Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Komunikasi untuk Duet Prabowo-Puan Mulai Terbuka

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Opsi "mengawinkan" Prabowo Subiyanto dan Puan Maharani dalam Pilpres 2024 kini semakin terang-terangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengakui partainya mulai membuka komunikasi dengan PDIP soal opsi menduetkan Prabowo-Puan dalam konstalasi politik lima tahunan tersebut.

Pernyataan Muzani merespons sejumlah deklarasi relawan yang mendukung ketua umum partainya itu dengan Puan selaku Ketua DPR di Pilpres 2024. Menurut dia, Gerindra dan PDIP saat ini menjalin hubungan baik sebagai mitra di parlemen.

"Kami dengan PDI sudah (komunikasi, red). Ya, dalam arti hubungan kami dengan PDIP di Senayan, di kantor kami, bagus. Jadi sebagai sebuah kemungkinan koalisi ada," kata dia Jakarta, Jumat (17/12/2021) malam.

Muzani mengaku juga memiliki komunikasi yang baik dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Meski demikian, dia belum memastikan kemungkinan duet Prabowo-Puan itu akan berjalan mulus.

Baca Juga:  PBNU Ajak PKB Balik ke Pangkuan NU

Sebab, katanya, baik PDIP maupun Gerindra, hingga saat ini masih menunggu waktu sebelum secara resmi mendeklarasikan Prabowo dan Puan maju di Pilpres.

"Itu akan lihat waktu nanti ya, saya kira juga terus, saya sudah bertanya sama kawan-kawan PDIP juga masih menunggu waktu, semuanya menunggu waktu," kata Muzani.

Di sisi lain, lanjut Muzani, partainya hingga saat ini juga masih menunggu jawaban dari Prabowo terkait desakan agar Menteri Pertahanan itu kembali maju di Pilpres.

Menurut dia, mayoritas kader Gerindra sampai saat ini masih satu suara mendukung Prabowo menjadi capres. Animo itu terlihat di sejumlah agenda konsolidasi partai yang digelar di sejumlah daerah.

Baca Juga:  Golkar Targetkan Menang Pilkada 60 Persen, Pileg 20 Persen

"Sampai sekarang yang kita tunggu adalah jawaban Pak Prabowo atas permintaan kami semua untuk beliau maju. Tadi kan sudah tanya sendiri, masih lama, kan begitu, jadi kita pun menunggu," katanya.

Prabowo dan Puan santer diisukan maju di Pilpres 2024. Sejumlah kelompok relawan bahkan sempat mendeklarasikan keduanya maju sebagai pasangan. Kelompok relawan menilai dua nama itu memiliki latar belakang cukup kuat jika dipasangkan. Terlebih, nama Prabowo kerap unggul di beberapa survei elektabilitas.

Meski begitu, PDIP teranyar belum berbicara banyak soal kemungkinan duet ketua DPP partainya dengan Prabowo. Sekjen Hasto meminta relawan yang mendeklarasikan dukungan Prabowo-Puan tidak membawa kontestasi Pilpres terlalu dini.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Opsi "mengawinkan" Prabowo Subiyanto dan Puan Maharani dalam Pilpres 2024 kini semakin terang-terangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengakui partainya mulai membuka komunikasi dengan PDIP soal opsi menduetkan Prabowo-Puan dalam konstalasi politik lima tahunan tersebut.

Pernyataan Muzani merespons sejumlah deklarasi relawan yang mendukung ketua umum partainya itu dengan Puan selaku Ketua DPR di Pilpres 2024. Menurut dia, Gerindra dan PDIP saat ini menjalin hubungan baik sebagai mitra di parlemen.

"Kami dengan PDI sudah (komunikasi, red). Ya, dalam arti hubungan kami dengan PDIP di Senayan, di kantor kami, bagus. Jadi sebagai sebuah kemungkinan koalisi ada," kata dia Jakarta, Jumat (17/12/2021) malam.

Muzani mengaku juga memiliki komunikasi yang baik dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Meski demikian, dia belum memastikan kemungkinan duet Prabowo-Puan itu akan berjalan mulus.

Baca Juga:  Pemberdayaan Perempuan MPW PP Riau Gelar Beauty Class

Sebab, katanya, baik PDIP maupun Gerindra, hingga saat ini masih menunggu waktu sebelum secara resmi mendeklarasikan Prabowo dan Puan maju di Pilpres.

"Itu akan lihat waktu nanti ya, saya kira juga terus, saya sudah bertanya sama kawan-kawan PDIP juga masih menunggu waktu, semuanya menunggu waktu," kata Muzani.

Di sisi lain, lanjut Muzani, partainya hingga saat ini juga masih menunggu jawaban dari Prabowo terkait desakan agar Menteri Pertahanan itu kembali maju di Pilpres.

Menurut dia, mayoritas kader Gerindra sampai saat ini masih satu suara mendukung Prabowo menjadi capres. Animo itu terlihat di sejumlah agenda konsolidasi partai yang digelar di sejumlah daerah.

Baca Juga:  Kubu 02 Dicap Sedang Tebar Teror Psikologis

"Sampai sekarang yang kita tunggu adalah jawaban Pak Prabowo atas permintaan kami semua untuk beliau maju. Tadi kan sudah tanya sendiri, masih lama, kan begitu, jadi kita pun menunggu," katanya.

Prabowo dan Puan santer diisukan maju di Pilpres 2024. Sejumlah kelompok relawan bahkan sempat mendeklarasikan keduanya maju sebagai pasangan. Kelompok relawan menilai dua nama itu memiliki latar belakang cukup kuat jika dipasangkan. Terlebih, nama Prabowo kerap unggul di beberapa survei elektabilitas.

Meski begitu, PDIP teranyar belum berbicara banyak soal kemungkinan duet ketua DPP partainya dengan Prabowo. Sekjen Hasto meminta relawan yang mendeklarasikan dukungan Prabowo-Puan tidak membawa kontestasi Pilpres terlalu dini.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Komunikasi untuk Duet Prabowo-Puan Mulai Terbuka

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Opsi "mengawinkan" Prabowo Subiyanto dan Puan Maharani dalam Pilpres 2024 kini semakin terang-terangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengakui partainya mulai membuka komunikasi dengan PDIP soal opsi menduetkan Prabowo-Puan dalam konstalasi politik lima tahunan tersebut.

Pernyataan Muzani merespons sejumlah deklarasi relawan yang mendukung ketua umum partainya itu dengan Puan selaku Ketua DPR di Pilpres 2024. Menurut dia, Gerindra dan PDIP saat ini menjalin hubungan baik sebagai mitra di parlemen.

"Kami dengan PDI sudah (komunikasi, red). Ya, dalam arti hubungan kami dengan PDIP di Senayan, di kantor kami, bagus. Jadi sebagai sebuah kemungkinan koalisi ada," kata dia Jakarta, Jumat (17/12/2021) malam.

Muzani mengaku juga memiliki komunikasi yang baik dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Meski demikian, dia belum memastikan kemungkinan duet Prabowo-Puan itu akan berjalan mulus.

Baca Juga:  Persentase Zulmizan dan Adi Sukemi di Bawah Dua Digit

Sebab, katanya, baik PDIP maupun Gerindra, hingga saat ini masih menunggu waktu sebelum secara resmi mendeklarasikan Prabowo dan Puan maju di Pilpres.

"Itu akan lihat waktu nanti ya, saya kira juga terus, saya sudah bertanya sama kawan-kawan PDIP juga masih menunggu waktu, semuanya menunggu waktu," kata Muzani.

Di sisi lain, lanjut Muzani, partainya hingga saat ini juga masih menunggu jawaban dari Prabowo terkait desakan agar Menteri Pertahanan itu kembali maju di Pilpres.

Menurut dia, mayoritas kader Gerindra sampai saat ini masih satu suara mendukung Prabowo menjadi capres. Animo itu terlihat di sejumlah agenda konsolidasi partai yang digelar di sejumlah daerah.

Baca Juga:  Ini Respon Gerinda soal Ahmad Dhani Bakal Dukung Prabowo di Pilpres 2024

"Sampai sekarang yang kita tunggu adalah jawaban Pak Prabowo atas permintaan kami semua untuk beliau maju. Tadi kan sudah tanya sendiri, masih lama, kan begitu, jadi kita pun menunggu," katanya.

Prabowo dan Puan santer diisukan maju di Pilpres 2024. Sejumlah kelompok relawan bahkan sempat mendeklarasikan keduanya maju sebagai pasangan. Kelompok relawan menilai dua nama itu memiliki latar belakang cukup kuat jika dipasangkan. Terlebih, nama Prabowo kerap unggul di beberapa survei elektabilitas.

Meski begitu, PDIP teranyar belum berbicara banyak soal kemungkinan duet ketua DPP partainya dengan Prabowo. Sekjen Hasto meminta relawan yang mendeklarasikan dukungan Prabowo-Puan tidak membawa kontestasi Pilpres terlalu dini.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Opsi "mengawinkan" Prabowo Subiyanto dan Puan Maharani dalam Pilpres 2024 kini semakin terang-terangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengakui partainya mulai membuka komunikasi dengan PDIP soal opsi menduetkan Prabowo-Puan dalam konstalasi politik lima tahunan tersebut.

Pernyataan Muzani merespons sejumlah deklarasi relawan yang mendukung ketua umum partainya itu dengan Puan selaku Ketua DPR di Pilpres 2024. Menurut dia, Gerindra dan PDIP saat ini menjalin hubungan baik sebagai mitra di parlemen.

"Kami dengan PDI sudah (komunikasi, red). Ya, dalam arti hubungan kami dengan PDIP di Senayan, di kantor kami, bagus. Jadi sebagai sebuah kemungkinan koalisi ada," kata dia Jakarta, Jumat (17/12/2021) malam.

Muzani mengaku juga memiliki komunikasi yang baik dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Meski demikian, dia belum memastikan kemungkinan duet Prabowo-Puan itu akan berjalan mulus.

Baca Juga:  Ini Respon Gerinda soal Ahmad Dhani Bakal Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Sebab, katanya, baik PDIP maupun Gerindra, hingga saat ini masih menunggu waktu sebelum secara resmi mendeklarasikan Prabowo dan Puan maju di Pilpres.

"Itu akan lihat waktu nanti ya, saya kira juga terus, saya sudah bertanya sama kawan-kawan PDIP juga masih menunggu waktu, semuanya menunggu waktu," kata Muzani.

Di sisi lain, lanjut Muzani, partainya hingga saat ini juga masih menunggu jawaban dari Prabowo terkait desakan agar Menteri Pertahanan itu kembali maju di Pilpres.

Menurut dia, mayoritas kader Gerindra sampai saat ini masih satu suara mendukung Prabowo menjadi capres. Animo itu terlihat di sejumlah agenda konsolidasi partai yang digelar di sejumlah daerah.

Baca Juga:  Srikandi Politik Baru Warnai DPRD Riau

"Sampai sekarang yang kita tunggu adalah jawaban Pak Prabowo atas permintaan kami semua untuk beliau maju. Tadi kan sudah tanya sendiri, masih lama, kan begitu, jadi kita pun menunggu," katanya.

Prabowo dan Puan santer diisukan maju di Pilpres 2024. Sejumlah kelompok relawan bahkan sempat mendeklarasikan keduanya maju sebagai pasangan. Kelompok relawan menilai dua nama itu memiliki latar belakang cukup kuat jika dipasangkan. Terlebih, nama Prabowo kerap unggul di beberapa survei elektabilitas.

Meski begitu, PDIP teranyar belum berbicara banyak soal kemungkinan duet ketua DPP partainya dengan Prabowo. Sekjen Hasto meminta relawan yang mendeklarasikan dukungan Prabowo-Puan tidak membawa kontestasi Pilpres terlalu dini.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari