Senin, 5 Januari 2026
spot_img
spot_img

Polres Tanggung Operasi Amputasi Nuri

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Warga Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Nuri Wulandari (18) akhirnya diamputasi. Itu setelah tulang paha kanan yang patah mengakibatkan syaraf kaki tidak berfungsi.

Penanganan operasi terhadap anak ketiga dari keluarga kurang mampu ini ditangani oleh RS Bhayangkara Pekanbaru setelah dibantu oleh Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK pekan lalu. Sementara sebelum korban pulang ke rumah, jajaran Polsek Batang Gansal galang pengumpulan dana untuk pembelian kursi roda.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Kapolsek Batang Gansal Ipda Endang Kusuma Jaya SH mengatakan, proses amputasi oleh dokter di RS Bhayangkara Pekanbaru dilakukan pada Jumat (21/2) lalu. "Alhamdulillah, penanganan terhadap Nuri oleh dokter RS Bhayangkara berjalan lancar," ujar Kapolsek Batang Gansal Ipda Endang Kusuma Jaya SH, Senin (24/2).

Pasca operasi, saat ini tinggal pemulihan. Setidaknya dalam pekan ini, Nuri sudah bisa dibawa pulang ke rumahnya di Desa Seberida Kecamatan Batang Gansal. Bahkan, proses persiapan pulang yakni penyiapan mobil ambulans sudah berkoordinasi dengan pihak desa setempat.

Selain itu, selama menjalani masa pemulihan, terus dipantau dan didampingi oleh Ketua Bhayangkari Ranting Batang Gansal Santi Endang Jaya.

"Rencana memakai mobil ambulans desa. Karena pemerintahan desa ada mobil ambulans," ungkapnya.

Dalam pada itu, saat ini Polsek Batang Gansal melakukan penggalangan dana untuk pembelian kursi roda. "Anggota yang ingin menyumbangkan dana seikhlasnya dikumpulkan untuk beli kursi roda," imbuhnyanya.(kas)

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Warga Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Nuri Wulandari (18) akhirnya diamputasi. Itu setelah tulang paha kanan yang patah mengakibatkan syaraf kaki tidak berfungsi.

Penanganan operasi terhadap anak ketiga dari keluarga kurang mampu ini ditangani oleh RS Bhayangkara Pekanbaru setelah dibantu oleh Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK pekan lalu. Sementara sebelum korban pulang ke rumah, jajaran Polsek Batang Gansal galang pengumpulan dana untuk pembelian kursi roda.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Kapolsek Batang Gansal Ipda Endang Kusuma Jaya SH mengatakan, proses amputasi oleh dokter di RS Bhayangkara Pekanbaru dilakukan pada Jumat (21/2) lalu. "Alhamdulillah, penanganan terhadap Nuri oleh dokter RS Bhayangkara berjalan lancar," ujar Kapolsek Batang Gansal Ipda Endang Kusuma Jaya SH, Senin (24/2).

Pasca operasi, saat ini tinggal pemulihan. Setidaknya dalam pekan ini, Nuri sudah bisa dibawa pulang ke rumahnya di Desa Seberida Kecamatan Batang Gansal. Bahkan, proses persiapan pulang yakni penyiapan mobil ambulans sudah berkoordinasi dengan pihak desa setempat.

Selain itu, selama menjalani masa pemulihan, terus dipantau dan didampingi oleh Ketua Bhayangkari Ranting Batang Gansal Santi Endang Jaya.

- Advertisement -

"Rencana memakai mobil ambulans desa. Karena pemerintahan desa ada mobil ambulans," ungkapnya.

Dalam pada itu, saat ini Polsek Batang Gansal melakukan penggalangan dana untuk pembelian kursi roda. "Anggota yang ingin menyumbangkan dana seikhlasnya dikumpulkan untuk beli kursi roda," imbuhnyanya.(kas)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Tetap Ingin Bercerai

Salah Naik Mobil

Marga Tjoa

Tinggal Lengkuas

Tekan Laka Lantas

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Warga Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Nuri Wulandari (18) akhirnya diamputasi. Itu setelah tulang paha kanan yang patah mengakibatkan syaraf kaki tidak berfungsi.

Penanganan operasi terhadap anak ketiga dari keluarga kurang mampu ini ditangani oleh RS Bhayangkara Pekanbaru setelah dibantu oleh Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK pekan lalu. Sementara sebelum korban pulang ke rumah, jajaran Polsek Batang Gansal galang pengumpulan dana untuk pembelian kursi roda.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Kapolsek Batang Gansal Ipda Endang Kusuma Jaya SH mengatakan, proses amputasi oleh dokter di RS Bhayangkara Pekanbaru dilakukan pada Jumat (21/2) lalu. "Alhamdulillah, penanganan terhadap Nuri oleh dokter RS Bhayangkara berjalan lancar," ujar Kapolsek Batang Gansal Ipda Endang Kusuma Jaya SH, Senin (24/2).

Pasca operasi, saat ini tinggal pemulihan. Setidaknya dalam pekan ini, Nuri sudah bisa dibawa pulang ke rumahnya di Desa Seberida Kecamatan Batang Gansal. Bahkan, proses persiapan pulang yakni penyiapan mobil ambulans sudah berkoordinasi dengan pihak desa setempat.

Selain itu, selama menjalani masa pemulihan, terus dipantau dan didampingi oleh Ketua Bhayangkari Ranting Batang Gansal Santi Endang Jaya.

"Rencana memakai mobil ambulans desa. Karena pemerintahan desa ada mobil ambulans," ungkapnya.

Dalam pada itu, saat ini Polsek Batang Gansal melakukan penggalangan dana untuk pembelian kursi roda. "Anggota yang ingin menyumbangkan dana seikhlasnya dikumpulkan untuk beli kursi roda," imbuhnyanya.(kas)

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Tetap Ingin Bercerai

Salah Naik Mobil

Marga Tjoa

Tinggal Lengkuas

Tekan Laka Lantas

Trending Tags

Rubrik dicari