Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Selama Ramadan Tahun Ini, Istiqlal Dibuka dengan Prokes

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, memastikan pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan peribadatan di Masjid Istiqlal selama bulan Ramadan 1443 Hijriah tahun ini.

Nasaruddin mewajibkan para jemaah yang hendak beribadah mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona. Di antaranya wajib memakai masker sejak masuk hingga keluar, mencuci tangan, serta menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

"Kami terapkan wajib masker seluruh jemaah, kami juga siapkan masker cadangan. Petugas kami akan disiplin menyerukan kepada jemaah dari datang sampai pulang pakai masker," kata Nasaruddin di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Nasaruddin juga memastikan Istiqlal akan disterilisasi menggunakan disinfektan usai jemaah rampung menunaikan ibadah. Ia pun masih mengimbau jemaah membawa sajadah sendiri, meski sudah menggelar kembali karpet untuk beribadah.

Baca Juga:  Hasil Studi, Booster Sinovac Manjur Perkuat Antibodi

"Yang kami hindari penumpukan jemaah. Di atas (ruang salat, red) enggak ada masalah, yang kami harus hitung pintu masuk kita ini, parkir, dan tempat penitipan sandal. Kami petakan tiga itu krusial. Dan kami betul-betul akan mengawasi  pintu masuk agar kerumunan berkurang," ujarnya.

Di sisi lain, Nasaruddin menjelaskan, Istiqlal akan menggelar berbagai kegiatan selama Ramadan. Di antaranya tarawih berjamaah, tausyiah, buka puasa bersama hingga itikaf 10 hari terakhir pada bulan Ramadan.

Mantan wakil menteri Agama itu mengatakan, belakangan ini Istiqlal sudah menggelar buka bersama bagi jamaah yang puasa Senin dan Kamis beberapa pekan terakhir. Ia optimis pelaksanaan buka puasa bersama saat Ramadan bisa berjalan lancar.

Baca Juga:  Pertimbangkan Jasa Kivlan Zen, Permintaan Menhan ke Polisi

"Buka puasa hari Senin dan Kamis itu sudah seperti bulan Ramadan. Jadi ini sudah ada latihan hadapi Ramadan. Dan yang buka puasa hampir 1000-an juga dari Senin dan Kamis itu," katanya.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, memastikan pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan peribadatan di Masjid Istiqlal selama bulan Ramadan 1443 Hijriah tahun ini.

Nasaruddin mewajibkan para jemaah yang hendak beribadah mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona. Di antaranya wajib memakai masker sejak masuk hingga keluar, mencuci tangan, serta menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

"Kami terapkan wajib masker seluruh jemaah, kami juga siapkan masker cadangan. Petugas kami akan disiplin menyerukan kepada jemaah dari datang sampai pulang pakai masker," kata Nasaruddin di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Nasaruddin juga memastikan Istiqlal akan disterilisasi menggunakan disinfektan usai jemaah rampung menunaikan ibadah. Ia pun masih mengimbau jemaah membawa sajadah sendiri, meski sudah menggelar kembali karpet untuk beribadah.

Baca Juga:  Biaya Haji 2022 Disubsidi Rp4,8 Triliun

"Yang kami hindari penumpukan jemaah. Di atas (ruang salat, red) enggak ada masalah, yang kami harus hitung pintu masuk kita ini, parkir, dan tempat penitipan sandal. Kami petakan tiga itu krusial. Dan kami betul-betul akan mengawasi  pintu masuk agar kerumunan berkurang," ujarnya.

Di sisi lain, Nasaruddin menjelaskan, Istiqlal akan menggelar berbagai kegiatan selama Ramadan. Di antaranya tarawih berjamaah, tausyiah, buka puasa bersama hingga itikaf 10 hari terakhir pada bulan Ramadan.

Mantan wakil menteri Agama itu mengatakan, belakangan ini Istiqlal sudah menggelar buka bersama bagi jamaah yang puasa Senin dan Kamis beberapa pekan terakhir. Ia optimis pelaksanaan buka puasa bersama saat Ramadan bisa berjalan lancar.

Baca Juga:  Kejar Aset Tersangka Kasus ASABRI

"Buka puasa hari Senin dan Kamis itu sudah seperti bulan Ramadan. Jadi ini sudah ada latihan hadapi Ramadan. Dan yang buka puasa hampir 1000-an juga dari Senin dan Kamis itu," katanya.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Selama Ramadan Tahun Ini, Istiqlal Dibuka dengan Prokes

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, memastikan pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan peribadatan di Masjid Istiqlal selama bulan Ramadan 1443 Hijriah tahun ini.

Nasaruddin mewajibkan para jemaah yang hendak beribadah mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona. Di antaranya wajib memakai masker sejak masuk hingga keluar, mencuci tangan, serta menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

"Kami terapkan wajib masker seluruh jemaah, kami juga siapkan masker cadangan. Petugas kami akan disiplin menyerukan kepada jemaah dari datang sampai pulang pakai masker," kata Nasaruddin di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Nasaruddin juga memastikan Istiqlal akan disterilisasi menggunakan disinfektan usai jemaah rampung menunaikan ibadah. Ia pun masih mengimbau jemaah membawa sajadah sendiri, meski sudah menggelar kembali karpet untuk beribadah.

Baca Juga:  Gaji 13 ASN Menunggu Regulasi Pemerintah Pusat

"Yang kami hindari penumpukan jemaah. Di atas (ruang salat, red) enggak ada masalah, yang kami harus hitung pintu masuk kita ini, parkir, dan tempat penitipan sandal. Kami petakan tiga itu krusial. Dan kami betul-betul akan mengawasi  pintu masuk agar kerumunan berkurang," ujarnya.

Di sisi lain, Nasaruddin menjelaskan, Istiqlal akan menggelar berbagai kegiatan selama Ramadan. Di antaranya tarawih berjamaah, tausyiah, buka puasa bersama hingga itikaf 10 hari terakhir pada bulan Ramadan.

Mantan wakil menteri Agama itu mengatakan, belakangan ini Istiqlal sudah menggelar buka bersama bagi jamaah yang puasa Senin dan Kamis beberapa pekan terakhir. Ia optimis pelaksanaan buka puasa bersama saat Ramadan bisa berjalan lancar.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Riau Rapat Evaluasi dengan Dua OPD

"Buka puasa hari Senin dan Kamis itu sudah seperti bulan Ramadan. Jadi ini sudah ada latihan hadapi Ramadan. Dan yang buka puasa hampir 1000-an juga dari Senin dan Kamis itu," katanya.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, memastikan pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan peribadatan di Masjid Istiqlal selama bulan Ramadan 1443 Hijriah tahun ini.

Nasaruddin mewajibkan para jemaah yang hendak beribadah mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona. Di antaranya wajib memakai masker sejak masuk hingga keluar, mencuci tangan, serta menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

"Kami terapkan wajib masker seluruh jemaah, kami juga siapkan masker cadangan. Petugas kami akan disiplin menyerukan kepada jemaah dari datang sampai pulang pakai masker," kata Nasaruddin di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Nasaruddin juga memastikan Istiqlal akan disterilisasi menggunakan disinfektan usai jemaah rampung menunaikan ibadah. Ia pun masih mengimbau jemaah membawa sajadah sendiri, meski sudah menggelar kembali karpet untuk beribadah.

Baca Juga:  Biaya Haji 2022 Disubsidi Rp4,8 Triliun

"Yang kami hindari penumpukan jemaah. Di atas (ruang salat, red) enggak ada masalah, yang kami harus hitung pintu masuk kita ini, parkir, dan tempat penitipan sandal. Kami petakan tiga itu krusial. Dan kami betul-betul akan mengawasi  pintu masuk agar kerumunan berkurang," ujarnya.

Di sisi lain, Nasaruddin menjelaskan, Istiqlal akan menggelar berbagai kegiatan selama Ramadan. Di antaranya tarawih berjamaah, tausyiah, buka puasa bersama hingga itikaf 10 hari terakhir pada bulan Ramadan.

Mantan wakil menteri Agama itu mengatakan, belakangan ini Istiqlal sudah menggelar buka bersama bagi jamaah yang puasa Senin dan Kamis beberapa pekan terakhir. Ia optimis pelaksanaan buka puasa bersama saat Ramadan bisa berjalan lancar.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Riau Rapat Evaluasi dengan Dua OPD

"Buka puasa hari Senin dan Kamis itu sudah seperti bulan Ramadan. Jadi ini sudah ada latihan hadapi Ramadan. Dan yang buka puasa hampir 1000-an juga dari Senin dan Kamis itu," katanya.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari