Minggu, 6 April 2025
spot_img

Angkat Menantu Luhut Menjadi Pangkostrad, Begini Penjelasan Panglima TNI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan keputusannya menunjuk Mayor Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad sudah sesuai mekanisme.

Menurutnya, menantu Luhut B Pandjaitan itu merupakan tentara profesional yang pantas menjadi orang nomor 1 di Kostrad.

"Jadi, penunjukan Maruli benar-benar sesuai dengan penilaian secara profesional dan memang sangat pantas juga menjadi Pangkostrad," kata Jenderal Andika di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2022).

Mantan KSAD itu menjelaskan, salah satu unsur penilaian terhadap perwira tinggi TNI AD yang pantas menjadi Pangkostrad ialah pernah memimpin satuan di daerah. Maruli pernah menjadi Panglima Kodam (Pangdam) IX Udayana.  

"Jabatan pangdam itu sebetulnya adalah salah satu penilaian," beber Andika.

Baca Juga:  Rekaan Revolusi Sosial Novel Segala yang Diisap Langit

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta publik tidak mengaitkan keputusan Jenderal Andika tentang Maruli dengan Luhut.

"Jangan melihat fokus kepada dari keluarga mana dan sebagainya," kata Hasanuddin.

Mantan sekretaris militer kepresidenan yang kini menjadi legislator PDI Perjuangan itu mengatakan, Maruli pernah menjalani berbagai penempatan, antara lain, pangdam, komandan Paspampres, danrem, dan memimpin satuan di Kopassus.

"Jadi, ya, sudah memenuhi persyaratan, dipromosikan dari bintang dua ke bintang tiga dengan jabatan yang strategis," jelas Hasanuddin.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan keputusannya menunjuk Mayor Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad sudah sesuai mekanisme.

Menurutnya, menantu Luhut B Pandjaitan itu merupakan tentara profesional yang pantas menjadi orang nomor 1 di Kostrad.

"Jadi, penunjukan Maruli benar-benar sesuai dengan penilaian secara profesional dan memang sangat pantas juga menjadi Pangkostrad," kata Jenderal Andika di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2022).

Mantan KSAD itu menjelaskan, salah satu unsur penilaian terhadap perwira tinggi TNI AD yang pantas menjadi Pangkostrad ialah pernah memimpin satuan di daerah. Maruli pernah menjadi Panglima Kodam (Pangdam) IX Udayana.  

"Jabatan pangdam itu sebetulnya adalah salah satu penilaian," beber Andika.

Baca Juga:  Enam Calon Sekda Ikuti Seleksi Kompetensi Manajerial

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta publik tidak mengaitkan keputusan Jenderal Andika tentang Maruli dengan Luhut.

"Jangan melihat fokus kepada dari keluarga mana dan sebagainya," kata Hasanuddin.

Mantan sekretaris militer kepresidenan yang kini menjadi legislator PDI Perjuangan itu mengatakan, Maruli pernah menjalani berbagai penempatan, antara lain, pangdam, komandan Paspampres, danrem, dan memimpin satuan di Kopassus.

"Jadi, ya, sudah memenuhi persyaratan, dipromosikan dari bintang dua ke bintang tiga dengan jabatan yang strategis," jelas Hasanuddin.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Angkat Menantu Luhut Menjadi Pangkostrad, Begini Penjelasan Panglima TNI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan keputusannya menunjuk Mayor Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad sudah sesuai mekanisme.

Menurutnya, menantu Luhut B Pandjaitan itu merupakan tentara profesional yang pantas menjadi orang nomor 1 di Kostrad.

"Jadi, penunjukan Maruli benar-benar sesuai dengan penilaian secara profesional dan memang sangat pantas juga menjadi Pangkostrad," kata Jenderal Andika di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2022).

Mantan KSAD itu menjelaskan, salah satu unsur penilaian terhadap perwira tinggi TNI AD yang pantas menjadi Pangkostrad ialah pernah memimpin satuan di daerah. Maruli pernah menjadi Panglima Kodam (Pangdam) IX Udayana.  

"Jabatan pangdam itu sebetulnya adalah salah satu penilaian," beber Andika.

Baca Juga:  Korea Utara Kembali Bikin Panas

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta publik tidak mengaitkan keputusan Jenderal Andika tentang Maruli dengan Luhut.

"Jangan melihat fokus kepada dari keluarga mana dan sebagainya," kata Hasanuddin.

Mantan sekretaris militer kepresidenan yang kini menjadi legislator PDI Perjuangan itu mengatakan, Maruli pernah menjalani berbagai penempatan, antara lain, pangdam, komandan Paspampres, danrem, dan memimpin satuan di Kopassus.

"Jadi, ya, sudah memenuhi persyaratan, dipromosikan dari bintang dua ke bintang tiga dengan jabatan yang strategis," jelas Hasanuddin.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan keputusannya menunjuk Mayor Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad sudah sesuai mekanisme.

Menurutnya, menantu Luhut B Pandjaitan itu merupakan tentara profesional yang pantas menjadi orang nomor 1 di Kostrad.

"Jadi, penunjukan Maruli benar-benar sesuai dengan penilaian secara profesional dan memang sangat pantas juga menjadi Pangkostrad," kata Jenderal Andika di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2022).

Mantan KSAD itu menjelaskan, salah satu unsur penilaian terhadap perwira tinggi TNI AD yang pantas menjadi Pangkostrad ialah pernah memimpin satuan di daerah. Maruli pernah menjadi Panglima Kodam (Pangdam) IX Udayana.  

"Jabatan pangdam itu sebetulnya adalah salah satu penilaian," beber Andika.

Baca Juga:  Gubernur Kepri Prihatin Pengawal Pribadi Terlibat Narkoba

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta publik tidak mengaitkan keputusan Jenderal Andika tentang Maruli dengan Luhut.

"Jangan melihat fokus kepada dari keluarga mana dan sebagainya," kata Hasanuddin.

Mantan sekretaris militer kepresidenan yang kini menjadi legislator PDI Perjuangan itu mengatakan, Maruli pernah menjalani berbagai penempatan, antara lain, pangdam, komandan Paspampres, danrem, dan memimpin satuan di Kopassus.

"Jadi, ya, sudah memenuhi persyaratan, dipromosikan dari bintang dua ke bintang tiga dengan jabatan yang strategis," jelas Hasanuddin.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari