Senin, 7 April 2025
spot_img

Jalur Riau-Sumbar Masih Padat Merayap

LIMAPULUH KOTA (RIAUPOS.CO) — Arus lalu-lintas di jalan Riau-Sumbar terutama di lokasi perbaikan jalan retak dan amblas di Jorong Simpangtigo, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, sampai malam tadi (23/12) masih padat merayap. Kendati demikian, jalan sudah dapat dilewati dua jalur dan antrean kendaraan tidak sepanjang pada Ahad (22/12) lalu.

“Jalan Riau-Sumbar di Km 161,8 dari Padang atau di Simpangtigo, Kotoalam, Pangkalan, masih dalam pengerjaan perbaikan. Tapi, arus lalu-lintas, sudah bisa dua jalur. Cuma, memang masih padat merayap. Masih ada antrean sekitar 500 meter,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo kepada Padang Ekspres (RPG), malam tadi.

Baca Juga:  BPKAD Cairkan Bantuan ADD Tahap III Rp24 M

Mantan Kasat Patroli Jalan Raya Dirlantas Polda Sumbar ini mengakui, sejak perbaikan jalan amblas di Kotoalam dilakukan pada Ahad lalu (22/12), kondisi jalan sudah mulai padat.

“Namun demikian, masih diperlukan kesiapsiagaan alat berat dan sirtu di lokasi, karena memang masih ada titik-titik yang rawan longsor dan pergerakan tanah. Pengemudi juga tetap kami imbau untuk waspada,” kata Sri Wibowo.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Padang Aidil Fitri yang dihubungi RPG secara terpisah mengakui, jika perbaikan jalan Sumbar-Riau di kawasan Kotoalam yang dilakukan dalam dua hari terakhir, masih bersifat darurat atau sementara.

“Saat ini hanya penanganan darurat. Sambil menjaga jangan sampai putus dan siap dengan segala kemungkinannya,” kata Aidil, malam tadi.

Baca Juga:  Kemendag Fokus Amankan Stok Bahan Kebutuhan Pokok

Terkait dengan solusi jangka panjang untuk penanganan jalan Riau-Sumbar yang terus mengalami keretakan dan pergerakan  di Nagari Kotoalam, menurut Aidil Fitri, harus dilakukan dulu penelitian. “Kalau (perbaikan) permanen harus diteliti dulu. Direncanakan, dihitung, cari dananya, lelang dan seterusnya,” kata Aidil Fitri.(rfv/rpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

LIMAPULUH KOTA (RIAUPOS.CO) — Arus lalu-lintas di jalan Riau-Sumbar terutama di lokasi perbaikan jalan retak dan amblas di Jorong Simpangtigo, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, sampai malam tadi (23/12) masih padat merayap. Kendati demikian, jalan sudah dapat dilewati dua jalur dan antrean kendaraan tidak sepanjang pada Ahad (22/12) lalu.

“Jalan Riau-Sumbar di Km 161,8 dari Padang atau di Simpangtigo, Kotoalam, Pangkalan, masih dalam pengerjaan perbaikan. Tapi, arus lalu-lintas, sudah bisa dua jalur. Cuma, memang masih padat merayap. Masih ada antrean sekitar 500 meter,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo kepada Padang Ekspres (RPG), malam tadi.

Baca Juga:  Perantau Juga Harus Dapat Bantuan

Mantan Kasat Patroli Jalan Raya Dirlantas Polda Sumbar ini mengakui, sejak perbaikan jalan amblas di Kotoalam dilakukan pada Ahad lalu (22/12), kondisi jalan sudah mulai padat.

“Namun demikian, masih diperlukan kesiapsiagaan alat berat dan sirtu di lokasi, karena memang masih ada titik-titik yang rawan longsor dan pergerakan tanah. Pengemudi juga tetap kami imbau untuk waspada,” kata Sri Wibowo.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Padang Aidil Fitri yang dihubungi RPG secara terpisah mengakui, jika perbaikan jalan Sumbar-Riau di kawasan Kotoalam yang dilakukan dalam dua hari terakhir, masih bersifat darurat atau sementara.

“Saat ini hanya penanganan darurat. Sambil menjaga jangan sampai putus dan siap dengan segala kemungkinannya,” kata Aidil, malam tadi.

Baca Juga:  Hasil Psikotes Capim KPK Diumumkan 5 Agustus

Terkait dengan solusi jangka panjang untuk penanganan jalan Riau-Sumbar yang terus mengalami keretakan dan pergerakan  di Nagari Kotoalam, menurut Aidil Fitri, harus dilakukan dulu penelitian. “Kalau (perbaikan) permanen harus diteliti dulu. Direncanakan, dihitung, cari dananya, lelang dan seterusnya,” kata Aidil Fitri.(rfv/rpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jalur Riau-Sumbar Masih Padat Merayap

LIMAPULUH KOTA (RIAUPOS.CO) — Arus lalu-lintas di jalan Riau-Sumbar terutama di lokasi perbaikan jalan retak dan amblas di Jorong Simpangtigo, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, sampai malam tadi (23/12) masih padat merayap. Kendati demikian, jalan sudah dapat dilewati dua jalur dan antrean kendaraan tidak sepanjang pada Ahad (22/12) lalu.

“Jalan Riau-Sumbar di Km 161,8 dari Padang atau di Simpangtigo, Kotoalam, Pangkalan, masih dalam pengerjaan perbaikan. Tapi, arus lalu-lintas, sudah bisa dua jalur. Cuma, memang masih padat merayap. Masih ada antrean sekitar 500 meter,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo kepada Padang Ekspres (RPG), malam tadi.

Baca Juga:  Dibayangi Ketakutan Resesi, Spotify Pilih Langkah ini

Mantan Kasat Patroli Jalan Raya Dirlantas Polda Sumbar ini mengakui, sejak perbaikan jalan amblas di Kotoalam dilakukan pada Ahad lalu (22/12), kondisi jalan sudah mulai padat.

“Namun demikian, masih diperlukan kesiapsiagaan alat berat dan sirtu di lokasi, karena memang masih ada titik-titik yang rawan longsor dan pergerakan tanah. Pengemudi juga tetap kami imbau untuk waspada,” kata Sri Wibowo.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Padang Aidil Fitri yang dihubungi RPG secara terpisah mengakui, jika perbaikan jalan Sumbar-Riau di kawasan Kotoalam yang dilakukan dalam dua hari terakhir, masih bersifat darurat atau sementara.

“Saat ini hanya penanganan darurat. Sambil menjaga jangan sampai putus dan siap dengan segala kemungkinannya,” kata Aidil, malam tadi.

Baca Juga:  Lagu Reflection Dinyanyikan Penyanyi Indonesia

Terkait dengan solusi jangka panjang untuk penanganan jalan Riau-Sumbar yang terus mengalami keretakan dan pergerakan  di Nagari Kotoalam, menurut Aidil Fitri, harus dilakukan dulu penelitian. “Kalau (perbaikan) permanen harus diteliti dulu. Direncanakan, dihitung, cari dananya, lelang dan seterusnya,” kata Aidil Fitri.(rfv/rpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

LIMAPULUH KOTA (RIAUPOS.CO) — Arus lalu-lintas di jalan Riau-Sumbar terutama di lokasi perbaikan jalan retak dan amblas di Jorong Simpangtigo, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, sampai malam tadi (23/12) masih padat merayap. Kendati demikian, jalan sudah dapat dilewati dua jalur dan antrean kendaraan tidak sepanjang pada Ahad (22/12) lalu.

“Jalan Riau-Sumbar di Km 161,8 dari Padang atau di Simpangtigo, Kotoalam, Pangkalan, masih dalam pengerjaan perbaikan. Tapi, arus lalu-lintas, sudah bisa dua jalur. Cuma, memang masih padat merayap. Masih ada antrean sekitar 500 meter,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo kepada Padang Ekspres (RPG), malam tadi.

Baca Juga:  Lagu Reflection Dinyanyikan Penyanyi Indonesia

Mantan Kasat Patroli Jalan Raya Dirlantas Polda Sumbar ini mengakui, sejak perbaikan jalan amblas di Kotoalam dilakukan pada Ahad lalu (22/12), kondisi jalan sudah mulai padat.

“Namun demikian, masih diperlukan kesiapsiagaan alat berat dan sirtu di lokasi, karena memang masih ada titik-titik yang rawan longsor dan pergerakan tanah. Pengemudi juga tetap kami imbau untuk waspada,” kata Sri Wibowo.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Padang Aidil Fitri yang dihubungi RPG secara terpisah mengakui, jika perbaikan jalan Sumbar-Riau di kawasan Kotoalam yang dilakukan dalam dua hari terakhir, masih bersifat darurat atau sementara.

“Saat ini hanya penanganan darurat. Sambil menjaga jangan sampai putus dan siap dengan segala kemungkinannya,” kata Aidil, malam tadi.

Baca Juga:  DPRD Desak OPD Ajukan Ranperda

Terkait dengan solusi jangka panjang untuk penanganan jalan Riau-Sumbar yang terus mengalami keretakan dan pergerakan  di Nagari Kotoalam, menurut Aidil Fitri, harus dilakukan dulu penelitian. “Kalau (perbaikan) permanen harus diteliti dulu. Direncanakan, dihitung, cari dananya, lelang dan seterusnya,” kata Aidil Fitri.(rfv/rpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari