Sabtu, 5 April 2025
spot_img

November, Banjir dan Longsor Mengancam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Akhir bulan ini hingga awal November diperkirakan memasuki pergantian musim. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Sebab, pergantian musim tersebut bakal diiringi potensi bencana alam.

 

BNPB memperkirakan bakal terjadi banyak bencana, baik hidrometeorologis (banjir, angin kencang, hujan deras, angin) maupun bencana pancaroba seperti angin puting beliung dan longsor. "Bencana ini termasuk mematikan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir," kata Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo kemarin. Pada akhir Oktober ini, beberapa daerah sudah memasuki musim hujan. Namun, beberapa daerah lain masih memasuki musim pancaroba. Tapi, ada juga yang dilanda kemarau.

BMKG memperkirakan, 20 persen wilayah Indonesia pada Oktober ini sudah memasuki musim hujan. Lalu, 47 persen mulai memasuki musim hujan pada awal November. 10 persen pada akhir November, dan 23 persen lainnya memasuki musim hujan baru pada Desember 2019.

Baca Juga:  Ibnu Jamil Grogi hingga Berkeringat, Ada Apa?

BMKG juga telah mengidentifikasi prakiraan curah hujan selama November 2019. Beberapa wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, sebagian Sumatera Barat, dan sebagian Papua. "Untuk wilayah sebagian Sumatera lainnya, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku terpantau curah hujan dengan kategori rendah hingga pertengahan November," kata Agus.

Menurut dia, sebagian wilayah sudah mengalami musim hujan, bahkan terjadi banjir dan tanah longsor. Misalnya di Aceh, Kalimantan Tengah, dan Jawa Barat. Sedangkan beberapa wilayah yang mengalami pancaroba dan terjadi puting beliung, antara lain, di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sementara itu, hingga kemarin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. ‘’Beberapa gunung di Pulau Jawa dan NTB hingga saat ini juga masih terbakar,” jelasnya. BNPB mencatat, selama Oktober 2019 sudah terjadi 57 kali puting beliung yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 10 luka-luka, 462 mengungsi, dan 7.425 rumah rusak. Puting beliung terjadi di Jawa Tengah 21 kali, Jawa Barat 14 kali, Aceh, Bali, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan masing-masing 4 kali. Lalu, Sumatera Utara 3 kali, Sumatera Barat masing-masing 2 kali, Banten, Jogjakarta, Kalimantan Barat, dan Riau masing-masing 1 kali.

Baca Juga:  Tinjau Pasar Murah di Rohil, Gubri: Semoga Membantu Masyarakat

Selain itu, sudah terjadi 8 kali tanah longsor yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 73 mengungsi, serta kerusakan pada 21 rumah.

Masing-masing terjadi di Jawa Barat 6 kali, Jawa Timur 1 kali, dan Sumatera Utara juga 1 kali. Sementara banjir sudah terjadi 7 kali yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 285 mengungsi, dan 237 rumah terendam. Banjir terjadi di Aceh 5 kali, Sumatera Barat 1 kali, dan Sumatera Utara 1 kali.(tau/oni/jpg)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Akhir bulan ini hingga awal November diperkirakan memasuki pergantian musim. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Sebab, pergantian musim tersebut bakal diiringi potensi bencana alam.

 

BNPB memperkirakan bakal terjadi banyak bencana, baik hidrometeorologis (banjir, angin kencang, hujan deras, angin) maupun bencana pancaroba seperti angin puting beliung dan longsor. "Bencana ini termasuk mematikan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir," kata Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo kemarin. Pada akhir Oktober ini, beberapa daerah sudah memasuki musim hujan. Namun, beberapa daerah lain masih memasuki musim pancaroba. Tapi, ada juga yang dilanda kemarau.

BMKG memperkirakan, 20 persen wilayah Indonesia pada Oktober ini sudah memasuki musim hujan. Lalu, 47 persen mulai memasuki musim hujan pada awal November. 10 persen pada akhir November, dan 23 persen lainnya memasuki musim hujan baru pada Desember 2019.

Baca Juga:  DPRD Berperan Dalam Setiap Tahapan RPJMD

BMKG juga telah mengidentifikasi prakiraan curah hujan selama November 2019. Beberapa wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, sebagian Sumatera Barat, dan sebagian Papua. "Untuk wilayah sebagian Sumatera lainnya, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku terpantau curah hujan dengan kategori rendah hingga pertengahan November," kata Agus.

Menurut dia, sebagian wilayah sudah mengalami musim hujan, bahkan terjadi banjir dan tanah longsor. Misalnya di Aceh, Kalimantan Tengah, dan Jawa Barat. Sedangkan beberapa wilayah yang mengalami pancaroba dan terjadi puting beliung, antara lain, di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sementara itu, hingga kemarin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. ‘’Beberapa gunung di Pulau Jawa dan NTB hingga saat ini juga masih terbakar,” jelasnya. BNPB mencatat, selama Oktober 2019 sudah terjadi 57 kali puting beliung yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 10 luka-luka, 462 mengungsi, dan 7.425 rumah rusak. Puting beliung terjadi di Jawa Tengah 21 kali, Jawa Barat 14 kali, Aceh, Bali, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan masing-masing 4 kali. Lalu, Sumatera Utara 3 kali, Sumatera Barat masing-masing 2 kali, Banten, Jogjakarta, Kalimantan Barat, dan Riau masing-masing 1 kali.

Baca Juga:  Dorong Terwujudnya Tata Pemerintahan yang Baik, Efektif dan Efisien

Selain itu, sudah terjadi 8 kali tanah longsor yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 73 mengungsi, serta kerusakan pada 21 rumah.

Masing-masing terjadi di Jawa Barat 6 kali, Jawa Timur 1 kali, dan Sumatera Utara juga 1 kali. Sementara banjir sudah terjadi 7 kali yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 285 mengungsi, dan 237 rumah terendam. Banjir terjadi di Aceh 5 kali, Sumatera Barat 1 kali, dan Sumatera Utara 1 kali.(tau/oni/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

November, Banjir dan Longsor Mengancam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Akhir bulan ini hingga awal November diperkirakan memasuki pergantian musim. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Sebab, pergantian musim tersebut bakal diiringi potensi bencana alam.

 

BNPB memperkirakan bakal terjadi banyak bencana, baik hidrometeorologis (banjir, angin kencang, hujan deras, angin) maupun bencana pancaroba seperti angin puting beliung dan longsor. "Bencana ini termasuk mematikan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir," kata Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo kemarin. Pada akhir Oktober ini, beberapa daerah sudah memasuki musim hujan. Namun, beberapa daerah lain masih memasuki musim pancaroba. Tapi, ada juga yang dilanda kemarau.

BMKG memperkirakan, 20 persen wilayah Indonesia pada Oktober ini sudah memasuki musim hujan. Lalu, 47 persen mulai memasuki musim hujan pada awal November. 10 persen pada akhir November, dan 23 persen lainnya memasuki musim hujan baru pada Desember 2019.

Baca Juga:  Tinjau Pasar Murah di Rohil, Gubri: Semoga Membantu Masyarakat

BMKG juga telah mengidentifikasi prakiraan curah hujan selama November 2019. Beberapa wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, sebagian Sumatera Barat, dan sebagian Papua. "Untuk wilayah sebagian Sumatera lainnya, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku terpantau curah hujan dengan kategori rendah hingga pertengahan November," kata Agus.

Menurut dia, sebagian wilayah sudah mengalami musim hujan, bahkan terjadi banjir dan tanah longsor. Misalnya di Aceh, Kalimantan Tengah, dan Jawa Barat. Sedangkan beberapa wilayah yang mengalami pancaroba dan terjadi puting beliung, antara lain, di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sementara itu, hingga kemarin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. ‘’Beberapa gunung di Pulau Jawa dan NTB hingga saat ini juga masih terbakar,” jelasnya. BNPB mencatat, selama Oktober 2019 sudah terjadi 57 kali puting beliung yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 10 luka-luka, 462 mengungsi, dan 7.425 rumah rusak. Puting beliung terjadi di Jawa Tengah 21 kali, Jawa Barat 14 kali, Aceh, Bali, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan masing-masing 4 kali. Lalu, Sumatera Utara 3 kali, Sumatera Barat masing-masing 2 kali, Banten, Jogjakarta, Kalimantan Barat, dan Riau masing-masing 1 kali.

Baca Juga:  2 Kali Kongres di Bali, Kader PDI Perjuangan Terjaring OTT KPK

Selain itu, sudah terjadi 8 kali tanah longsor yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 73 mengungsi, serta kerusakan pada 21 rumah.

Masing-masing terjadi di Jawa Barat 6 kali, Jawa Timur 1 kali, dan Sumatera Utara juga 1 kali. Sementara banjir sudah terjadi 7 kali yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 285 mengungsi, dan 237 rumah terendam. Banjir terjadi di Aceh 5 kali, Sumatera Barat 1 kali, dan Sumatera Utara 1 kali.(tau/oni/jpg)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Akhir bulan ini hingga awal November diperkirakan memasuki pergantian musim. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Sebab, pergantian musim tersebut bakal diiringi potensi bencana alam.

 

BNPB memperkirakan bakal terjadi banyak bencana, baik hidrometeorologis (banjir, angin kencang, hujan deras, angin) maupun bencana pancaroba seperti angin puting beliung dan longsor. "Bencana ini termasuk mematikan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir," kata Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo kemarin. Pada akhir Oktober ini, beberapa daerah sudah memasuki musim hujan. Namun, beberapa daerah lain masih memasuki musim pancaroba. Tapi, ada juga yang dilanda kemarau.

BMKG memperkirakan, 20 persen wilayah Indonesia pada Oktober ini sudah memasuki musim hujan. Lalu, 47 persen mulai memasuki musim hujan pada awal November. 10 persen pada akhir November, dan 23 persen lainnya memasuki musim hujan baru pada Desember 2019.

Baca Juga:  DPRD Berperan Dalam Setiap Tahapan RPJMD

BMKG juga telah mengidentifikasi prakiraan curah hujan selama November 2019. Beberapa wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, sebagian Sumatera Barat, dan sebagian Papua. "Untuk wilayah sebagian Sumatera lainnya, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku terpantau curah hujan dengan kategori rendah hingga pertengahan November," kata Agus.

Menurut dia, sebagian wilayah sudah mengalami musim hujan, bahkan terjadi banjir dan tanah longsor. Misalnya di Aceh, Kalimantan Tengah, dan Jawa Barat. Sedangkan beberapa wilayah yang mengalami pancaroba dan terjadi puting beliung, antara lain, di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sementara itu, hingga kemarin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. ‘’Beberapa gunung di Pulau Jawa dan NTB hingga saat ini juga masih terbakar,” jelasnya. BNPB mencatat, selama Oktober 2019 sudah terjadi 57 kali puting beliung yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 10 luka-luka, 462 mengungsi, dan 7.425 rumah rusak. Puting beliung terjadi di Jawa Tengah 21 kali, Jawa Barat 14 kali, Aceh, Bali, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan masing-masing 4 kali. Lalu, Sumatera Utara 3 kali, Sumatera Barat masing-masing 2 kali, Banten, Jogjakarta, Kalimantan Barat, dan Riau masing-masing 1 kali.

Baca Juga:  Wabah Cacar Monyet Serang AS dan Eropa, Gejala Demam, Bintil Isi Air

Selain itu, sudah terjadi 8 kali tanah longsor yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 73 mengungsi, serta kerusakan pada 21 rumah.

Masing-masing terjadi di Jawa Barat 6 kali, Jawa Timur 1 kali, dan Sumatera Utara juga 1 kali. Sementara banjir sudah terjadi 7 kali yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 285 mengungsi, dan 237 rumah terendam. Banjir terjadi di Aceh 5 kali, Sumatera Barat 1 kali, dan Sumatera Utara 1 kali.(tau/oni/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari