Kamis, 15 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Cuaca Ekstrem, Belasan Rumah, Mobil, hingga Kapal di Meranti Rusak

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) – Kepulauan Meranti dilanda cuaca ekstrem hujan deras disertai dengan angin kencang, Jumat (23/7/21) sore. 

Dampak kejadian tersebut menyebabkan belasan rumah warga, mobil dinas, hingga sejumlah kapal laut rusak. Beruntung dari informasi sementara yang diterima Riaupos.co, tidak ada menimbulkan korban jiwa. 

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK, mengaku telah melepas jajaran gabungan untuk melakukan penanggulangan. Upaya itu ditandai dengan apel gabungan yang melibatkan sejumlah pihak terkait pascakejadian. 

"Apel pelepasan penanggulangan ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi, menganalisis, pencegahan dan mitigasi bencana, sehingga dapat mengurangi tingkat risiko. Apel itu juga diikuti Wakil Bupati H Asmar, TNI, KSOP, BPBD dan Satpol PP," ujarnya. 

Dari laporan yang ia terima, Eko membeberkan hingga saat ini terdapat 12 rumah, 1 satu unit mobil dinas, 2 tiang jaringan milik PLN, dan lima unit kapal laut yang rusak.

Selain itu juga terdapat 27 batang pohon, beberapa di antaranya tumbang ke badan jalan dan menutupi arus lalu lintas kendaraan.

"Evakuasi atau pemotongan sejumlah pohon yang tumbang di jalan sudah dilakukan. Begitu juga beberapa perbaikan kerusakan. Kami juga terus melakukan pendataan estimasi kerugian yang ditimbulkan," ungkapnya.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Hary B Koriun

 

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) – Kepulauan Meranti dilanda cuaca ekstrem hujan deras disertai dengan angin kencang, Jumat (23/7/21) sore. 

Dampak kejadian tersebut menyebabkan belasan rumah warga, mobil dinas, hingga sejumlah kapal laut rusak. Beruntung dari informasi sementara yang diterima Riaupos.co, tidak ada menimbulkan korban jiwa. 

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK, mengaku telah melepas jajaran gabungan untuk melakukan penanggulangan. Upaya itu ditandai dengan apel gabungan yang melibatkan sejumlah pihak terkait pascakejadian. 

"Apel pelepasan penanggulangan ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi, menganalisis, pencegahan dan mitigasi bencana, sehingga dapat mengurangi tingkat risiko. Apel itu juga diikuti Wakil Bupati H Asmar, TNI, KSOP, BPBD dan Satpol PP," ujarnya. 

Dari laporan yang ia terima, Eko membeberkan hingga saat ini terdapat 12 rumah, 1 satu unit mobil dinas, 2 tiang jaringan milik PLN, dan lima unit kapal laut yang rusak.

- Advertisement -

Selain itu juga terdapat 27 batang pohon, beberapa di antaranya tumbang ke badan jalan dan menutupi arus lalu lintas kendaraan.

"Evakuasi atau pemotongan sejumlah pohon yang tumbang di jalan sudah dilakukan. Begitu juga beberapa perbaikan kerusakan. Kami juga terus melakukan pendataan estimasi kerugian yang ditimbulkan," ungkapnya.

- Advertisement -

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) – Kepulauan Meranti dilanda cuaca ekstrem hujan deras disertai dengan angin kencang, Jumat (23/7/21) sore. 

Dampak kejadian tersebut menyebabkan belasan rumah warga, mobil dinas, hingga sejumlah kapal laut rusak. Beruntung dari informasi sementara yang diterima Riaupos.co, tidak ada menimbulkan korban jiwa. 

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK, mengaku telah melepas jajaran gabungan untuk melakukan penanggulangan. Upaya itu ditandai dengan apel gabungan yang melibatkan sejumlah pihak terkait pascakejadian. 

"Apel pelepasan penanggulangan ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi, menganalisis, pencegahan dan mitigasi bencana, sehingga dapat mengurangi tingkat risiko. Apel itu juga diikuti Wakil Bupati H Asmar, TNI, KSOP, BPBD dan Satpol PP," ujarnya. 

Dari laporan yang ia terima, Eko membeberkan hingga saat ini terdapat 12 rumah, 1 satu unit mobil dinas, 2 tiang jaringan milik PLN, dan lima unit kapal laut yang rusak.

Selain itu juga terdapat 27 batang pohon, beberapa di antaranya tumbang ke badan jalan dan menutupi arus lalu lintas kendaraan.

"Evakuasi atau pemotongan sejumlah pohon yang tumbang di jalan sudah dilakukan. Begitu juga beberapa perbaikan kerusakan. Kami juga terus melakukan pendataan estimasi kerugian yang ditimbulkan," ungkapnya.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Hary B Koriun

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari