Minggu, 18 Oktober 2026
- Advertisement -

Tak Mau Dicerai, IRT di Guntung Pilih Gantung Diri

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kampung Tengah, Parit 12, Desa Air Tawar (Guntung) Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir (Inhil), RR (28) ditemukan tewas tergantung, Sabtu (26/3/2022) petang.

Menurut penyelidikan pihak kepolisian setempat, peristiwa itu bermula saat korban dan suaminya, Bahtiar (31) terlibat pertengkaran rumah tangga sampai suami korban mengucapkan kata-kata cerai.

"Diduga, korban nekat bunuh diri karena tidak ingin dicerai," kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kapolsek Kateman AKP AR Tarigan.

Namun sebelum ditemukan gantung diri  korban juga dikabarkan sempat mecoba bunuh diri dengan pisau cuter. Tapi, percobaan bunuh diri tersebut dapat digagalkan salah seorang tetangga korban.

Setelah berhasil dievakuasi, warga dan petugas kepolisian membawa jazad korban ke Klinik PT Pulau Sambu Group (PSG) untuk dilakukan visum. Saat ini petugas masih menunggu hasil visum tersebut.

"Sudah divisum. Kami masih menunggu hasilnya,"u ngkap mantan Kasat Sahbara Polres Inhil itu.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kampung Tengah, Parit 12, Desa Air Tawar (Guntung) Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir (Inhil), RR (28) ditemukan tewas tergantung, Sabtu (26/3/2022) petang.

Menurut penyelidikan pihak kepolisian setempat, peristiwa itu bermula saat korban dan suaminya, Bahtiar (31) terlibat pertengkaran rumah tangga sampai suami korban mengucapkan kata-kata cerai.

"Diduga, korban nekat bunuh diri karena tidak ingin dicerai," kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kapolsek Kateman AKP AR Tarigan.

Namun sebelum ditemukan gantung diri  korban juga dikabarkan sempat mecoba bunuh diri dengan pisau cuter. Tapi, percobaan bunuh diri tersebut dapat digagalkan salah seorang tetangga korban.

Setelah berhasil dievakuasi, warga dan petugas kepolisian membawa jazad korban ke Klinik PT Pulau Sambu Group (PSG) untuk dilakukan visum. Saat ini petugas masih menunggu hasil visum tersebut.

- Advertisement -

"Sudah divisum. Kami masih menunggu hasilnya,"u ngkap mantan Kasat Sahbara Polres Inhil itu.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kampung Tengah, Parit 12, Desa Air Tawar (Guntung) Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir (Inhil), RR (28) ditemukan tewas tergantung, Sabtu (26/3/2022) petang.

Menurut penyelidikan pihak kepolisian setempat, peristiwa itu bermula saat korban dan suaminya, Bahtiar (31) terlibat pertengkaran rumah tangga sampai suami korban mengucapkan kata-kata cerai.

"Diduga, korban nekat bunuh diri karena tidak ingin dicerai," kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kapolsek Kateman AKP AR Tarigan.

Namun sebelum ditemukan gantung diri  korban juga dikabarkan sempat mecoba bunuh diri dengan pisau cuter. Tapi, percobaan bunuh diri tersebut dapat digagalkan salah seorang tetangga korban.

Setelah berhasil dievakuasi, warga dan petugas kepolisian membawa jazad korban ke Klinik PT Pulau Sambu Group (PSG) untuk dilakukan visum. Saat ini petugas masih menunggu hasil visum tersebut.

"Sudah divisum. Kami masih menunggu hasilnya,"u ngkap mantan Kasat Sahbara Polres Inhil itu.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari