Senin, 16 Februari 2026
- Advertisement -

Rini Soemarno Menangis Haru saat Pamitan di BUMN

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berpamitan dengan seluruh direksi dan anak buahnya. Dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dihadiri oleh Menteri BUMN yang baru Erick Tochir, Rini tak bisa menahan rasa harunya.

"Buat saya, suatu kebanggaan di sini (BUMN, red) selama 5 tahun kurang 6 hari yang lalu. Saya masih ingat serah terima jabatan dengan Pak Dahlan Iskan. Terima kasih pada semua kementerian BUMN sama-sama mendukung selesaikan tugas saya dengan baik," kata Rini dalam pidatonya.

Rini mengklaim BUMN sudah berubah cukup banyak selama 5 tahun ini. Menurutnya, BUMN sudah cukup punya pondasi yang kuat untuk diteruskan oleh Erick Thohir.

Baca Juga:  Jang Nara dan Jung Yong Hwa Bintangi "Daebak Real Estate"

"BUMN kita ke depan harus makin kuat makin sehat bukan hanya di Indonesia, tapi seluruh dunia. Kita memang punya banyak PR yang belum terselesaikan. Terutama di sektor usaha," tuturnya.

Rini yakin di bawah kepemipinan Erick Thohir BUMN semakin berkibar.

"Saya titip ke pak Erick. Titip BUMN berdasarkan UU BUMN pasal 2, berfungsi mendorong perekonomian yang lemah. Salah satunya bisa mendorong program-program usaha super mikro, mikro, kecil dan menengah," katanya.

Rini juga mengenang masa-masa pertama dia bekerja di BUMN.

"Mungkin di BUMN saya waktu pertama kali datang dianggap cerewet, detail. Hal-hal ini nggak pernah hilang (kenangannya, red)," katanya tertawa.

Menjelang kalimat penutup, Rini kian tidak bisa menahan tangisnya.

Baca Juga:  Wabup Resmikan Yayuk Laundry di Bagansiapiapi

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan BUMN dan direksi. Pasti dalam 5 tahun ini ada kata-kata saya yang menyakitkan atau ada tingkah laku menyinggung. Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Sebagai manusia tak lepas dari kekurangan," tutupnya sambil menangis.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berpamitan dengan seluruh direksi dan anak buahnya. Dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dihadiri oleh Menteri BUMN yang baru Erick Tochir, Rini tak bisa menahan rasa harunya.

"Buat saya, suatu kebanggaan di sini (BUMN, red) selama 5 tahun kurang 6 hari yang lalu. Saya masih ingat serah terima jabatan dengan Pak Dahlan Iskan. Terima kasih pada semua kementerian BUMN sama-sama mendukung selesaikan tugas saya dengan baik," kata Rini dalam pidatonya.

Rini mengklaim BUMN sudah berubah cukup banyak selama 5 tahun ini. Menurutnya, BUMN sudah cukup punya pondasi yang kuat untuk diteruskan oleh Erick Thohir.

Baca Juga:  Denise Cadel Merasa Tersindir, Inul Bilang Kepedean Banget

"BUMN kita ke depan harus makin kuat makin sehat bukan hanya di Indonesia, tapi seluruh dunia. Kita memang punya banyak PR yang belum terselesaikan. Terutama di sektor usaha," tuturnya.

Rini yakin di bawah kepemipinan Erick Thohir BUMN semakin berkibar.

- Advertisement -

"Saya titip ke pak Erick. Titip BUMN berdasarkan UU BUMN pasal 2, berfungsi mendorong perekonomian yang lemah. Salah satunya bisa mendorong program-program usaha super mikro, mikro, kecil dan menengah," katanya.

Rini juga mengenang masa-masa pertama dia bekerja di BUMN.

- Advertisement -

"Mungkin di BUMN saya waktu pertama kali datang dianggap cerewet, detail. Hal-hal ini nggak pernah hilang (kenangannya, red)," katanya tertawa.

Menjelang kalimat penutup, Rini kian tidak bisa menahan tangisnya.

Baca Juga:  Jang Nara dan Jung Yong Hwa Bintangi "Daebak Real Estate"

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan BUMN dan direksi. Pasti dalam 5 tahun ini ada kata-kata saya yang menyakitkan atau ada tingkah laku menyinggung. Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Sebagai manusia tak lepas dari kekurangan," tutupnya sambil menangis.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berpamitan dengan seluruh direksi dan anak buahnya. Dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dihadiri oleh Menteri BUMN yang baru Erick Tochir, Rini tak bisa menahan rasa harunya.

"Buat saya, suatu kebanggaan di sini (BUMN, red) selama 5 tahun kurang 6 hari yang lalu. Saya masih ingat serah terima jabatan dengan Pak Dahlan Iskan. Terima kasih pada semua kementerian BUMN sama-sama mendukung selesaikan tugas saya dengan baik," kata Rini dalam pidatonya.

Rini mengklaim BUMN sudah berubah cukup banyak selama 5 tahun ini. Menurutnya, BUMN sudah cukup punya pondasi yang kuat untuk diteruskan oleh Erick Thohir.

Baca Juga:  Cina Anggap Indonesia Berlebihan, Jokowi: Kepentingan Nasional Nomor Satu

"BUMN kita ke depan harus makin kuat makin sehat bukan hanya di Indonesia, tapi seluruh dunia. Kita memang punya banyak PR yang belum terselesaikan. Terutama di sektor usaha," tuturnya.

Rini yakin di bawah kepemipinan Erick Thohir BUMN semakin berkibar.

"Saya titip ke pak Erick. Titip BUMN berdasarkan UU BUMN pasal 2, berfungsi mendorong perekonomian yang lemah. Salah satunya bisa mendorong program-program usaha super mikro, mikro, kecil dan menengah," katanya.

Rini juga mengenang masa-masa pertama dia bekerja di BUMN.

"Mungkin di BUMN saya waktu pertama kali datang dianggap cerewet, detail. Hal-hal ini nggak pernah hilang (kenangannya, red)," katanya tertawa.

Menjelang kalimat penutup, Rini kian tidak bisa menahan tangisnya.

Baca Juga:  Pertanian 4.0: Advance Mapping Menyongsong Generasi Unggul Ilmu Pertanian

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan BUMN dan direksi. Pasti dalam 5 tahun ini ada kata-kata saya yang menyakitkan atau ada tingkah laku menyinggung. Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Sebagai manusia tak lepas dari kekurangan," tutupnya sambil menangis.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari