Kamis, 19 Maret 2026
- Advertisement -

Di Australia, Tingkat Penularan Corona Melambat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jumlah kasus terkonfirmasi penyakit corona (Covid-19) di Australia telah melampaui 4.000 kasus meski tingkat penularannya menurun secara signifikan.

Menurut data terbaru dari Departemen Kesehatan Australia, hingga Senin (30/3) pagi waktu setempat telah tercatat 4.093 kasus terkonfirmasi corona di Australia.

Angka itu hanya naik 7,4 persen dari 3.809 kasus terkonfirmasi corona pada Ahad (29/3) pagi dan mencerminkan tren yang lebih luas, dengan peningkatan jumlah kasus sekitar 10 persen per hari sejak Kamis (26/3) lalu.

Sebagai perbandingan, selama bulan Maret, jumlah kasus terkonfirmasi corona yang tercatat di Australia naik sekitar 20-25 persen setiap harinya.

Brendan Murphy, Kepala Petugas Medis Australia, pada Ahad malam mengungkapkan bahwa otoritas kesehatan cukup yakin Australia dapat mendeteksi sebagian besar infeksi yang ada karena tingginya tingkat pengujian.

Baca Juga:  Mawar de Jongh Rilis Singel “Mesin Waktu”

"Kita mengalami pertumbuhan kurva epidemiologi yang agak melambat, namun itu tidak cukup. Kita harus semakin memperlambatnya," tuturnya seperti dilansir Antara dari Xinhua.

Meski terdapat "tanda-tanda awal pelandaian kurva" infeksi, Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt meminta warga Australia untuk tetap waspada.

"Kita harus semakin memperlambatnya dan kita harus menghentikan hal yang paling mencemaskan, yakni penularan di tingkat masyarakat."

"Hal-hal itu membuat kita khawatir karena jika terjadi penyebaran wabah di tingkat masyarakat, maka bisa lebih sulit dideteksi, karena itu kami telah memperluas kriteria pengetesan di area-area itu guna memastikan kami dapat mendeteksi dan mengendalikannya," imbuh sang menteri.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Baca Juga:  Waspada Corona, Periksa 49 WN Cina Masuk Sultra

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jumlah kasus terkonfirmasi penyakit corona (Covid-19) di Australia telah melampaui 4.000 kasus meski tingkat penularannya menurun secara signifikan.

Menurut data terbaru dari Departemen Kesehatan Australia, hingga Senin (30/3) pagi waktu setempat telah tercatat 4.093 kasus terkonfirmasi corona di Australia.

Angka itu hanya naik 7,4 persen dari 3.809 kasus terkonfirmasi corona pada Ahad (29/3) pagi dan mencerminkan tren yang lebih luas, dengan peningkatan jumlah kasus sekitar 10 persen per hari sejak Kamis (26/3) lalu.

Sebagai perbandingan, selama bulan Maret, jumlah kasus terkonfirmasi corona yang tercatat di Australia naik sekitar 20-25 persen setiap harinya.

Brendan Murphy, Kepala Petugas Medis Australia, pada Ahad malam mengungkapkan bahwa otoritas kesehatan cukup yakin Australia dapat mendeteksi sebagian besar infeksi yang ada karena tingginya tingkat pengujian.

- Advertisement -
Baca Juga:  Arab Saudi Buka Umroh di Bulan Puasa, Syarat Usia Maksimal 60 Tahun

"Kita mengalami pertumbuhan kurva epidemiologi yang agak melambat, namun itu tidak cukup. Kita harus semakin memperlambatnya," tuturnya seperti dilansir Antara dari Xinhua.

Meski terdapat "tanda-tanda awal pelandaian kurva" infeksi, Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt meminta warga Australia untuk tetap waspada.

- Advertisement -

"Kita harus semakin memperlambatnya dan kita harus menghentikan hal yang paling mencemaskan, yakni penularan di tingkat masyarakat."

"Hal-hal itu membuat kita khawatir karena jika terjadi penyebaran wabah di tingkat masyarakat, maka bisa lebih sulit dideteksi, karena itu kami telah memperluas kriteria pengetesan di area-area itu guna memastikan kami dapat mendeteksi dan mengendalikannya," imbuh sang menteri.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Baca Juga:  Salah Mobil

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jumlah kasus terkonfirmasi penyakit corona (Covid-19) di Australia telah melampaui 4.000 kasus meski tingkat penularannya menurun secara signifikan.

Menurut data terbaru dari Departemen Kesehatan Australia, hingga Senin (30/3) pagi waktu setempat telah tercatat 4.093 kasus terkonfirmasi corona di Australia.

Angka itu hanya naik 7,4 persen dari 3.809 kasus terkonfirmasi corona pada Ahad (29/3) pagi dan mencerminkan tren yang lebih luas, dengan peningkatan jumlah kasus sekitar 10 persen per hari sejak Kamis (26/3) lalu.

Sebagai perbandingan, selama bulan Maret, jumlah kasus terkonfirmasi corona yang tercatat di Australia naik sekitar 20-25 persen setiap harinya.

Brendan Murphy, Kepala Petugas Medis Australia, pada Ahad malam mengungkapkan bahwa otoritas kesehatan cukup yakin Australia dapat mendeteksi sebagian besar infeksi yang ada karena tingginya tingkat pengujian.

Baca Juga:  Waspada Corona, Periksa 49 WN Cina Masuk Sultra

"Kita mengalami pertumbuhan kurva epidemiologi yang agak melambat, namun itu tidak cukup. Kita harus semakin memperlambatnya," tuturnya seperti dilansir Antara dari Xinhua.

Meski terdapat "tanda-tanda awal pelandaian kurva" infeksi, Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt meminta warga Australia untuk tetap waspada.

"Kita harus semakin memperlambatnya dan kita harus menghentikan hal yang paling mencemaskan, yakni penularan di tingkat masyarakat."

"Hal-hal itu membuat kita khawatir karena jika terjadi penyebaran wabah di tingkat masyarakat, maka bisa lebih sulit dideteksi, karena itu kami telah memperluas kriteria pengetesan di area-area itu guna memastikan kami dapat mendeteksi dan mengendalikannya," imbuh sang menteri.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Baca Juga:  Kenduri Pantun, Pakar Sastra dari Belanda Ikut Bicara

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari