Senin, 23 Februari 2026
- Advertisement -

Peningkatan Kualitas Jadi Fokus Utama Ganda Campuran

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pelatih Ganda campuran Pelatnas PBSI Richard Maniaky mengatakan, pihaknya tengah fokus untuk meningkatkan kekuatan dan kelincahan para pemainnya di tim ganda campuran. Hal ini dilakukan untuk menghadapi kompetisi Indonesia Open Super 1000 pada 16-21 Juli 2019.

Ia mengungkapkan peningkatan kekuatan lebih difokuskan kepada para pemain putra. Sementara untuk kelincahan menjadi fokus utama para pemain putri. Apalagi pada turnamen tersebut, Indonesia memiliki enam pasangan untuk memperebutkan titel juara.

“Latihannya sekarang sedang banyak ke peningkatan kekuatan untuk pemain putra. Kalau pemain putri lebih ke kelincahan,” ungkap Richard, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (2/7).

Keenam pasangan tersebut adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami, Ronald Alexander/Annisa Saufika, dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Baca Juga:  Audisi Umum PB Djarum 2024 Kembali Dimulai

Meski meloloskan cukup banyak pasangan ke turnamen tingkat elit, tetapi risiko besar harus diterima para pemain ganda campuran. Pasalnya Hafiz/Gloria dan Rinov/Pitha harus saling berhadapan di babak pertama. Sementara Ronald/Annisa langsung bertemu unggulan kelima asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. (int/eca)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pelatih Ganda campuran Pelatnas PBSI Richard Maniaky mengatakan, pihaknya tengah fokus untuk meningkatkan kekuatan dan kelincahan para pemainnya di tim ganda campuran. Hal ini dilakukan untuk menghadapi kompetisi Indonesia Open Super 1000 pada 16-21 Juli 2019.

Ia mengungkapkan peningkatan kekuatan lebih difokuskan kepada para pemain putra. Sementara untuk kelincahan menjadi fokus utama para pemain putri. Apalagi pada turnamen tersebut, Indonesia memiliki enam pasangan untuk memperebutkan titel juara.

“Latihannya sekarang sedang banyak ke peningkatan kekuatan untuk pemain putra. Kalau pemain putri lebih ke kelincahan,” ungkap Richard, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (2/7).

Keenam pasangan tersebut adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami, Ronald Alexander/Annisa Saufika, dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Baca Juga:  Klopp Kaget Terpilih Jadi Pelatih Terbaik Dunia 

Meski meloloskan cukup banyak pasangan ke turnamen tingkat elit, tetapi risiko besar harus diterima para pemain ganda campuran. Pasalnya Hafiz/Gloria dan Rinov/Pitha harus saling berhadapan di babak pertama. Sementara Ronald/Annisa langsung bertemu unggulan kelima asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. (int/eca)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pelatih Ganda campuran Pelatnas PBSI Richard Maniaky mengatakan, pihaknya tengah fokus untuk meningkatkan kekuatan dan kelincahan para pemainnya di tim ganda campuran. Hal ini dilakukan untuk menghadapi kompetisi Indonesia Open Super 1000 pada 16-21 Juli 2019.

Ia mengungkapkan peningkatan kekuatan lebih difokuskan kepada para pemain putra. Sementara untuk kelincahan menjadi fokus utama para pemain putri. Apalagi pada turnamen tersebut, Indonesia memiliki enam pasangan untuk memperebutkan titel juara.

“Latihannya sekarang sedang banyak ke peningkatan kekuatan untuk pemain putra. Kalau pemain putri lebih ke kelincahan,” ungkap Richard, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (2/7).

Keenam pasangan tersebut adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami, Ronald Alexander/Annisa Saufika, dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Baca Juga:  Pemain Muda Norwegia Ini Selangkah Lagi Berada di AC Milan

Meski meloloskan cukup banyak pasangan ke turnamen tingkat elit, tetapi risiko besar harus diterima para pemain ganda campuran. Pasalnya Hafiz/Gloria dan Rinov/Pitha harus saling berhadapan di babak pertama. Sementara Ronald/Annisa langsung bertemu unggulan kelima asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. (int/eca)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari