Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Gerrard Diprediksi Gagal Angkat Aston Villa

BIRMINGHAM (RIAUPOS.CO) – Superkomputer mengeluarkan prediksi posisi finis Aston Villa di akhir musim Liga Inggris bersama pelatih baru Steven Gerrard. Hasilnya mengecewakan suporter The Villans.

Superkomputer memprediksi Aston Villa berhasil lolos dari degradasi. Namun, mereka hanya mampu finis di peringkat ke-15, satu tingkat di bawah batas tiga tim terdegradasi.

Villa saat ini berada di urutan ke-16 usai mengawali musim jauh dari ekspektasi. Hasil negatif ini membuat Dean Smith kehilangan kursi pelatih sebelum paruh kompetisi.

Sejak menang 1-0 atas Manchester United pada 25 September, Aston Villa telah kehilangan lima laga terakhir mereka di Premier League. Teranyar, West Mindlands dikalahkan Southampton 0-1, Jumat lalu.

Baca Juga:  Tiga Naga Jinakkan Kabau Sirah

Jika prediksi superkomputer menjadi kenyataan, maka kedatangan legenda Liverpool tersebut tidak banyak membantu Villa musim ini.

Kehadiran Gerrard di Villa Park telah menuai kecaman dari banyak pihak, terutama dari fan Liverpool. Maklum, Gerrard adalah salah satu legenda Liverpool yang melekat di hati suporternya.

Gerrard bahkan dianggap pengkhianat dan melakukan keputusan blunder karena rela meninggalkan salah satu tim terbaik Liga Skotlandia, Glasgow Rangers, demi tim medioker seperti Villa.

Kendati demikian, tak sedikit pula yang mendukung Gerrard. Pria 41 tahun tersebut dinilai membuat keputusan berani dan membuka jalan bagi karier kepelatihan yang lebih bersinar di Liga Inggris.

Sumber: ESPN/News/CNN/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  Hilang dari Susunan Organisasi Baru FIA

BIRMINGHAM (RIAUPOS.CO) – Superkomputer mengeluarkan prediksi posisi finis Aston Villa di akhir musim Liga Inggris bersama pelatih baru Steven Gerrard. Hasilnya mengecewakan suporter The Villans.

Superkomputer memprediksi Aston Villa berhasil lolos dari degradasi. Namun, mereka hanya mampu finis di peringkat ke-15, satu tingkat di bawah batas tiga tim terdegradasi.

Villa saat ini berada di urutan ke-16 usai mengawali musim jauh dari ekspektasi. Hasil negatif ini membuat Dean Smith kehilangan kursi pelatih sebelum paruh kompetisi.

Sejak menang 1-0 atas Manchester United pada 25 September, Aston Villa telah kehilangan lima laga terakhir mereka di Premier League. Teranyar, West Mindlands dikalahkan Southampton 0-1, Jumat lalu.

Baca Juga:  Hilang dari Susunan Organisasi Baru FIA

Jika prediksi superkomputer menjadi kenyataan, maka kedatangan legenda Liverpool tersebut tidak banyak membantu Villa musim ini.

Kehadiran Gerrard di Villa Park telah menuai kecaman dari banyak pihak, terutama dari fan Liverpool. Maklum, Gerrard adalah salah satu legenda Liverpool yang melekat di hati suporternya.

Gerrard bahkan dianggap pengkhianat dan melakukan keputusan blunder karena rela meninggalkan salah satu tim terbaik Liga Skotlandia, Glasgow Rangers, demi tim medioker seperti Villa.

Kendati demikian, tak sedikit pula yang mendukung Gerrard. Pria 41 tahun tersebut dinilai membuat keputusan berani dan membuka jalan bagi karier kepelatihan yang lebih bersinar di Liga Inggris.

Sumber: ESPN/News/CNN/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  Bilbao Keluhkan VAR, Zidane: Kami Sudah Lelah Dituding 
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Gerrard Diprediksi Gagal Angkat Aston Villa

BIRMINGHAM (RIAUPOS.CO) – Superkomputer mengeluarkan prediksi posisi finis Aston Villa di akhir musim Liga Inggris bersama pelatih baru Steven Gerrard. Hasilnya mengecewakan suporter The Villans.

Superkomputer memprediksi Aston Villa berhasil lolos dari degradasi. Namun, mereka hanya mampu finis di peringkat ke-15, satu tingkat di bawah batas tiga tim terdegradasi.

Villa saat ini berada di urutan ke-16 usai mengawali musim jauh dari ekspektasi. Hasil negatif ini membuat Dean Smith kehilangan kursi pelatih sebelum paruh kompetisi.

Sejak menang 1-0 atas Manchester United pada 25 September, Aston Villa telah kehilangan lima laga terakhir mereka di Premier League. Teranyar, West Mindlands dikalahkan Southampton 0-1, Jumat lalu.

Baca Juga:  Tiga Naga Jinakkan Kabau Sirah

Jika prediksi superkomputer menjadi kenyataan, maka kedatangan legenda Liverpool tersebut tidak banyak membantu Villa musim ini.

Kehadiran Gerrard di Villa Park telah menuai kecaman dari banyak pihak, terutama dari fan Liverpool. Maklum, Gerrard adalah salah satu legenda Liverpool yang melekat di hati suporternya.

Gerrard bahkan dianggap pengkhianat dan melakukan keputusan blunder karena rela meninggalkan salah satu tim terbaik Liga Skotlandia, Glasgow Rangers, demi tim medioker seperti Villa.

Kendati demikian, tak sedikit pula yang mendukung Gerrard. Pria 41 tahun tersebut dinilai membuat keputusan berani dan membuka jalan bagi karier kepelatihan yang lebih bersinar di Liga Inggris.

Sumber: ESPN/News/CNN/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  Cari Atlet, SMAN Olahraga Turun ke Daerah

BIRMINGHAM (RIAUPOS.CO) – Superkomputer mengeluarkan prediksi posisi finis Aston Villa di akhir musim Liga Inggris bersama pelatih baru Steven Gerrard. Hasilnya mengecewakan suporter The Villans.

Superkomputer memprediksi Aston Villa berhasil lolos dari degradasi. Namun, mereka hanya mampu finis di peringkat ke-15, satu tingkat di bawah batas tiga tim terdegradasi.

Villa saat ini berada di urutan ke-16 usai mengawali musim jauh dari ekspektasi. Hasil negatif ini membuat Dean Smith kehilangan kursi pelatih sebelum paruh kompetisi.

Sejak menang 1-0 atas Manchester United pada 25 September, Aston Villa telah kehilangan lima laga terakhir mereka di Premier League. Teranyar, West Mindlands dikalahkan Southampton 0-1, Jumat lalu.

Baca Juga:  Hilang dari Susunan Organisasi Baru FIA

Jika prediksi superkomputer menjadi kenyataan, maka kedatangan legenda Liverpool tersebut tidak banyak membantu Villa musim ini.

Kehadiran Gerrard di Villa Park telah menuai kecaman dari banyak pihak, terutama dari fan Liverpool. Maklum, Gerrard adalah salah satu legenda Liverpool yang melekat di hati suporternya.

Gerrard bahkan dianggap pengkhianat dan melakukan keputusan blunder karena rela meninggalkan salah satu tim terbaik Liga Skotlandia, Glasgow Rangers, demi tim medioker seperti Villa.

Kendati demikian, tak sedikit pula yang mendukung Gerrard. Pria 41 tahun tersebut dinilai membuat keputusan berani dan membuka jalan bagi karier kepelatihan yang lebih bersinar di Liga Inggris.

Sumber: ESPN/News/CNN/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  Kontrak Khusus Suarez Hanya Berlaku 99 Hari di Nacional
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari