Sabtu, 7 Februari 2026
- Advertisement -

Viral, Dua Warga Siak Foto Bersama Uang dan Baju Kaos

SIAK (RIAUPOS.CO) — Deklarasi tolak politik uang baru saja digelar di Kabupaten Siak. Namun, foto dua lelaki di depannya ada tumpukan uang dan baju kaos bertuliskan Siak Rumah Kita beredar di jagad maya.

Spekulasi uang tersebut untuk dibagikan ke masyarakat berembus kencang. Bahkan disebut-sebut dari tim salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Siak.

Coba ditelisik tentang siapa keduanya dan di mana, salah seorang warga Bungaraya berinisial F, membenarkan keduanya adalah tetangganya. "Saya tidak tahu masalah politik. Tapi keduanya memang tetangga saya," jelasnya.

Sementara itu, Calon Bupati Siak nomor urut 1, Sayed Abubakar Assegaf (SAA) membantah apa yang disangkakan terhadap dirinya. Menurutnya, hal itu merupakan fitnah keji yang sengaja dilontarkan lawan politiknya untuk menjatuhkannya.

Baca Juga:  Soal King of Lip Service, Begini Komentar Fadjroel dan Ngabalin 

"Itu fitnah yang keji, semoga Allah selalu bersama hambanya yang dizholimi," jelas SAA melalui pesan Whatsapp pada Jumat (4/12) pagi.

SAA berpesan untuk tim pemenangannya agar tetap melakukan politik santun dan jangan melawan fitnah dengan fitnah. "Mari kita doakan mereka, agar Allah memberikan hidayahnya," ajaknya.

Sejauh ini menurut SAA, siapa yang memberi dan menerima juga tidak ada. Artinya hal itu tidak bisa dikaitkan dengan politik uang.

"Pilkada masih enam hari lagi, baru akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang," kata mantan anggota DPR RI itu.

Lebih jauh SAA mengisahkan bagaiaman dirinya selalu menjadi sasaran fitnah. Hal itu tentu saja untuk menjatuhkan dirinya.

Baca Juga:  Ketua KPU Sudah Siapkan Pengganti Wahyu Setiawan

Dia ingat betul bagaimana dia dituding tidak mendapatkan partai untuk ikut kontestasi Pilkada Siak, juga dituding bukan orang Siak, tidak ber KTP Siak, tidak berdomisili di Siak dan lainnya.

"Saya jelaskan sekarang, bahwa saya terdaftar untuk memilih di Siak, rumah saya ada di Siak. Artinya semua yang dituduhkan kepada saya terbantahkan dan salah alamat," jelasnya.

Coba diklarifikasi ke kediaman dua lelaki tersebut di Bungaraya, keduanya tidak berada di rumah. Ponselnya juga dalam keadaan tidak aktif.

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: Rinaldi

 

SIAK (RIAUPOS.CO) — Deklarasi tolak politik uang baru saja digelar di Kabupaten Siak. Namun, foto dua lelaki di depannya ada tumpukan uang dan baju kaos bertuliskan Siak Rumah Kita beredar di jagad maya.

Spekulasi uang tersebut untuk dibagikan ke masyarakat berembus kencang. Bahkan disebut-sebut dari tim salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Siak.

Coba ditelisik tentang siapa keduanya dan di mana, salah seorang warga Bungaraya berinisial F, membenarkan keduanya adalah tetangganya. "Saya tidak tahu masalah politik. Tapi keduanya memang tetangga saya," jelasnya.

Sementara itu, Calon Bupati Siak nomor urut 1, Sayed Abubakar Assegaf (SAA) membantah apa yang disangkakan terhadap dirinya. Menurutnya, hal itu merupakan fitnah keji yang sengaja dilontarkan lawan politiknya untuk menjatuhkannya.

Baca Juga:  Fahri Hamzah Sebut Pemilu 2024 Daulat Rakyat Melemah, Oligaki Menguat

"Itu fitnah yang keji, semoga Allah selalu bersama hambanya yang dizholimi," jelas SAA melalui pesan Whatsapp pada Jumat (4/12) pagi.

- Advertisement -

SAA berpesan untuk tim pemenangannya agar tetap melakukan politik santun dan jangan melawan fitnah dengan fitnah. "Mari kita doakan mereka, agar Allah memberikan hidayahnya," ajaknya.

Sejauh ini menurut SAA, siapa yang memberi dan menerima juga tidak ada. Artinya hal itu tidak bisa dikaitkan dengan politik uang.

- Advertisement -

"Pilkada masih enam hari lagi, baru akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang," kata mantan anggota DPR RI itu.

Lebih jauh SAA mengisahkan bagaiaman dirinya selalu menjadi sasaran fitnah. Hal itu tentu saja untuk menjatuhkan dirinya.

Baca Juga:  Survei Capres, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Paling Unggul

Dia ingat betul bagaimana dia dituding tidak mendapatkan partai untuk ikut kontestasi Pilkada Siak, juga dituding bukan orang Siak, tidak ber KTP Siak, tidak berdomisili di Siak dan lainnya.

"Saya jelaskan sekarang, bahwa saya terdaftar untuk memilih di Siak, rumah saya ada di Siak. Artinya semua yang dituduhkan kepada saya terbantahkan dan salah alamat," jelasnya.

Coba diklarifikasi ke kediaman dua lelaki tersebut di Bungaraya, keduanya tidak berada di rumah. Ponselnya juga dalam keadaan tidak aktif.

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) — Deklarasi tolak politik uang baru saja digelar di Kabupaten Siak. Namun, foto dua lelaki di depannya ada tumpukan uang dan baju kaos bertuliskan Siak Rumah Kita beredar di jagad maya.

Spekulasi uang tersebut untuk dibagikan ke masyarakat berembus kencang. Bahkan disebut-sebut dari tim salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Siak.

Coba ditelisik tentang siapa keduanya dan di mana, salah seorang warga Bungaraya berinisial F, membenarkan keduanya adalah tetangganya. "Saya tidak tahu masalah politik. Tapi keduanya memang tetangga saya," jelasnya.

Sementara itu, Calon Bupati Siak nomor urut 1, Sayed Abubakar Assegaf (SAA) membantah apa yang disangkakan terhadap dirinya. Menurutnya, hal itu merupakan fitnah keji yang sengaja dilontarkan lawan politiknya untuk menjatuhkannya.

Baca Juga:  Potensi Pemilih Ganda Pilkada Rohil Dibahas

"Itu fitnah yang keji, semoga Allah selalu bersama hambanya yang dizholimi," jelas SAA melalui pesan Whatsapp pada Jumat (4/12) pagi.

SAA berpesan untuk tim pemenangannya agar tetap melakukan politik santun dan jangan melawan fitnah dengan fitnah. "Mari kita doakan mereka, agar Allah memberikan hidayahnya," ajaknya.

Sejauh ini menurut SAA, siapa yang memberi dan menerima juga tidak ada. Artinya hal itu tidak bisa dikaitkan dengan politik uang.

"Pilkada masih enam hari lagi, baru akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang," kata mantan anggota DPR RI itu.

Lebih jauh SAA mengisahkan bagaiaman dirinya selalu menjadi sasaran fitnah. Hal itu tentu saja untuk menjatuhkan dirinya.

Baca Juga:  Anggap Realistis, PAN Rohil Putuskan Dukung Incumbent

Dia ingat betul bagaimana dia dituding tidak mendapatkan partai untuk ikut kontestasi Pilkada Siak, juga dituding bukan orang Siak, tidak ber KTP Siak, tidak berdomisili di Siak dan lainnya.

"Saya jelaskan sekarang, bahwa saya terdaftar untuk memilih di Siak, rumah saya ada di Siak. Artinya semua yang dituduhkan kepada saya terbantahkan dan salah alamat," jelasnya.

Coba diklarifikasi ke kediaman dua lelaki tersebut di Bungaraya, keduanya tidak berada di rumah. Ponselnya juga dalam keadaan tidak aktif.

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari