Selasa, 1 April 2025
spot_img

Ketua DPP Gerindra Berharap Prabowo Duet dengan Anies Jadi Capres-Cawapres 2024

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa, mengusulkan ketua umumnya Prabowo Subianto bisa berduet dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagai pasangan Capres dan Cawapres di 2024. Hal ini dikatakan Desmond, merujuk dari hasil survei Indo Barometer yang menempatkan Prabowo di peringkat teratas sebagai kandidat terkuat capres 2024 dan Anies di posisi kedua‎.

“Paling bagus menurut saya, Prabowo presiden dan Anies wapresnya. Nah itu yang paling bagus,” ujar Desmond kepada wartawan, Selasa (25/2).

Desmond mengatakan, Anies merupakan sosok yang memiliki kemampuan dan integritas. Sama seperti halnya Prabowo Subianto.

“Jadi selain saya kenal. Dua duanya punya kapasitas,” katanya.

Baca Juga:  Puan Maharani, Ketua DPR RI: Kepentingan Bangsa Harus Didahulukan

Terkait hasil survei Indo Barometer dalam simulasi pasangan capres yang menyebut bahwa pasangan Prabowo – Puan Maharani unggul dibanding lainnya. Desmond tetap menjagokan supaya Prabowo berpasangan dengan Anies Baswedan.

“Itu baca (pendapat) lain, saya boleh dong berbeda,” ungkapnya.

Untuk diketahui, nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menduduki papan atas sebagai kandidat kuat untuk capres pada Pilpres 2024. Hal itu ditujukan dari hasil survei yang dilakukan oleh Indo Barometer.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan Prabowo menjadi yang teratas dari simulasi 22 nama kandidat dalam survei yang dilakukan.

Prabowo berada di peringkat pertama dengan hasil survei 22,5 persen, yang kemudian dibayangi Anies Baswedan di posisi kedua dengan 14,3 persen, Sandiaga Uno 8,1 persen, Ganjar Pranowo 7,7 persen, dan Tri Rismaharini 6,8 persen.

Baca Juga:  Anis Matta: Jadi Momentum Bagi Indonesia Membuat Road Map Sejarah Dunia

Namun, kata Qodari, keunggulan yang diraih Prabowo tersebut terjadi lantaran nama Joko Widodo (Jokowi) tidak masukan. Mengingat, Jokowi sudah dua periode menjabat sehingga tidak lagi bertarung di Pilpres 2024.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa, mengusulkan ketua umumnya Prabowo Subianto bisa berduet dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagai pasangan Capres dan Cawapres di 2024. Hal ini dikatakan Desmond, merujuk dari hasil survei Indo Barometer yang menempatkan Prabowo di peringkat teratas sebagai kandidat terkuat capres 2024 dan Anies di posisi kedua‎.

“Paling bagus menurut saya, Prabowo presiden dan Anies wapresnya. Nah itu yang paling bagus,” ujar Desmond kepada wartawan, Selasa (25/2).

Desmond mengatakan, Anies merupakan sosok yang memiliki kemampuan dan integritas. Sama seperti halnya Prabowo Subianto.

“Jadi selain saya kenal. Dua duanya punya kapasitas,” katanya.

Baca Juga:  Anis Matta: Jadi Momentum Bagi Indonesia Membuat Road Map Sejarah Dunia

Terkait hasil survei Indo Barometer dalam simulasi pasangan capres yang menyebut bahwa pasangan Prabowo – Puan Maharani unggul dibanding lainnya. Desmond tetap menjagokan supaya Prabowo berpasangan dengan Anies Baswedan.

“Itu baca (pendapat) lain, saya boleh dong berbeda,” ungkapnya.

Untuk diketahui, nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menduduki papan atas sebagai kandidat kuat untuk capres pada Pilpres 2024. Hal itu ditujukan dari hasil survei yang dilakukan oleh Indo Barometer.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan Prabowo menjadi yang teratas dari simulasi 22 nama kandidat dalam survei yang dilakukan.

Prabowo berada di peringkat pertama dengan hasil survei 22,5 persen, yang kemudian dibayangi Anies Baswedan di posisi kedua dengan 14,3 persen, Sandiaga Uno 8,1 persen, Ganjar Pranowo 7,7 persen, dan Tri Rismaharini 6,8 persen.

Baca Juga:  Puan Maharani, Ketua DPR RI: Kepentingan Bangsa Harus Didahulukan

Namun, kata Qodari, keunggulan yang diraih Prabowo tersebut terjadi lantaran nama Joko Widodo (Jokowi) tidak masukan. Mengingat, Jokowi sudah dua periode menjabat sehingga tidak lagi bertarung di Pilpres 2024.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Ketua DPP Gerindra Berharap Prabowo Duet dengan Anies Jadi Capres-Cawapres 2024

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa, mengusulkan ketua umumnya Prabowo Subianto bisa berduet dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagai pasangan Capres dan Cawapres di 2024. Hal ini dikatakan Desmond, merujuk dari hasil survei Indo Barometer yang menempatkan Prabowo di peringkat teratas sebagai kandidat terkuat capres 2024 dan Anies di posisi kedua‎.

“Paling bagus menurut saya, Prabowo presiden dan Anies wapresnya. Nah itu yang paling bagus,” ujar Desmond kepada wartawan, Selasa (25/2).

Desmond mengatakan, Anies merupakan sosok yang memiliki kemampuan dan integritas. Sama seperti halnya Prabowo Subianto.

“Jadi selain saya kenal. Dua duanya punya kapasitas,” katanya.

Baca Juga:  Komisi VII Hanya Bermitra Kementerian ESDM

Terkait hasil survei Indo Barometer dalam simulasi pasangan capres yang menyebut bahwa pasangan Prabowo – Puan Maharani unggul dibanding lainnya. Desmond tetap menjagokan supaya Prabowo berpasangan dengan Anies Baswedan.

“Itu baca (pendapat) lain, saya boleh dong berbeda,” ungkapnya.

Untuk diketahui, nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menduduki papan atas sebagai kandidat kuat untuk capres pada Pilpres 2024. Hal itu ditujukan dari hasil survei yang dilakukan oleh Indo Barometer.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan Prabowo menjadi yang teratas dari simulasi 22 nama kandidat dalam survei yang dilakukan.

Prabowo berada di peringkat pertama dengan hasil survei 22,5 persen, yang kemudian dibayangi Anies Baswedan di posisi kedua dengan 14,3 persen, Sandiaga Uno 8,1 persen, Ganjar Pranowo 7,7 persen, dan Tri Rismaharini 6,8 persen.

Baca Juga:  PKS Putuskan Dukung Andi Putra-Suhardiman Ambi di Kuansing

Namun, kata Qodari, keunggulan yang diraih Prabowo tersebut terjadi lantaran nama Joko Widodo (Jokowi) tidak masukan. Mengingat, Jokowi sudah dua periode menjabat sehingga tidak lagi bertarung di Pilpres 2024.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa, mengusulkan ketua umumnya Prabowo Subianto bisa berduet dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagai pasangan Capres dan Cawapres di 2024. Hal ini dikatakan Desmond, merujuk dari hasil survei Indo Barometer yang menempatkan Prabowo di peringkat teratas sebagai kandidat terkuat capres 2024 dan Anies di posisi kedua‎.

“Paling bagus menurut saya, Prabowo presiden dan Anies wapresnya. Nah itu yang paling bagus,” ujar Desmond kepada wartawan, Selasa (25/2).

Desmond mengatakan, Anies merupakan sosok yang memiliki kemampuan dan integritas. Sama seperti halnya Prabowo Subianto.

“Jadi selain saya kenal. Dua duanya punya kapasitas,” katanya.

Baca Juga:  Demokrat dan PKS Bahas Pandemi dan Demokrasi

Terkait hasil survei Indo Barometer dalam simulasi pasangan capres yang menyebut bahwa pasangan Prabowo – Puan Maharani unggul dibanding lainnya. Desmond tetap menjagokan supaya Prabowo berpasangan dengan Anies Baswedan.

“Itu baca (pendapat) lain, saya boleh dong berbeda,” ungkapnya.

Untuk diketahui, nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menduduki papan atas sebagai kandidat kuat untuk capres pada Pilpres 2024. Hal itu ditujukan dari hasil survei yang dilakukan oleh Indo Barometer.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan Prabowo menjadi yang teratas dari simulasi 22 nama kandidat dalam survei yang dilakukan.

Prabowo berada di peringkat pertama dengan hasil survei 22,5 persen, yang kemudian dibayangi Anies Baswedan di posisi kedua dengan 14,3 persen, Sandiaga Uno 8,1 persen, Ganjar Pranowo 7,7 persen, dan Tri Rismaharini 6,8 persen.

Baca Juga:  Petinggi PAN Ini Yakin Partainya Jadi Oposisi

Namun, kata Qodari, keunggulan yang diraih Prabowo tersebut terjadi lantaran nama Joko Widodo (Jokowi) tidak masukan. Mengingat, Jokowi sudah dua periode menjabat sehingga tidak lagi bertarung di Pilpres 2024.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari