Minggu, 6 April 2025
spot_img

Negosiasi Joan Mir-Repsol Honda Masih Alot

VALENCIA (RIAUPOS.CO) – Teka-teki tentang siapa saja pembalap MotoGP yang memastikan mengamankan posisi untuk musim depan belum tejawab sepenuhnya.

Setelah Alex Rins deal dengan LCR Honda, kini tinggal rekan setimnya di Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang nasibnya belum jelas. Pabrikan Ducati juga belum menentukan pembalap yang menemani Francesco Bagnaia di tim itu untuk musim 2023.

Dalam laporan terakhir, GPOne mengonfirmasi negosiasi Honda dengan Mir berjalan alot. Kendalanya soal gaji. Sebagai pembalap juara dunia MotoGP 2020, Mir memasang harga tinggi jika Honda ingin menyandingkannya dengan Marc Marquez musim depan.

Tidak ada keterangan jelas berapa nilai yang diminta Mir. Namun, manajer Mir, Paco Sanchez, menyebut harga Mir tentu jauh berbeda dibanding seorang pembalap rookie.

’’Lebih baik Anda menanyakan pertanyaan itu ke Alberto Puig (manajer Repsol Honda). Aku sendiri tidak tahu kenapa keputusan tentang negosiasi ini bisa tertunda begitu lama,” ucap Sanchez dilansir GPOne.

Sanchez memahami jika Honda masih harus mendiskusikan hasil negosiasi bersama pihaknya. Meski berstatus salah satu pabrikan raksasa di MotoGP, Sanchez tahu kondisi Honda saat ini sedang sulit.

Baca Juga:  Inggris Buru Gelar Pertama, Italia yang Kedua

Terutama sejak Marquez terus dililit cedera. ’’Mereka tim besar. Keputusan jelas tidak hanya diambil satu atau dua orang. Namun, oleh satu tim supervisi besar,” jelasnya.

Di sisi lain, Ducati juga menjadi satu tim pabrikan yang belum menentukan pembalap untuk musim depan. Sepeninggal Jack Miller yang hijrah ke KTM musim depan, pabrikan asal Italia itu belum memutuskan pendamping Bagnaia untuk musim 2023.

Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti menyebut keputusan itu baru akan diambil setelah balapan kedua pada Agustus. Atau tepatnya setelah GP Austria yang berlangsung pada 21 Agustus. Ada dua kandidatnya. Yaitu, dua rider tim satelit mereka. Yakni, pembalap Pramac Ducati saat ini Jorge Martin dan pembalap Gresini Racing Enea Bastianini.

Baca Juga:  Bagi Ramos, Lebih Baik Madrid Juara Ketimbang Gelar Individu

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

VALENCIA (RIAUPOS.CO) – Teka-teki tentang siapa saja pembalap MotoGP yang memastikan mengamankan posisi untuk musim depan belum tejawab sepenuhnya.

Setelah Alex Rins deal dengan LCR Honda, kini tinggal rekan setimnya di Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang nasibnya belum jelas. Pabrikan Ducati juga belum menentukan pembalap yang menemani Francesco Bagnaia di tim itu untuk musim 2023.

Dalam laporan terakhir, GPOne mengonfirmasi negosiasi Honda dengan Mir berjalan alot. Kendalanya soal gaji. Sebagai pembalap juara dunia MotoGP 2020, Mir memasang harga tinggi jika Honda ingin menyandingkannya dengan Marc Marquez musim depan.

Tidak ada keterangan jelas berapa nilai yang diminta Mir. Namun, manajer Mir, Paco Sanchez, menyebut harga Mir tentu jauh berbeda dibanding seorang pembalap rookie.

’’Lebih baik Anda menanyakan pertanyaan itu ke Alberto Puig (manajer Repsol Honda). Aku sendiri tidak tahu kenapa keputusan tentang negosiasi ini bisa tertunda begitu lama,” ucap Sanchez dilansir GPOne.

Sanchez memahami jika Honda masih harus mendiskusikan hasil negosiasi bersama pihaknya. Meski berstatus salah satu pabrikan raksasa di MotoGP, Sanchez tahu kondisi Honda saat ini sedang sulit.

Baca Juga:  Setelah Kalah dari Leicester, Lampard Pasrah 

Terutama sejak Marquez terus dililit cedera. ’’Mereka tim besar. Keputusan jelas tidak hanya diambil satu atau dua orang. Namun, oleh satu tim supervisi besar,” jelasnya.

Di sisi lain, Ducati juga menjadi satu tim pabrikan yang belum menentukan pembalap untuk musim depan. Sepeninggal Jack Miller yang hijrah ke KTM musim depan, pabrikan asal Italia itu belum memutuskan pendamping Bagnaia untuk musim 2023.

Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti menyebut keputusan itu baru akan diambil setelah balapan kedua pada Agustus. Atau tepatnya setelah GP Austria yang berlangsung pada 21 Agustus. Ada dua kandidatnya. Yaitu, dua rider tim satelit mereka. Yakni, pembalap Pramac Ducati saat ini Jorge Martin dan pembalap Gresini Racing Enea Bastianini.

Baca Juga:  Everton Menang di Markas Fulham

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Negosiasi Joan Mir-Repsol Honda Masih Alot

VALENCIA (RIAUPOS.CO) – Teka-teki tentang siapa saja pembalap MotoGP yang memastikan mengamankan posisi untuk musim depan belum tejawab sepenuhnya.

Setelah Alex Rins deal dengan LCR Honda, kini tinggal rekan setimnya di Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang nasibnya belum jelas. Pabrikan Ducati juga belum menentukan pembalap yang menemani Francesco Bagnaia di tim itu untuk musim 2023.

Dalam laporan terakhir, GPOne mengonfirmasi negosiasi Honda dengan Mir berjalan alot. Kendalanya soal gaji. Sebagai pembalap juara dunia MotoGP 2020, Mir memasang harga tinggi jika Honda ingin menyandingkannya dengan Marc Marquez musim depan.

Tidak ada keterangan jelas berapa nilai yang diminta Mir. Namun, manajer Mir, Paco Sanchez, menyebut harga Mir tentu jauh berbeda dibanding seorang pembalap rookie.

’’Lebih baik Anda menanyakan pertanyaan itu ke Alberto Puig (manajer Repsol Honda). Aku sendiri tidak tahu kenapa keputusan tentang negosiasi ini bisa tertunda begitu lama,” ucap Sanchez dilansir GPOne.

Sanchez memahami jika Honda masih harus mendiskusikan hasil negosiasi bersama pihaknya. Meski berstatus salah satu pabrikan raksasa di MotoGP, Sanchez tahu kondisi Honda saat ini sedang sulit.

Baca Juga:  Kerja Keras Kembalikan Angkatan

Terutama sejak Marquez terus dililit cedera. ’’Mereka tim besar. Keputusan jelas tidak hanya diambil satu atau dua orang. Namun, oleh satu tim supervisi besar,” jelasnya.

Di sisi lain, Ducati juga menjadi satu tim pabrikan yang belum menentukan pembalap untuk musim depan. Sepeninggal Jack Miller yang hijrah ke KTM musim depan, pabrikan asal Italia itu belum memutuskan pendamping Bagnaia untuk musim 2023.

Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti menyebut keputusan itu baru akan diambil setelah balapan kedua pada Agustus. Atau tepatnya setelah GP Austria yang berlangsung pada 21 Agustus. Ada dua kandidatnya. Yaitu, dua rider tim satelit mereka. Yakni, pembalap Pramac Ducati saat ini Jorge Martin dan pembalap Gresini Racing Enea Bastianini.

Baca Juga:  Setelah Kalah dari Leicester, Lampard Pasrah 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

VALENCIA (RIAUPOS.CO) – Teka-teki tentang siapa saja pembalap MotoGP yang memastikan mengamankan posisi untuk musim depan belum tejawab sepenuhnya.

Setelah Alex Rins deal dengan LCR Honda, kini tinggal rekan setimnya di Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang nasibnya belum jelas. Pabrikan Ducati juga belum menentukan pembalap yang menemani Francesco Bagnaia di tim itu untuk musim 2023.

Dalam laporan terakhir, GPOne mengonfirmasi negosiasi Honda dengan Mir berjalan alot. Kendalanya soal gaji. Sebagai pembalap juara dunia MotoGP 2020, Mir memasang harga tinggi jika Honda ingin menyandingkannya dengan Marc Marquez musim depan.

Tidak ada keterangan jelas berapa nilai yang diminta Mir. Namun, manajer Mir, Paco Sanchez, menyebut harga Mir tentu jauh berbeda dibanding seorang pembalap rookie.

’’Lebih baik Anda menanyakan pertanyaan itu ke Alberto Puig (manajer Repsol Honda). Aku sendiri tidak tahu kenapa keputusan tentang negosiasi ini bisa tertunda begitu lama,” ucap Sanchez dilansir GPOne.

Sanchez memahami jika Honda masih harus mendiskusikan hasil negosiasi bersama pihaknya. Meski berstatus salah satu pabrikan raksasa di MotoGP, Sanchez tahu kondisi Honda saat ini sedang sulit.

Baca Juga:  Everton Menang di Markas Fulham

Terutama sejak Marquez terus dililit cedera. ’’Mereka tim besar. Keputusan jelas tidak hanya diambil satu atau dua orang. Namun, oleh satu tim supervisi besar,” jelasnya.

Di sisi lain, Ducati juga menjadi satu tim pabrikan yang belum menentukan pembalap untuk musim depan. Sepeninggal Jack Miller yang hijrah ke KTM musim depan, pabrikan asal Italia itu belum memutuskan pendamping Bagnaia untuk musim 2023.

Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti menyebut keputusan itu baru akan diambil setelah balapan kedua pada Agustus. Atau tepatnya setelah GP Austria yang berlangsung pada 21 Agustus. Ada dua kandidatnya. Yaitu, dua rider tim satelit mereka. Yakni, pembalap Pramac Ducati saat ini Jorge Martin dan pembalap Gresini Racing Enea Bastianini.

Baca Juga:  Bagi Ramos, Lebih Baik Madrid Juara Ketimbang Gelar Individu

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari