Minggu, 6 April 2025
spot_img

Jangan Pasang Rem Parkir Terlalu Lama

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Setiap mobil pastinya sudah dilengkapi rem parkir di mana fungsinya membantu kendaraan untuk berhenti dengan aman ketika diparkir. Rem ini akan mengaktifkan rem belakang, supaya kendaraan tidak bergerak menggelinding ketika terparkir, baik itu di pinggir jalan, lapangan parkir maupun garasi rumah.

Namun ternyata banyak yang belum tahu bahwa rem parkir jika aktif terlalu lama berisiko menimbulkan masalah yang mengerikan, yaitu lepasnya kampas rem dari pelat atau besi penyangganya.

Masalah kampas rem lepas ini biasanya sangat rentan menyerang rem belakang berjenis tromol. Kenapa? Karena rem belakang berjenis tromol memiliki bidang kontak yang lebih panjang jika dibandingkan dengan rem cakram.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Pekanbaru Raih Top Pembina BUMD 2024

Lalu, Kenapa kampas rem bisa lepas dari besi penyangganya? Ketika rem tangan aktif, kampas rem akan terus menempel dengan tromol atau piringan cakram. Bila hal ini dibiarkan terlalu lama, kampas rem berisiko lengket menempel pada tromol atau piringan cakram.

Jika dipaksa melaju, kampas rem berisiko lepas dan akan sangat berbahaya jika kendaraan dikendarai. Risiko akan semakin tinggi jika Anda mengaktifkan rem tangan aktif dalam waktu lama dengan kondisi terakhir rem yang masih basah.

Jadi ada baiknya, ban mobil cukup diganjal saja dengan balok atau tire stopper jika memang kendaraan akan ditinggal lama. Memang  butuh waktu yang lama untuk kampas rem menjadi lengket dengan tromol. Namun akan lebih baik mencegah daripada rusak dan akhirnya hal ini akan menguras kantong Anda.

Baca Juga:  Hari Ini, Kepastian Haji 2021

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Setiap mobil pastinya sudah dilengkapi rem parkir di mana fungsinya membantu kendaraan untuk berhenti dengan aman ketika diparkir. Rem ini akan mengaktifkan rem belakang, supaya kendaraan tidak bergerak menggelinding ketika terparkir, baik itu di pinggir jalan, lapangan parkir maupun garasi rumah.

Namun ternyata banyak yang belum tahu bahwa rem parkir jika aktif terlalu lama berisiko menimbulkan masalah yang mengerikan, yaitu lepasnya kampas rem dari pelat atau besi penyangganya.

Masalah kampas rem lepas ini biasanya sangat rentan menyerang rem belakang berjenis tromol. Kenapa? Karena rem belakang berjenis tromol memiliki bidang kontak yang lebih panjang jika dibandingkan dengan rem cakram.

Baca Juga:  Wagub Apresiasi BI Taja Pameran UMKM Riau: Go Digital Go Global

Lalu, Kenapa kampas rem bisa lepas dari besi penyangganya? Ketika rem tangan aktif, kampas rem akan terus menempel dengan tromol atau piringan cakram. Bila hal ini dibiarkan terlalu lama, kampas rem berisiko lengket menempel pada tromol atau piringan cakram.

Jika dipaksa melaju, kampas rem berisiko lepas dan akan sangat berbahaya jika kendaraan dikendarai. Risiko akan semakin tinggi jika Anda mengaktifkan rem tangan aktif dalam waktu lama dengan kondisi terakhir rem yang masih basah.

Jadi ada baiknya, ban mobil cukup diganjal saja dengan balok atau tire stopper jika memang kendaraan akan ditinggal lama. Memang  butuh waktu yang lama untuk kampas rem menjadi lengket dengan tromol. Namun akan lebih baik mencegah daripada rusak dan akhirnya hal ini akan menguras kantong Anda.

Baca Juga:  Tahap 1, Replanting 122,8 Ha

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jangan Pasang Rem Parkir Terlalu Lama

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Setiap mobil pastinya sudah dilengkapi rem parkir di mana fungsinya membantu kendaraan untuk berhenti dengan aman ketika diparkir. Rem ini akan mengaktifkan rem belakang, supaya kendaraan tidak bergerak menggelinding ketika terparkir, baik itu di pinggir jalan, lapangan parkir maupun garasi rumah.

Namun ternyata banyak yang belum tahu bahwa rem parkir jika aktif terlalu lama berisiko menimbulkan masalah yang mengerikan, yaitu lepasnya kampas rem dari pelat atau besi penyangganya.

Masalah kampas rem lepas ini biasanya sangat rentan menyerang rem belakang berjenis tromol. Kenapa? Karena rem belakang berjenis tromol memiliki bidang kontak yang lebih panjang jika dibandingkan dengan rem cakram.

Baca Juga:  Bupati Inhil Terjun Langsung Tinjau Lokasi Karhutla di Kempas

Lalu, Kenapa kampas rem bisa lepas dari besi penyangganya? Ketika rem tangan aktif, kampas rem akan terus menempel dengan tromol atau piringan cakram. Bila hal ini dibiarkan terlalu lama, kampas rem berisiko lengket menempel pada tromol atau piringan cakram.

Jika dipaksa melaju, kampas rem berisiko lepas dan akan sangat berbahaya jika kendaraan dikendarai. Risiko akan semakin tinggi jika Anda mengaktifkan rem tangan aktif dalam waktu lama dengan kondisi terakhir rem yang masih basah.

Jadi ada baiknya, ban mobil cukup diganjal saja dengan balok atau tire stopper jika memang kendaraan akan ditinggal lama. Memang  butuh waktu yang lama untuk kampas rem menjadi lengket dengan tromol. Namun akan lebih baik mencegah daripada rusak dan akhirnya hal ini akan menguras kantong Anda.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Pekanbaru Raih Top Pembina BUMD 2024

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Setiap mobil pastinya sudah dilengkapi rem parkir di mana fungsinya membantu kendaraan untuk berhenti dengan aman ketika diparkir. Rem ini akan mengaktifkan rem belakang, supaya kendaraan tidak bergerak menggelinding ketika terparkir, baik itu di pinggir jalan, lapangan parkir maupun garasi rumah.

Namun ternyata banyak yang belum tahu bahwa rem parkir jika aktif terlalu lama berisiko menimbulkan masalah yang mengerikan, yaitu lepasnya kampas rem dari pelat atau besi penyangganya.

Masalah kampas rem lepas ini biasanya sangat rentan menyerang rem belakang berjenis tromol. Kenapa? Karena rem belakang berjenis tromol memiliki bidang kontak yang lebih panjang jika dibandingkan dengan rem cakram.

Baca Juga:  Anggota DPR Ini Minta Ibu yang Ditahan Bersama Balitanya Dibebaskan

Lalu, Kenapa kampas rem bisa lepas dari besi penyangganya? Ketika rem tangan aktif, kampas rem akan terus menempel dengan tromol atau piringan cakram. Bila hal ini dibiarkan terlalu lama, kampas rem berisiko lengket menempel pada tromol atau piringan cakram.

Jika dipaksa melaju, kampas rem berisiko lepas dan akan sangat berbahaya jika kendaraan dikendarai. Risiko akan semakin tinggi jika Anda mengaktifkan rem tangan aktif dalam waktu lama dengan kondisi terakhir rem yang masih basah.

Jadi ada baiknya, ban mobil cukup diganjal saja dengan balok atau tire stopper jika memang kendaraan akan ditinggal lama. Memang  butuh waktu yang lama untuk kampas rem menjadi lengket dengan tromol. Namun akan lebih baik mencegah daripada rusak dan akhirnya hal ini akan menguras kantong Anda.

Baca Juga:  Ayo Manfaatkan Layanan Gebyar Kemerdekaan di BPN Rohul

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari