Minggu, 6 April 2025
spot_img

Momen Cheng Beng, Berikan Dampak Ekonomi Warga

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kegiatan sembayang kubur atau Cheng Beng yang dilakukan masyarakat Tionghoa di sejumlah pekuburan di Bagansiapiapi menimbulkan lonjakan jumlah penziarah yang berdatangan dari sejumlah daerah.

Kehadiran para pengunjung itu secara tak langsung memberikan dampak pada aktivitas perekonomian masyarakat setempat karena tingginya permintaan terhadap barang maupun jasa.Hal itu dibenarkan Kepala Disparpora Rohil Budiman ST, Selasa (29/3) di Bagansiapiapi.

"Kegiatannya berjalan lancar, dan terjadi peningkatan perekonomian bagi masyarakat. Misalnya untuk jasa angkutan becak, begitu juga untuk penginapan, hotel, dan sektor lain seperti makanan, dan sebagainya," kata Budiman.

Ia menyambut baik bahwa kegiatan itu selain menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa khususnya di Bagansiapiapi namun juga memberikan efek yang baik untuk perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Irwan Mengaku Tak Tahu Proses DAK

Selain itu ia menuturkan pelaksanaan Cheng Beng sendiri diperkirakan berjalan terhitung 27 Maret sampai 15 April nanti. Namun untuk puncaknya jatuh pada 5 April, dimana ada prosesi tertentu yang diperkirakan terjadi lebih ramai lagi yang berkunjung ke areal pekuburan umum Tionghoa tersebut.

"Di samping itu kami juga mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik, mengingat masih terjadi pandemi Covid-19, mungkin untuk kegiatan kunjungannya dapat dilakukan secara berjadwal atau bergantian guna menghindari terjadinya kerumunan," kata Budiman.

Ditambahkan pihaknya selaku dari Disparpora Rohil mendukung kegiatan yang secara khusus digelar oleh masyarakat Tionghoa namun secara keseluruhan menyangkut kegiatan murni dilaksanakan dari masyarakat terkait lewat komunitas atau pimmpinan yang telah dipercayai oleh masyarakat Tionghoa.(fad)

Baca Juga:  Teknologi Terbaru Kartu Pintar Haji Diluncurkan Arab Saudi

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kegiatan sembayang kubur atau Cheng Beng yang dilakukan masyarakat Tionghoa di sejumlah pekuburan di Bagansiapiapi menimbulkan lonjakan jumlah penziarah yang berdatangan dari sejumlah daerah.

Kehadiran para pengunjung itu secara tak langsung memberikan dampak pada aktivitas perekonomian masyarakat setempat karena tingginya permintaan terhadap barang maupun jasa.Hal itu dibenarkan Kepala Disparpora Rohil Budiman ST, Selasa (29/3) di Bagansiapiapi.

"Kegiatannya berjalan lancar, dan terjadi peningkatan perekonomian bagi masyarakat. Misalnya untuk jasa angkutan becak, begitu juga untuk penginapan, hotel, dan sektor lain seperti makanan, dan sebagainya," kata Budiman.

Ia menyambut baik bahwa kegiatan itu selain menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa khususnya di Bagansiapiapi namun juga memberikan efek yang baik untuk perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Airlangga Dukung Visi Jenderal Andika Perkasa agar TNI Kuasai Dunia Siber

Selain itu ia menuturkan pelaksanaan Cheng Beng sendiri diperkirakan berjalan terhitung 27 Maret sampai 15 April nanti. Namun untuk puncaknya jatuh pada 5 April, dimana ada prosesi tertentu yang diperkirakan terjadi lebih ramai lagi yang berkunjung ke areal pekuburan umum Tionghoa tersebut.

"Di samping itu kami juga mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik, mengingat masih terjadi pandemi Covid-19, mungkin untuk kegiatan kunjungannya dapat dilakukan secara berjadwal atau bergantian guna menghindari terjadinya kerumunan," kata Budiman.

Ditambahkan pihaknya selaku dari Disparpora Rohil mendukung kegiatan yang secara khusus digelar oleh masyarakat Tionghoa namun secara keseluruhan menyangkut kegiatan murni dilaksanakan dari masyarakat terkait lewat komunitas atau pimmpinan yang telah dipercayai oleh masyarakat Tionghoa.(fad)

Baca Juga:  Mendorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Momen Cheng Beng, Berikan Dampak Ekonomi Warga

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kegiatan sembayang kubur atau Cheng Beng yang dilakukan masyarakat Tionghoa di sejumlah pekuburan di Bagansiapiapi menimbulkan lonjakan jumlah penziarah yang berdatangan dari sejumlah daerah.

Kehadiran para pengunjung itu secara tak langsung memberikan dampak pada aktivitas perekonomian masyarakat setempat karena tingginya permintaan terhadap barang maupun jasa.Hal itu dibenarkan Kepala Disparpora Rohil Budiman ST, Selasa (29/3) di Bagansiapiapi.

"Kegiatannya berjalan lancar, dan terjadi peningkatan perekonomian bagi masyarakat. Misalnya untuk jasa angkutan becak, begitu juga untuk penginapan, hotel, dan sektor lain seperti makanan, dan sebagainya," kata Budiman.

Ia menyambut baik bahwa kegiatan itu selain menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa khususnya di Bagansiapiapi namun juga memberikan efek yang baik untuk perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Jalan Provinsi di Cipang Rusak Parah, Warga: Semoga Pak Gubernur Memperhatikan Nasib Kami

Selain itu ia menuturkan pelaksanaan Cheng Beng sendiri diperkirakan berjalan terhitung 27 Maret sampai 15 April nanti. Namun untuk puncaknya jatuh pada 5 April, dimana ada prosesi tertentu yang diperkirakan terjadi lebih ramai lagi yang berkunjung ke areal pekuburan umum Tionghoa tersebut.

"Di samping itu kami juga mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik, mengingat masih terjadi pandemi Covid-19, mungkin untuk kegiatan kunjungannya dapat dilakukan secara berjadwal atau bergantian guna menghindari terjadinya kerumunan," kata Budiman.

Ditambahkan pihaknya selaku dari Disparpora Rohil mendukung kegiatan yang secara khusus digelar oleh masyarakat Tionghoa namun secara keseluruhan menyangkut kegiatan murni dilaksanakan dari masyarakat terkait lewat komunitas atau pimmpinan yang telah dipercayai oleh masyarakat Tionghoa.(fad)

Baca Juga:  Teknologi Terbaru Kartu Pintar Haji Diluncurkan Arab Saudi

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kegiatan sembayang kubur atau Cheng Beng yang dilakukan masyarakat Tionghoa di sejumlah pekuburan di Bagansiapiapi menimbulkan lonjakan jumlah penziarah yang berdatangan dari sejumlah daerah.

Kehadiran para pengunjung itu secara tak langsung memberikan dampak pada aktivitas perekonomian masyarakat setempat karena tingginya permintaan terhadap barang maupun jasa.Hal itu dibenarkan Kepala Disparpora Rohil Budiman ST, Selasa (29/3) di Bagansiapiapi.

"Kegiatannya berjalan lancar, dan terjadi peningkatan perekonomian bagi masyarakat. Misalnya untuk jasa angkutan becak, begitu juga untuk penginapan, hotel, dan sektor lain seperti makanan, dan sebagainya," kata Budiman.

Ia menyambut baik bahwa kegiatan itu selain menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa khususnya di Bagansiapiapi namun juga memberikan efek yang baik untuk perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Teknologi Terbaru Kartu Pintar Haji Diluncurkan Arab Saudi

Selain itu ia menuturkan pelaksanaan Cheng Beng sendiri diperkirakan berjalan terhitung 27 Maret sampai 15 April nanti. Namun untuk puncaknya jatuh pada 5 April, dimana ada prosesi tertentu yang diperkirakan terjadi lebih ramai lagi yang berkunjung ke areal pekuburan umum Tionghoa tersebut.

"Di samping itu kami juga mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik, mengingat masih terjadi pandemi Covid-19, mungkin untuk kegiatan kunjungannya dapat dilakukan secara berjadwal atau bergantian guna menghindari terjadinya kerumunan," kata Budiman.

Ditambahkan pihaknya selaku dari Disparpora Rohil mendukung kegiatan yang secara khusus digelar oleh masyarakat Tionghoa namun secara keseluruhan menyangkut kegiatan murni dilaksanakan dari masyarakat terkait lewat komunitas atau pimmpinan yang telah dipercayai oleh masyarakat Tionghoa.(fad)

Baca Juga:  Frederika Bawa Indonesia Masuk 10 Besar Miss Universe 2019
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari