Minggu, 6 April 2025
spot_img

Panas, Ibu Dimaki Oknum Keluarga TNI, Arteria Minta KSAD Dudung Bertindak

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk menindak tegas perempuan yang memaki ibunya di bandara beberapa waktu lalu. Pasalnya, sang perempuan mengaku sebagai keluarga dari TNI.

“Saya mengharapkan Pak KSAD bisa menindak. Kalau itu saya pikir ini tidak ada sensitivitasnya baik kepada publik maupun kepada orang tua,” ujar Arteria saat dikonfirmasi, Selasa (23/11).

Arteria mengaku tindakan sanksi dari KSAD Dudung terhadap perempuan yang mengaku sebagai keluarga TNI itu perlu dilakukan demi menjaga nama baik militer. “Harusnya bisa memperlihatkan watak karakter TNI AD di muka publik, bukan menjual (nama, Red) siapa pun. Tadi menjual jenderal bintang tiga,” katanya.

Baca Juga:  BMKG Peringatkan Riau Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Arteria mengaku sengaja tidak ingin keributan ini merambah ke mana-mana, apalagi sampai diketahui oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. “Pak Panglima masih baru, saya tidak mau membebani beliau dengan urusan seperti ini,” ungkapnya.

Namun demikian, Arteria mengaku akan terus memroses kasus ini ke jalur hukum. Dia tidak ingin kasus ini jadi preseden buruk di kemudian hari.

“Jadi melihat hal itu geram sekali saya. Kekuasaan negara disalahgunakan oleh orang. Saya mewakafkan diri saya untuk fight,” tegasnya

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita membentak seorang ibu telah viral di media sosial. Seorang ibu yang dibentak merupakan ibu dari Politikus PDIP, Arteria Dahlan.

Baca Juga:  Kemenag Pertahankan Pembelajaran Jarak Jauh

Video tersebut diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni melalui akun instagram pribadinya @ahmadsahroni88, Minggu (21/11).

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk menindak tegas perempuan yang memaki ibunya di bandara beberapa waktu lalu. Pasalnya, sang perempuan mengaku sebagai keluarga dari TNI.

“Saya mengharapkan Pak KSAD bisa menindak. Kalau itu saya pikir ini tidak ada sensitivitasnya baik kepada publik maupun kepada orang tua,” ujar Arteria saat dikonfirmasi, Selasa (23/11).

Arteria mengaku tindakan sanksi dari KSAD Dudung terhadap perempuan yang mengaku sebagai keluarga TNI itu perlu dilakukan demi menjaga nama baik militer. “Harusnya bisa memperlihatkan watak karakter TNI AD di muka publik, bukan menjual (nama, Red) siapa pun. Tadi menjual jenderal bintang tiga,” katanya.

Baca Juga:  Pabrik Macis Tak Miliki Izin

Arteria mengaku sengaja tidak ingin keributan ini merambah ke mana-mana, apalagi sampai diketahui oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. “Pak Panglima masih baru, saya tidak mau membebani beliau dengan urusan seperti ini,” ungkapnya.

Namun demikian, Arteria mengaku akan terus memroses kasus ini ke jalur hukum. Dia tidak ingin kasus ini jadi preseden buruk di kemudian hari.

“Jadi melihat hal itu geram sekali saya. Kekuasaan negara disalahgunakan oleh orang. Saya mewakafkan diri saya untuk fight,” tegasnya

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita membentak seorang ibu telah viral di media sosial. Seorang ibu yang dibentak merupakan ibu dari Politikus PDIP, Arteria Dahlan.

Baca Juga:  Masyarakat Menggugat Aturan Penunjukan Plt Kepala Daerah oleh Pusat

Video tersebut diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni melalui akun instagram pribadinya @ahmadsahroni88, Minggu (21/11).

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Panas, Ibu Dimaki Oknum Keluarga TNI, Arteria Minta KSAD Dudung Bertindak

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk menindak tegas perempuan yang memaki ibunya di bandara beberapa waktu lalu. Pasalnya, sang perempuan mengaku sebagai keluarga dari TNI.

“Saya mengharapkan Pak KSAD bisa menindak. Kalau itu saya pikir ini tidak ada sensitivitasnya baik kepada publik maupun kepada orang tua,” ujar Arteria saat dikonfirmasi, Selasa (23/11).

Arteria mengaku tindakan sanksi dari KSAD Dudung terhadap perempuan yang mengaku sebagai keluarga TNI itu perlu dilakukan demi menjaga nama baik militer. “Harusnya bisa memperlihatkan watak karakter TNI AD di muka publik, bukan menjual (nama, Red) siapa pun. Tadi menjual jenderal bintang tiga,” katanya.

Baca Juga:  Untuk Pria Dewasa, Ini Cara Meningkatkan Kualitas Sperma yang Efektif

Arteria mengaku sengaja tidak ingin keributan ini merambah ke mana-mana, apalagi sampai diketahui oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. “Pak Panglima masih baru, saya tidak mau membebani beliau dengan urusan seperti ini,” ungkapnya.

Namun demikian, Arteria mengaku akan terus memroses kasus ini ke jalur hukum. Dia tidak ingin kasus ini jadi preseden buruk di kemudian hari.

“Jadi melihat hal itu geram sekali saya. Kekuasaan negara disalahgunakan oleh orang. Saya mewakafkan diri saya untuk fight,” tegasnya

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita membentak seorang ibu telah viral di media sosial. Seorang ibu yang dibentak merupakan ibu dari Politikus PDIP, Arteria Dahlan.

Baca Juga:  Belum Divaksin, Masuk Mal Pakai Surat Swab

Video tersebut diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni melalui akun instagram pribadinya @ahmadsahroni88, Minggu (21/11).

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk menindak tegas perempuan yang memaki ibunya di bandara beberapa waktu lalu. Pasalnya, sang perempuan mengaku sebagai keluarga dari TNI.

“Saya mengharapkan Pak KSAD bisa menindak. Kalau itu saya pikir ini tidak ada sensitivitasnya baik kepada publik maupun kepada orang tua,” ujar Arteria saat dikonfirmasi, Selasa (23/11).

Arteria mengaku tindakan sanksi dari KSAD Dudung terhadap perempuan yang mengaku sebagai keluarga TNI itu perlu dilakukan demi menjaga nama baik militer. “Harusnya bisa memperlihatkan watak karakter TNI AD di muka publik, bukan menjual (nama, Red) siapa pun. Tadi menjual jenderal bintang tiga,” katanya.

Baca Juga:  Kemenag Pertahankan Pembelajaran Jarak Jauh

Arteria mengaku sengaja tidak ingin keributan ini merambah ke mana-mana, apalagi sampai diketahui oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. “Pak Panglima masih baru, saya tidak mau membebani beliau dengan urusan seperti ini,” ungkapnya.

Namun demikian, Arteria mengaku akan terus memroses kasus ini ke jalur hukum. Dia tidak ingin kasus ini jadi preseden buruk di kemudian hari.

“Jadi melihat hal itu geram sekali saya. Kekuasaan negara disalahgunakan oleh orang. Saya mewakafkan diri saya untuk fight,” tegasnya

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita membentak seorang ibu telah viral di media sosial. Seorang ibu yang dibentak merupakan ibu dari Politikus PDIP, Arteria Dahlan.

Baca Juga:  Pesawat Latih Jatuh, Seorang Siswa Ditemukan Tewas

Video tersebut diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni melalui akun instagram pribadinya @ahmadsahroni88, Minggu (21/11).

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari