Minggu, 6 April 2025
spot_img

Lanny/Ribka Mengaku Semakin Terpacu

BASEL (RIAUPOS.CO) – Pasangan ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto keluar sebagai juara Swiss Open 2024.

Lanny/Ribka juara di nomor ganda putri usai mengalahkan Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching di final.

Pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Ahad (24/3), wakil Indonesia itu menang lewat drama tiga game 13-21, 21-16, 21-8.

Keberhasilan ini juga menjadi gelar pertama bagi Lanny/Ribka di turnamen BWF World Tour level Super 300.

Gelar juara di ajang Swiss Open ini juga sukses menyudahi penantian panjang Indonesia khusus ganda putri setelah terakhir kali di raih pada 1957.

Berhasil keluar sebagai juara, Ribka mengaku sangat bersyukur atas hasil luar biasa yang diraihnya. Ia lantas membeberkan kunci kemenangannya atas Hsu/Lin.

Baca Juga:  Diselamatkan Mohamed Salah dari Diganggu Berandal, Begini Kata Tunawisma Ini

“Alhamdullilah akhirnya bisa juara di Super 300, rasanya bangga dan senang pastinya. Tadi di game pertama masih belum enak mainnya, saya banyak mati sendiri dan tidak sabar dalam mengikuti pola permaianan lawan,” kata Ribka dikutip dari keterangan resmi Tim Media & Humas PBSI.

“Di game kedua tadi sudah ketinggalan juga awalnya, tapi kami coba lebih berani mengubah pola dan lebih tahan di rally-rally panjangnya, lebih sabar. Di gim penentuan, kami terus menerapkan pola seperti di game kedua dan Alhamdullilah banyak menghasilkan poin,” ungkapnya.

Berkat keberhasil meraih gelar juara Swiss Open ini, Lanny/Ribka kemudian semakin terpacu untuk bisa kembali meraih gelar-gelar selanjutnya.

Baca Juga:  Swiss Open 2024: Tiga Wakil Indonesia ke Final

“Saya dan Lanny tentunya terpacu dan termotivasi juaranya Rachel/Trias di Orleans Masters pekan lalu,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu pasangan Ribka, Lanny mengaku gelar juara ini ia persembahkan untuk mendiang almarhum ayahnya yang sudah meninggal.

“Gelar juara ini saya ingin persembahkan untuk almarhum Papa saya karena dia ingin sekali melihat saya bisa juara. Ke depan saya ingin juara di level yang lebih tinggi,” kata Lanny.(jpg)

BASEL (RIAUPOS.CO) – Pasangan ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto keluar sebagai juara Swiss Open 2024.

Lanny/Ribka juara di nomor ganda putri usai mengalahkan Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching di final.

Pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Ahad (24/3), wakil Indonesia itu menang lewat drama tiga game 13-21, 21-16, 21-8.

Keberhasilan ini juga menjadi gelar pertama bagi Lanny/Ribka di turnamen BWF World Tour level Super 300.

Gelar juara di ajang Swiss Open ini juga sukses menyudahi penantian panjang Indonesia khusus ganda putri setelah terakhir kali di raih pada 1957.

Berhasil keluar sebagai juara, Ribka mengaku sangat bersyukur atas hasil luar biasa yang diraihnya. Ia lantas membeberkan kunci kemenangannya atas Hsu/Lin.

Baca Juga:  Bagas/Fikri Berpeluang Lolos ke Olimpiade

“Alhamdullilah akhirnya bisa juara di Super 300, rasanya bangga dan senang pastinya. Tadi di game pertama masih belum enak mainnya, saya banyak mati sendiri dan tidak sabar dalam mengikuti pola permaianan lawan,” kata Ribka dikutip dari keterangan resmi Tim Media & Humas PBSI.

“Di game kedua tadi sudah ketinggalan juga awalnya, tapi kami coba lebih berani mengubah pola dan lebih tahan di rally-rally panjangnya, lebih sabar. Di gim penentuan, kami terus menerapkan pola seperti di game kedua dan Alhamdullilah banyak menghasilkan poin,” ungkapnya.

Berkat keberhasil meraih gelar juara Swiss Open ini, Lanny/Ribka kemudian semakin terpacu untuk bisa kembali meraih gelar-gelar selanjutnya.

Baca Juga:  Ini Kata Dokter Timnas Denmark soal Kolapsnya Eriksen

“Saya dan Lanny tentunya terpacu dan termotivasi juaranya Rachel/Trias di Orleans Masters pekan lalu,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu pasangan Ribka, Lanny mengaku gelar juara ini ia persembahkan untuk mendiang almarhum ayahnya yang sudah meninggal.

“Gelar juara ini saya ingin persembahkan untuk almarhum Papa saya karena dia ingin sekali melihat saya bisa juara. Ke depan saya ingin juara di level yang lebih tinggi,” kata Lanny.(jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Lanny/Ribka Mengaku Semakin Terpacu

BASEL (RIAUPOS.CO) – Pasangan ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto keluar sebagai juara Swiss Open 2024.

Lanny/Ribka juara di nomor ganda putri usai mengalahkan Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching di final.

Pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Ahad (24/3), wakil Indonesia itu menang lewat drama tiga game 13-21, 21-16, 21-8.

Keberhasilan ini juga menjadi gelar pertama bagi Lanny/Ribka di turnamen BWF World Tour level Super 300.

Gelar juara di ajang Swiss Open ini juga sukses menyudahi penantian panjang Indonesia khusus ganda putri setelah terakhir kali di raih pada 1957.

Berhasil keluar sebagai juara, Ribka mengaku sangat bersyukur atas hasil luar biasa yang diraihnya. Ia lantas membeberkan kunci kemenangannya atas Hsu/Lin.

Baca Juga:  Renang Pecah Telur bagi Indonesia

“Alhamdullilah akhirnya bisa juara di Super 300, rasanya bangga dan senang pastinya. Tadi di game pertama masih belum enak mainnya, saya banyak mati sendiri dan tidak sabar dalam mengikuti pola permaianan lawan,” kata Ribka dikutip dari keterangan resmi Tim Media & Humas PBSI.

“Di game kedua tadi sudah ketinggalan juga awalnya, tapi kami coba lebih berani mengubah pola dan lebih tahan di rally-rally panjangnya, lebih sabar. Di gim penentuan, kami terus menerapkan pola seperti di game kedua dan Alhamdullilah banyak menghasilkan poin,” ungkapnya.

Berkat keberhasil meraih gelar juara Swiss Open ini, Lanny/Ribka kemudian semakin terpacu untuk bisa kembali meraih gelar-gelar selanjutnya.

Baca Juga:  Kalahkan Khachanov, Zverev Rebut Medali Emas

“Saya dan Lanny tentunya terpacu dan termotivasi juaranya Rachel/Trias di Orleans Masters pekan lalu,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu pasangan Ribka, Lanny mengaku gelar juara ini ia persembahkan untuk mendiang almarhum ayahnya yang sudah meninggal.

“Gelar juara ini saya ingin persembahkan untuk almarhum Papa saya karena dia ingin sekali melihat saya bisa juara. Ke depan saya ingin juara di level yang lebih tinggi,” kata Lanny.(jpg)

BASEL (RIAUPOS.CO) – Pasangan ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto keluar sebagai juara Swiss Open 2024.

Lanny/Ribka juara di nomor ganda putri usai mengalahkan Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching di final.

Pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Ahad (24/3), wakil Indonesia itu menang lewat drama tiga game 13-21, 21-16, 21-8.

Keberhasilan ini juga menjadi gelar pertama bagi Lanny/Ribka di turnamen BWF World Tour level Super 300.

Gelar juara di ajang Swiss Open ini juga sukses menyudahi penantian panjang Indonesia khusus ganda putri setelah terakhir kali di raih pada 1957.

Berhasil keluar sebagai juara, Ribka mengaku sangat bersyukur atas hasil luar biasa yang diraihnya. Ia lantas membeberkan kunci kemenangannya atas Hsu/Lin.

Baca Juga:  Messi Bertahan, Barcelona Diprediksi Akan Banyak Masalah 

“Alhamdullilah akhirnya bisa juara di Super 300, rasanya bangga dan senang pastinya. Tadi di game pertama masih belum enak mainnya, saya banyak mati sendiri dan tidak sabar dalam mengikuti pola permaianan lawan,” kata Ribka dikutip dari keterangan resmi Tim Media & Humas PBSI.

“Di game kedua tadi sudah ketinggalan juga awalnya, tapi kami coba lebih berani mengubah pola dan lebih tahan di rally-rally panjangnya, lebih sabar. Di gim penentuan, kami terus menerapkan pola seperti di game kedua dan Alhamdullilah banyak menghasilkan poin,” ungkapnya.

Berkat keberhasil meraih gelar juara Swiss Open ini, Lanny/Ribka kemudian semakin terpacu untuk bisa kembali meraih gelar-gelar selanjutnya.

Baca Juga:  Apri/Fadia Jumpa Kim/Kong di Babak Pertama Prancis Open

“Saya dan Lanny tentunya terpacu dan termotivasi juaranya Rachel/Trias di Orleans Masters pekan lalu,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu pasangan Ribka, Lanny mengaku gelar juara ini ia persembahkan untuk mendiang almarhum ayahnya yang sudah meninggal.

“Gelar juara ini saya ingin persembahkan untuk almarhum Papa saya karena dia ingin sekali melihat saya bisa juara. Ke depan saya ingin juara di level yang lebih tinggi,” kata Lanny.(jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari