimpin dituntut mengenal Indonesia dari berbagai sisi. Baik dari sisi kebudayaan, sistem politik, dan memahami amanat penderitaan rakyat.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, seorang calon pemimpin harus melalui proses, tidak tiba-tiba muncul menjadi calon presiden. Jadi, seseorang tidak bisa tiba-tiba menjadi pemimpin, semuanya harus berproses. Mereka harus melalui gemblengan dan merasa pengalaman panjang dalam proses kepemimpinan. ”Seorang tidak bisa mendadak jadi pemimpin,” tegasnya.

- Advertisement -

Giring tidak ambil pusing dengan segala kritik terhadap langkah politiknya. Menurut dia, semua orang bebas mengeluarkan pendapat, baik negatif mau pun positif. “Jujur, saya memang mempunyai mimpi besar,” ujar dia melalui konferensi pers virtual pada Rabu (26/8) malam lalu. Ia ingin anak muda jadi presiden.(jpg)

Baca Juga:  Mahkamah Agung Tolak Kasasi ASA Terhadap Halim

 

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pencalonan Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha sebagai presiden mendapat respon dari berbagai kalangan. PDI Perjuangan (PDIP) menyebut capres harus melalui proses dan tahapan yang diatur undang-undang, tidak tiba-tiba muncul.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, siapa yang ingin menyalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2024 harus mengikuti tahapan yang telah diatur dalam undang-undang. Bagi mereka yang memenuhi syarat, tentu bisa mengajukan diri sebafai calon sesuai yang diatur dalam konstuti. “Itu adalah hak konstitusi mereka,” terang Hasto.

Menurut dia, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu berpesan bahwa seorang yang ingin maju sebagai calon presiden harus mempunyai pengalaman panjang. Berpengalaman keliling Indonesia, menyatu bersama rakyat, dan mengetahui kondisi rakyat di bawah. Rajin turun ke bawah melihat secara langsung.

Baca Juga:  Cak Imin Batal Hapus Sekjen PKB

Jadi, muncul pertanyaan, apakah yang mendeklarasikan diri sebagai capres itu sudah berkeliling Indonesia?. Hasto mengatakan, pertanyaan itu sederhana, tapi penuh dengan falsafah, yaitu bagaimana seorang pemimpin dituntut mengenal Indonesia dari berbagai sisi. Baik dari sisi kebudayaan, sistem politik, dan memahami amanat penderitaan rakyat.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, seorang calon pemimpin harus melalui proses, tidak tiba-tiba muncul menjadi calon presiden. Jadi, seseorang tidak bisa tiba-tiba menjadi pemimpin, semuanya harus berproses. Mereka harus melalui gemblengan dan merasa pengalaman panjang dalam proses kepemimpinan. ”Seorang tidak bisa mendadak jadi pemimpin,” tegasnya.

Giring tidak ambil pusing dengan segala kritik terhadap langkah politiknya. Menurut dia, semua orang bebas mengeluarkan pendapat, baik negatif mau pun positif. “Jujur, saya memang mempunyai mimpi besar,” ujar dia melalui konferensi pers virtual pada Rabu (26/8) malam lalu. Ia ingin anak muda jadi presiden.(jpg)

Baca Juga:  Pekan Depan Giliran KPU

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari