Minggu, 6 April 2025
spot_img

Terkenal, caleg Ini Gagal Melaju ke Senayan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh ternama yang maju menjadi caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) dipastikan gagal melaju ke Senayan.

Hal itu diketahui setelah KPU mengesahkan hasil perolehan suara Pileg 2019 untuk Provinsi Jabar, Kamis (16/5) kemarin.

Setidaknya dua Menteri Kabinet Indonesia Kerja era Joko Widodo (Jokowi) gagal melenggang ke Senayan. Yakni Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Hanif dan Lukman berkontestasi di Dapil Jabar VI yang meliputi daerah pemilihan Kota Depok dan Bekasi. Hanif maju dengan kendaraan PKB, sedangkan Lukman melalui PPP.

Tercatat Hanif mendapatkan 39.336 suara, sedangkan Lukman memperoleh 30.197. Namun, suara keduanya tidak cukup mengantarkan ke Senayan. Di Dapil Jabar VI ini, tidak satu pun caleg dari PKB dan PPP lolos ke DPR.

Baca Juga:  Gabungan Personel Apel Siaga Patroli Anti Politik Uang di Pelalawan

Mantan Menteri Kehutanan, MS Kaban juga tidak lolos ke DPR dengan kendaraan PBB. Menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini tidak lolos ke DPR dari Dapil Jabar I yang meliputi daerah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Dua politikus yang wajahnya kerap nongol di layar televisi juga gagal ke Senayan. Keduanya yakni Politikus PAN Faldo Maldini dan Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Keduanya gagal ke DPR dari Dapil Jabar V yang meliputi daerah pemilihan Kabupaten Bogor. Faldo Maldini hanya memperoleh 37.853 suara, sedangkan Ferdinand mendapat 7.186.

Di Dapil Jabar V, caleg PAN yang lolos ke Senayan yakni Primus Yustisio dengan perolehan suara 86.983. Sementara itu, dari Dapil Jabar V, Demokrat diwakilkan oleh Anton Sukartono dengan perolehan suara 55.634.

Baca Juga:  Baleg DPR: Jangan Jadikan RUU Cipta Kerja sebagai Komoditas Politik

Dua tokoh terkenal asal PDIP, Maruarar Sirait dan Anton Charliyan juga tidak lolos ke DPR dari provinsi yang dipimpin Gubernur Ridwan Kamil itu.

Ara, sapaan Maruarar maju dari Dapil Jabar III yang meliputi Cianjur dan Kota Bogor. Di situ, Ara mendapat 45.436 suara. Suara Ara kalah dari politikus PDIP sekaligus petahana DPR yakni Diah Pitaloka yang memperoleh 47.263.

Sementara itu, Anton Charliyan tidak lolos ke DPR dari Dapil Jabar XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.

Mantan Kapolda Jabar itu gagal ke DPR karena memperoleh 43.264 suara. Suara Anton kalah dari caleg PDIP lain yakni Dony Maryadi Oekon dengan perolehan suara 55.178. (mg10)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh ternama yang maju menjadi caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) dipastikan gagal melaju ke Senayan.

Hal itu diketahui setelah KPU mengesahkan hasil perolehan suara Pileg 2019 untuk Provinsi Jabar, Kamis (16/5) kemarin.

Setidaknya dua Menteri Kabinet Indonesia Kerja era Joko Widodo (Jokowi) gagal melenggang ke Senayan. Yakni Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Hanif dan Lukman berkontestasi di Dapil Jabar VI yang meliputi daerah pemilihan Kota Depok dan Bekasi. Hanif maju dengan kendaraan PKB, sedangkan Lukman melalui PPP.

Tercatat Hanif mendapatkan 39.336 suara, sedangkan Lukman memperoleh 30.197. Namun, suara keduanya tidak cukup mengantarkan ke Senayan. Di Dapil Jabar VI ini, tidak satu pun caleg dari PKB dan PPP lolos ke DPR.

Baca Juga:  Qodari: PDIP Bisa Kalah Telak jika Puan dan Ganjar Sama-Sama Maju

Mantan Menteri Kehutanan, MS Kaban juga tidak lolos ke DPR dengan kendaraan PBB. Menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini tidak lolos ke DPR dari Dapil Jabar I yang meliputi daerah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Dua politikus yang wajahnya kerap nongol di layar televisi juga gagal ke Senayan. Keduanya yakni Politikus PAN Faldo Maldini dan Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Keduanya gagal ke DPR dari Dapil Jabar V yang meliputi daerah pemilihan Kabupaten Bogor. Faldo Maldini hanya memperoleh 37.853 suara, sedangkan Ferdinand mendapat 7.186.

Di Dapil Jabar V, caleg PAN yang lolos ke Senayan yakni Primus Yustisio dengan perolehan suara 86.983. Sementara itu, dari Dapil Jabar V, Demokrat diwakilkan oleh Anton Sukartono dengan perolehan suara 55.634.

Baca Juga:  La Nyalla Janji Akan Halangi Berbagai Upaya Penundaan Pemilu

Dua tokoh terkenal asal PDIP, Maruarar Sirait dan Anton Charliyan juga tidak lolos ke DPR dari provinsi yang dipimpin Gubernur Ridwan Kamil itu.

Ara, sapaan Maruarar maju dari Dapil Jabar III yang meliputi Cianjur dan Kota Bogor. Di situ, Ara mendapat 45.436 suara. Suara Ara kalah dari politikus PDIP sekaligus petahana DPR yakni Diah Pitaloka yang memperoleh 47.263.

Sementara itu, Anton Charliyan tidak lolos ke DPR dari Dapil Jabar XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.

Mantan Kapolda Jabar itu gagal ke DPR karena memperoleh 43.264 suara. Suara Anton kalah dari caleg PDIP lain yakni Dony Maryadi Oekon dengan perolehan suara 55.178. (mg10)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Terkenal, caleg Ini Gagal Melaju ke Senayan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh ternama yang maju menjadi caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) dipastikan gagal melaju ke Senayan.

Hal itu diketahui setelah KPU mengesahkan hasil perolehan suara Pileg 2019 untuk Provinsi Jabar, Kamis (16/5) kemarin.

Setidaknya dua Menteri Kabinet Indonesia Kerja era Joko Widodo (Jokowi) gagal melenggang ke Senayan. Yakni Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Hanif dan Lukman berkontestasi di Dapil Jabar VI yang meliputi daerah pemilihan Kota Depok dan Bekasi. Hanif maju dengan kendaraan PKB, sedangkan Lukman melalui PPP.

Tercatat Hanif mendapatkan 39.336 suara, sedangkan Lukman memperoleh 30.197. Namun, suara keduanya tidak cukup mengantarkan ke Senayan. Di Dapil Jabar VI ini, tidak satu pun caleg dari PKB dan PPP lolos ke DPR.

Baca Juga:  La Nyalla Janji Akan Halangi Berbagai Upaya Penundaan Pemilu

Mantan Menteri Kehutanan, MS Kaban juga tidak lolos ke DPR dengan kendaraan PBB. Menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini tidak lolos ke DPR dari Dapil Jabar I yang meliputi daerah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Dua politikus yang wajahnya kerap nongol di layar televisi juga gagal ke Senayan. Keduanya yakni Politikus PAN Faldo Maldini dan Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Keduanya gagal ke DPR dari Dapil Jabar V yang meliputi daerah pemilihan Kabupaten Bogor. Faldo Maldini hanya memperoleh 37.853 suara, sedangkan Ferdinand mendapat 7.186.

Di Dapil Jabar V, caleg PAN yang lolos ke Senayan yakni Primus Yustisio dengan perolehan suara 86.983. Sementara itu, dari Dapil Jabar V, Demokrat diwakilkan oleh Anton Sukartono dengan perolehan suara 55.634.

Baca Juga:  Qodari: PDIP Bisa Kalah Telak jika Puan dan Ganjar Sama-Sama Maju

Dua tokoh terkenal asal PDIP, Maruarar Sirait dan Anton Charliyan juga tidak lolos ke DPR dari provinsi yang dipimpin Gubernur Ridwan Kamil itu.

Ara, sapaan Maruarar maju dari Dapil Jabar III yang meliputi Cianjur dan Kota Bogor. Di situ, Ara mendapat 45.436 suara. Suara Ara kalah dari politikus PDIP sekaligus petahana DPR yakni Diah Pitaloka yang memperoleh 47.263.

Sementara itu, Anton Charliyan tidak lolos ke DPR dari Dapil Jabar XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.

Mantan Kapolda Jabar itu gagal ke DPR karena memperoleh 43.264 suara. Suara Anton kalah dari caleg PDIP lain yakni Dony Maryadi Oekon dengan perolehan suara 55.178. (mg10)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh ternama yang maju menjadi caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) dipastikan gagal melaju ke Senayan.

Hal itu diketahui setelah KPU mengesahkan hasil perolehan suara Pileg 2019 untuk Provinsi Jabar, Kamis (16/5) kemarin.

Setidaknya dua Menteri Kabinet Indonesia Kerja era Joko Widodo (Jokowi) gagal melenggang ke Senayan. Yakni Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Hanif dan Lukman berkontestasi di Dapil Jabar VI yang meliputi daerah pemilihan Kota Depok dan Bekasi. Hanif maju dengan kendaraan PKB, sedangkan Lukman melalui PPP.

Tercatat Hanif mendapatkan 39.336 suara, sedangkan Lukman memperoleh 30.197. Namun, suara keduanya tidak cukup mengantarkan ke Senayan. Di Dapil Jabar VI ini, tidak satu pun caleg dari PKB dan PPP lolos ke DPR.

Baca Juga:  Ahok Belum Tertarik Jadi Kepala Daerah

Mantan Menteri Kehutanan, MS Kaban juga tidak lolos ke DPR dengan kendaraan PBB. Menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini tidak lolos ke DPR dari Dapil Jabar I yang meliputi daerah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Dua politikus yang wajahnya kerap nongol di layar televisi juga gagal ke Senayan. Keduanya yakni Politikus PAN Faldo Maldini dan Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Keduanya gagal ke DPR dari Dapil Jabar V yang meliputi daerah pemilihan Kabupaten Bogor. Faldo Maldini hanya memperoleh 37.853 suara, sedangkan Ferdinand mendapat 7.186.

Di Dapil Jabar V, caleg PAN yang lolos ke Senayan yakni Primus Yustisio dengan perolehan suara 86.983. Sementara itu, dari Dapil Jabar V, Demokrat diwakilkan oleh Anton Sukartono dengan perolehan suara 55.634.

Baca Juga:  Mantan Ketua DPRD Riau Kokoh di Dapil 5

Dua tokoh terkenal asal PDIP, Maruarar Sirait dan Anton Charliyan juga tidak lolos ke DPR dari provinsi yang dipimpin Gubernur Ridwan Kamil itu.

Ara, sapaan Maruarar maju dari Dapil Jabar III yang meliputi Cianjur dan Kota Bogor. Di situ, Ara mendapat 45.436 suara. Suara Ara kalah dari politikus PDIP sekaligus petahana DPR yakni Diah Pitaloka yang memperoleh 47.263.

Sementara itu, Anton Charliyan tidak lolos ke DPR dari Dapil Jabar XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.

Mantan Kapolda Jabar itu gagal ke DPR karena memperoleh 43.264 suara. Suara Anton kalah dari caleg PDIP lain yakni Dony Maryadi Oekon dengan perolehan suara 55.178. (mg10)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari