Kamis, 12 Maret 2026
- Advertisement -

Muslimat NU MoU Bersama Bawaslu

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Muslimat NU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Indragiri Hilir (Inhil) membuat MoU Pengawasan Partisifatif dan Pendidikan Politik, Selasa (22/2).

Ketua PC MNU Inhil Hj Zulaikhah Wardan, berharap supaya jajarannya dapat melaksanakan fungsi sebagai pengawas partisipatif pada penyelenggaraan  Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang.

Dengan demikian, hasil Pemilu lebih berkualitas, terhindar dari segala  macam pelanggaran. Mengingat wilayah Inhil yang luas dan sulit di jangkau. Maka sangat di butuhkan pengawas partisipatif.

"Dengan MoU ini diharapkan kita semua dapat menjalankan fungsi masing-masing," kata Hj Zulaikhah Wardan.

Keberadaan Muslimat NU, dijelaskan Zulaikhah, sangat strategis. Karena berada di seluruh wilayah Kecamatan, Kelurahan, Desa, bahkan sampai ke tingkat RT dan RW.

Bersamaan dengan MoU tersebut, juga diselenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini sendiri bertujuan agar masyarakat sadar akan pentingnya menjaga perilaku yang dapat merusak sendi-sendi demokrasi. Sehingga mampu mendorong Pemilu yang berkualitas dan bermartabat.(ind)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Muslimat NU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Indragiri Hilir (Inhil) membuat MoU Pengawasan Partisifatif dan Pendidikan Politik, Selasa (22/2).

Ketua PC MNU Inhil Hj Zulaikhah Wardan, berharap supaya jajarannya dapat melaksanakan fungsi sebagai pengawas partisipatif pada penyelenggaraan  Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang.

Dengan demikian, hasil Pemilu lebih berkualitas, terhindar dari segala  macam pelanggaran. Mengingat wilayah Inhil yang luas dan sulit di jangkau. Maka sangat di butuhkan pengawas partisipatif.

"Dengan MoU ini diharapkan kita semua dapat menjalankan fungsi masing-masing," kata Hj Zulaikhah Wardan.

Keberadaan Muslimat NU, dijelaskan Zulaikhah, sangat strategis. Karena berada di seluruh wilayah Kecamatan, Kelurahan, Desa, bahkan sampai ke tingkat RT dan RW.

- Advertisement -

Bersamaan dengan MoU tersebut, juga diselenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini sendiri bertujuan agar masyarakat sadar akan pentingnya menjaga perilaku yang dapat merusak sendi-sendi demokrasi. Sehingga mampu mendorong Pemilu yang berkualitas dan bermartabat.(ind)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Muslimat NU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Indragiri Hilir (Inhil) membuat MoU Pengawasan Partisifatif dan Pendidikan Politik, Selasa (22/2).

Ketua PC MNU Inhil Hj Zulaikhah Wardan, berharap supaya jajarannya dapat melaksanakan fungsi sebagai pengawas partisipatif pada penyelenggaraan  Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang.

Dengan demikian, hasil Pemilu lebih berkualitas, terhindar dari segala  macam pelanggaran. Mengingat wilayah Inhil yang luas dan sulit di jangkau. Maka sangat di butuhkan pengawas partisipatif.

"Dengan MoU ini diharapkan kita semua dapat menjalankan fungsi masing-masing," kata Hj Zulaikhah Wardan.

Keberadaan Muslimat NU, dijelaskan Zulaikhah, sangat strategis. Karena berada di seluruh wilayah Kecamatan, Kelurahan, Desa, bahkan sampai ke tingkat RT dan RW.

Bersamaan dengan MoU tersebut, juga diselenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini sendiri bertujuan agar masyarakat sadar akan pentingnya menjaga perilaku yang dapat merusak sendi-sendi demokrasi. Sehingga mampu mendorong Pemilu yang berkualitas dan bermartabat.(ind)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari