Sabtu, 7 Maret 2026
- Advertisement -

Pesan Indef untuk Dua Komut, Ahok dan Chandra Hamzah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Institute for Development of Economics and Finance (Indef) berharap Chandra Hamzah dapat menularkan integritas dan kredibilitasnya ke dalam manajemen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Sementara itu, kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Indef berharap ia dapat mengawasi rantai bisnis PT Pertamina (Persero) lebih baik lagi, sehingga berkontribusi menekan defisit minyak dan gas (migas).

Peneliti Indef Abra PG Talattov menuturkan, pengalaman dan keahlian Chandra Hamzah memang tak beririsan langsung dengan dunia perbankan. “Tapi soal integritas dan kredibilitas, (hal ini) harus dapat ditularkan ke dalam pengelolaan manajemen BTN ke depan sebagai modal untuk mendorong BTN lebih baik,” ujarnya dilansir dari Antara, Minggu (24/11).

Baca Juga:  Halim Blusukan Temui Ketua NU Kuansing

Sebagai komisaris utama BTN, Chandra Hamzah diharapkan dapat mendorong tata kelola manajemen BTN yang baik. Dengan begitu, BTN bisa terhindar dari korupsi.

Demikian pula dengan Ahok. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap direksi dan mengevaluasi program kerja Pertamina. Ahok diharapkan dapat memberikan arahan agar program pemerintah tercapai.

"Yang menjadi perhatian pemerintah adalah menekan defisit migas secara gradual," ungkapnya.

Abra juga berharap Chandra Hamzah bisa mengawasi akuntabilitas perseroan, baik dari sisi manajemen maupun keuangan agar lebih transparan dan akuntabel. Sementara itu mengenai berbagai penolakan terhadap Ahok, Abra menyarankan mantan Bupati Belitung Timur itu melakukan pendekatan kepada semua pihak di lingkungan Pertamina.

Baca Juga:  Ketua DPRD Ingatkan Pemkab Benahi Program

"Harus dilakukan dialog saat awal Ahok mulai bertugas nanti, itu untuk menghilangkan prasangka negatif mengingat ada penolakan di dalam Pertamina. Melalui dialog, diharapkan dapat meningkatkan soliditas di tubuh Pertamina," katanya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Institute for Development of Economics and Finance (Indef) berharap Chandra Hamzah dapat menularkan integritas dan kredibilitasnya ke dalam manajemen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Sementara itu, kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Indef berharap ia dapat mengawasi rantai bisnis PT Pertamina (Persero) lebih baik lagi, sehingga berkontribusi menekan defisit minyak dan gas (migas).

Peneliti Indef Abra PG Talattov menuturkan, pengalaman dan keahlian Chandra Hamzah memang tak beririsan langsung dengan dunia perbankan. “Tapi soal integritas dan kredibilitas, (hal ini) harus dapat ditularkan ke dalam pengelolaan manajemen BTN ke depan sebagai modal untuk mendorong BTN lebih baik,” ujarnya dilansir dari Antara, Minggu (24/11).

Baca Juga:  Andi Sebut Moeldoko Juga Pernah Ingin Jadi Ketum Golkar dan PPP

Sebagai komisaris utama BTN, Chandra Hamzah diharapkan dapat mendorong tata kelola manajemen BTN yang baik. Dengan begitu, BTN bisa terhindar dari korupsi.

Demikian pula dengan Ahok. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap direksi dan mengevaluasi program kerja Pertamina. Ahok diharapkan dapat memberikan arahan agar program pemerintah tercapai.

"Yang menjadi perhatian pemerintah adalah menekan defisit migas secara gradual," ungkapnya.

- Advertisement -

Abra juga berharap Chandra Hamzah bisa mengawasi akuntabilitas perseroan, baik dari sisi manajemen maupun keuangan agar lebih transparan dan akuntabel. Sementara itu mengenai berbagai penolakan terhadap Ahok, Abra menyarankan mantan Bupati Belitung Timur itu melakukan pendekatan kepada semua pihak di lingkungan Pertamina.

Baca Juga:  Ingin Nyapres di 2024, Giring "Diceramahi" Hasto

"Harus dilakukan dialog saat awal Ahok mulai bertugas nanti, itu untuk menghilangkan prasangka negatif mengingat ada penolakan di dalam Pertamina. Melalui dialog, diharapkan dapat meningkatkan soliditas di tubuh Pertamina," katanya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Institute for Development of Economics and Finance (Indef) berharap Chandra Hamzah dapat menularkan integritas dan kredibilitasnya ke dalam manajemen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Sementara itu, kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Indef berharap ia dapat mengawasi rantai bisnis PT Pertamina (Persero) lebih baik lagi, sehingga berkontribusi menekan defisit minyak dan gas (migas).

Peneliti Indef Abra PG Talattov menuturkan, pengalaman dan keahlian Chandra Hamzah memang tak beririsan langsung dengan dunia perbankan. “Tapi soal integritas dan kredibilitas, (hal ini) harus dapat ditularkan ke dalam pengelolaan manajemen BTN ke depan sebagai modal untuk mendorong BTN lebih baik,” ujarnya dilansir dari Antara, Minggu (24/11).

Baca Juga:  Surya Paloh Dinilai Menentang Jokowi dan Megawati

Sebagai komisaris utama BTN, Chandra Hamzah diharapkan dapat mendorong tata kelola manajemen BTN yang baik. Dengan begitu, BTN bisa terhindar dari korupsi.

Demikian pula dengan Ahok. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap direksi dan mengevaluasi program kerja Pertamina. Ahok diharapkan dapat memberikan arahan agar program pemerintah tercapai.

"Yang menjadi perhatian pemerintah adalah menekan defisit migas secara gradual," ungkapnya.

Abra juga berharap Chandra Hamzah bisa mengawasi akuntabilitas perseroan, baik dari sisi manajemen maupun keuangan agar lebih transparan dan akuntabel. Sementara itu mengenai berbagai penolakan terhadap Ahok, Abra menyarankan mantan Bupati Belitung Timur itu melakukan pendekatan kepada semua pihak di lingkungan Pertamina.

Baca Juga:  Halim Blusukan Temui Ketua NU Kuansing

"Harus dilakukan dialog saat awal Ahok mulai bertugas nanti, itu untuk menghilangkan prasangka negatif mengingat ada penolakan di dalam Pertamina. Melalui dialog, diharapkan dapat meningkatkan soliditas di tubuh Pertamina," katanya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari