Minggu, 6 April 2025
spot_img

Partai Amien Rais Kalah Populer dari Partainya Fahri Hamzah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Partai Ummat yang didirikan mantan Ketua MPR, Amien Rais, kalah populer dari Partai Gelora yang didirikan sejumlah mantan elite PKS, termasuk Fahri Hamzah. Hal itu diketahui dari survei terbaru Parameter Politik Indonesia.

Survei tersebut mencatat popularitas Partai Gelora mencapai 28,7 persen. Sementara popularitas Partai Ummat berada di angka 21,7 persen.

"Di antara tiga partai baru yang cukup eksis belakangan ini, Partai Gelora menjadi yang paling populer, disusul partai Ummat dan Masyumi Reborn (14,2 persen)," dikutip dari dokumen hasil survei Parameter Politik Indonesia yang dirilis Sabtu (5/6/2021) lalu.

Survei itu mengungkap bahwa masyarakat sebenarnya tidak terlalu antusias dengan partai baru. Sebanyak 40,1 persen responden merasa partai baru tidak terlalu penting. Hanya 26,7 persen yang menganggap kehadiran partai baru penting.

Baca Juga:  Fraksi PDIP Tuding KPU Lakukan Penjegalan

Kecenderungan itu berkaitan dengan antusiasme masyarakat mendukung partai baru. Jumlah responden yang ingin mendukung partai-partai itu hanya berkisar di angka belasan persen.

"Partai Gelora mendapat 11,9 persen dukungan, Partai Ummat 7,8 persen, dan Partai Masyumi Reborn 3,3 persen dukungan," dikutip dari hasil survei itu.

Survei tersebut dilakukan pada 23-28 Mei 2021. Parameter Politik Indonesia melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak dan proporsional dari 6.000 nomor telepon. Penelitian dilakukan dengan margin of error ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Partai Ummat yang didirikan mantan Ketua MPR, Amien Rais, kalah populer dari Partai Gelora yang didirikan sejumlah mantan elite PKS, termasuk Fahri Hamzah. Hal itu diketahui dari survei terbaru Parameter Politik Indonesia.

Survei tersebut mencatat popularitas Partai Gelora mencapai 28,7 persen. Sementara popularitas Partai Ummat berada di angka 21,7 persen.

"Di antara tiga partai baru yang cukup eksis belakangan ini, Partai Gelora menjadi yang paling populer, disusul partai Ummat dan Masyumi Reborn (14,2 persen)," dikutip dari dokumen hasil survei Parameter Politik Indonesia yang dirilis Sabtu (5/6/2021) lalu.

Survei itu mengungkap bahwa masyarakat sebenarnya tidak terlalu antusias dengan partai baru. Sebanyak 40,1 persen responden merasa partai baru tidak terlalu penting. Hanya 26,7 persen yang menganggap kehadiran partai baru penting.

Baca Juga:  Satgas Damai Cartenz Berhasil Amankan Pemilu di Papua

Kecenderungan itu berkaitan dengan antusiasme masyarakat mendukung partai baru. Jumlah responden yang ingin mendukung partai-partai itu hanya berkisar di angka belasan persen.

"Partai Gelora mendapat 11,9 persen dukungan, Partai Ummat 7,8 persen, dan Partai Masyumi Reborn 3,3 persen dukungan," dikutip dari hasil survei itu.

Survei tersebut dilakukan pada 23-28 Mei 2021. Parameter Politik Indonesia melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak dan proporsional dari 6.000 nomor telepon. Penelitian dilakukan dengan margin of error ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Partai Amien Rais Kalah Populer dari Partainya Fahri Hamzah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Partai Ummat yang didirikan mantan Ketua MPR, Amien Rais, kalah populer dari Partai Gelora yang didirikan sejumlah mantan elite PKS, termasuk Fahri Hamzah. Hal itu diketahui dari survei terbaru Parameter Politik Indonesia.

Survei tersebut mencatat popularitas Partai Gelora mencapai 28,7 persen. Sementara popularitas Partai Ummat berada di angka 21,7 persen.

"Di antara tiga partai baru yang cukup eksis belakangan ini, Partai Gelora menjadi yang paling populer, disusul partai Ummat dan Masyumi Reborn (14,2 persen)," dikutip dari dokumen hasil survei Parameter Politik Indonesia yang dirilis Sabtu (5/6/2021) lalu.

Survei itu mengungkap bahwa masyarakat sebenarnya tidak terlalu antusias dengan partai baru. Sebanyak 40,1 persen responden merasa partai baru tidak terlalu penting. Hanya 26,7 persen yang menganggap kehadiran partai baru penting.

Baca Juga:  Fraksi PDIP Tuding KPU Lakukan Penjegalan

Kecenderungan itu berkaitan dengan antusiasme masyarakat mendukung partai baru. Jumlah responden yang ingin mendukung partai-partai itu hanya berkisar di angka belasan persen.

"Partai Gelora mendapat 11,9 persen dukungan, Partai Ummat 7,8 persen, dan Partai Masyumi Reborn 3,3 persen dukungan," dikutip dari hasil survei itu.

Survei tersebut dilakukan pada 23-28 Mei 2021. Parameter Politik Indonesia melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak dan proporsional dari 6.000 nomor telepon. Penelitian dilakukan dengan margin of error ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Partai Ummat yang didirikan mantan Ketua MPR, Amien Rais, kalah populer dari Partai Gelora yang didirikan sejumlah mantan elite PKS, termasuk Fahri Hamzah. Hal itu diketahui dari survei terbaru Parameter Politik Indonesia.

Survei tersebut mencatat popularitas Partai Gelora mencapai 28,7 persen. Sementara popularitas Partai Ummat berada di angka 21,7 persen.

"Di antara tiga partai baru yang cukup eksis belakangan ini, Partai Gelora menjadi yang paling populer, disusul partai Ummat dan Masyumi Reborn (14,2 persen)," dikutip dari dokumen hasil survei Parameter Politik Indonesia yang dirilis Sabtu (5/6/2021) lalu.

Survei itu mengungkap bahwa masyarakat sebenarnya tidak terlalu antusias dengan partai baru. Sebanyak 40,1 persen responden merasa partai baru tidak terlalu penting. Hanya 26,7 persen yang menganggap kehadiran partai baru penting.

Baca Juga:  Balon Wako Batam Candra Ibrahim Intens Dekati PKB 

Kecenderungan itu berkaitan dengan antusiasme masyarakat mendukung partai baru. Jumlah responden yang ingin mendukung partai-partai itu hanya berkisar di angka belasan persen.

"Partai Gelora mendapat 11,9 persen dukungan, Partai Ummat 7,8 persen, dan Partai Masyumi Reborn 3,3 persen dukungan," dikutip dari hasil survei itu.

Survei tersebut dilakukan pada 23-28 Mei 2021. Parameter Politik Indonesia melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak dan proporsional dari 6.000 nomor telepon. Penelitian dilakukan dengan margin of error ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari