Rabu, 28 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Marcelo Satu-satunya Bek Kiri Real Madrid

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pramusim Real Madrid kembali berantakan. Kekalahan 0-1 oleh Tottenham Hotspur dalam turnamen Audi Cup di Allianz Arena (31/7) memberikan handicap bagi entrenador Zinedine Zidane. Yakni, performa buruk dari bek kiri Marcelo.

Bek kribo asal Brasil itu jadi biang keladi terjadinya gol Spurs yang dihasilkan bomber Spurs Harry Kane pada menit ke-22. Berawal dari keinginan menyelamatkan bola yang melaju terlalu kencang, backpass Marcelo malah menjadi umpan bagi Kane yang dengan tenang menaklukkan kiper Keylor Navas. "Saya percaya mereka (pemain Real, khususnya Marcelo, Red) kembali ke standar (permainan terbaik) mereka sebelum memasuki musim yang sesungguhnya," ucap Zidane seperti dilansir Marca.

Baca Juga:  Sebelum Jalani Uji Coba, Shin Tae-yong Lakukan Tes Fisik kepada Pemain

Jadi masalah, Marcelo adalah satu-satunya bek kiri yang tersedia di skuad Real saat ini. Rekrutan baru asal Olympique Lyon, Ferland Mendy, masih menjalani pemulihan dari cedera paha hingga awal September. Sementara itu, Theo Hernandez dan Sergio Reguilon justru dibiarkan pergi. Theo dilego ke AC Milan dan Reguilon dipinjamkan ke Sevilla.

Jika menilik dua musim terakhir, performa Marcelo dalam grafik menurun. Ada beberapa faktor penyebab. Di antaranya, meningkatnya berat badan, kebijakan memberikan kesempatan kepada pemain akademi di era entrenador Julen Lopetegui, dan kurangnya kompetisi yang diciptakan Real untuk persaingan di posisi bek kiri.

Musim lalu, misalnya. Total penampilan Marcelo hanya 34 laga. Itu jadi jumlah laga terminim Marcelo di Real sejak 2007–2008 dengan 32 laga. Memang pada 2012–2013 dia hanya tampil 19 laga. Tapi, itu terjadi karena pemain 31 tahun tersebut mengalami cedera panjang.

Baca Juga:  Morbidelli dan Bagnaia Bakal Lebih Disorot, jika  Rossi Pensiun

Dalam histori Real, bek kiri adalah posisi yang jarang terusik. Sebelum Marcelo yang mengeplot posisi tersebut sejak 2007, penghuninya adalah senior sekaligus kompatriotnya. Dia adalah Roberto Carlos selama 11 tahun (1996–2007).

Sumber : jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pramusim Real Madrid kembali berantakan. Kekalahan 0-1 oleh Tottenham Hotspur dalam turnamen Audi Cup di Allianz Arena (31/7) memberikan handicap bagi entrenador Zinedine Zidane. Yakni, performa buruk dari bek kiri Marcelo.

Bek kribo asal Brasil itu jadi biang keladi terjadinya gol Spurs yang dihasilkan bomber Spurs Harry Kane pada menit ke-22. Berawal dari keinginan menyelamatkan bola yang melaju terlalu kencang, backpass Marcelo malah menjadi umpan bagi Kane yang dengan tenang menaklukkan kiper Keylor Navas. "Saya percaya mereka (pemain Real, khususnya Marcelo, Red) kembali ke standar (permainan terbaik) mereka sebelum memasuki musim yang sesungguhnya," ucap Zidane seperti dilansir Marca.

Baca Juga:  FajRi dan Rehan/Lisa Melaju

Jadi masalah, Marcelo adalah satu-satunya bek kiri yang tersedia di skuad Real saat ini. Rekrutan baru asal Olympique Lyon, Ferland Mendy, masih menjalani pemulihan dari cedera paha hingga awal September. Sementara itu, Theo Hernandez dan Sergio Reguilon justru dibiarkan pergi. Theo dilego ke AC Milan dan Reguilon dipinjamkan ke Sevilla.

Jika menilik dua musim terakhir, performa Marcelo dalam grafik menurun. Ada beberapa faktor penyebab. Di antaranya, meningkatnya berat badan, kebijakan memberikan kesempatan kepada pemain akademi di era entrenador Julen Lopetegui, dan kurangnya kompetisi yang diciptakan Real untuk persaingan di posisi bek kiri.

Musim lalu, misalnya. Total penampilan Marcelo hanya 34 laga. Itu jadi jumlah laga terminim Marcelo di Real sejak 2007–2008 dengan 32 laga. Memang pada 2012–2013 dia hanya tampil 19 laga. Tapi, itu terjadi karena pemain 31 tahun tersebut mengalami cedera panjang.

- Advertisement -
Baca Juga:  Hajar dengan 25 Pukulan Mengerikan, Wasit Hentikan Duel

Dalam histori Real, bek kiri adalah posisi yang jarang terusik. Sebelum Marcelo yang mengeplot posisi tersebut sejak 2007, penghuninya adalah senior sekaligus kompatriotnya. Dia adalah Roberto Carlos selama 11 tahun (1996–2007).

Sumber : jawapos.com
Editor : Rinaldi

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pramusim Real Madrid kembali berantakan. Kekalahan 0-1 oleh Tottenham Hotspur dalam turnamen Audi Cup di Allianz Arena (31/7) memberikan handicap bagi entrenador Zinedine Zidane. Yakni, performa buruk dari bek kiri Marcelo.

Bek kribo asal Brasil itu jadi biang keladi terjadinya gol Spurs yang dihasilkan bomber Spurs Harry Kane pada menit ke-22. Berawal dari keinginan menyelamatkan bola yang melaju terlalu kencang, backpass Marcelo malah menjadi umpan bagi Kane yang dengan tenang menaklukkan kiper Keylor Navas. "Saya percaya mereka (pemain Real, khususnya Marcelo, Red) kembali ke standar (permainan terbaik) mereka sebelum memasuki musim yang sesungguhnya," ucap Zidane seperti dilansir Marca.

Baca Juga:  Tonali Bahagia Bisa Membela Milan, Klub Idolanya

Jadi masalah, Marcelo adalah satu-satunya bek kiri yang tersedia di skuad Real saat ini. Rekrutan baru asal Olympique Lyon, Ferland Mendy, masih menjalani pemulihan dari cedera paha hingga awal September. Sementara itu, Theo Hernandez dan Sergio Reguilon justru dibiarkan pergi. Theo dilego ke AC Milan dan Reguilon dipinjamkan ke Sevilla.

Jika menilik dua musim terakhir, performa Marcelo dalam grafik menurun. Ada beberapa faktor penyebab. Di antaranya, meningkatnya berat badan, kebijakan memberikan kesempatan kepada pemain akademi di era entrenador Julen Lopetegui, dan kurangnya kompetisi yang diciptakan Real untuk persaingan di posisi bek kiri.

Musim lalu, misalnya. Total penampilan Marcelo hanya 34 laga. Itu jadi jumlah laga terminim Marcelo di Real sejak 2007–2008 dengan 32 laga. Memang pada 2012–2013 dia hanya tampil 19 laga. Tapi, itu terjadi karena pemain 31 tahun tersebut mengalami cedera panjang.

Baca Juga:  Morbidelli dan Bagnaia Bakal Lebih Disorot, jika  Rossi Pensiun

Dalam histori Real, bek kiri adalah posisi yang jarang terusik. Sebelum Marcelo yang mengeplot posisi tersebut sejak 2007, penghuninya adalah senior sekaligus kompatriotnya. Dia adalah Roberto Carlos selama 11 tahun (1996–2007).

Sumber : jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari